<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Akseleran Putuskan Tunda IPO</title><description>Alasan PT Akselerasi Usaha Indonesia Tbk atau Akseleran menunda penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/278/2852533/alasan-akseleran-putuskan-tunda-ipo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/278/2852533/alasan-akseleran-putuskan-tunda-ipo"/><item><title>Alasan Akseleran Putuskan Tunda IPO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/278/2852533/alasan-akseleran-putuskan-tunda-ipo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/278/2852533/alasan-akseleran-putuskan-tunda-ipo</guid><pubDate>Rabu 26 Juli 2023 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/26/278/2852533/alasan-akseleran-putuskan-tunda-ipo-qOgBigtyYE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO akseleran ditunda (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/26/278/2852533/alasan-akseleran-putuskan-tunda-ipo-qOgBigtyYE.jpg</image><title>IPO akseleran ditunda (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Alasan PT Akselerasi Usaha Indonesia Tbk atau Akseleran menunda penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Sebelumnya, Akseleran akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Agustus 2023 mendatang.
CEO &amp;amp; Co-Founder Akseleran Ivan Nikolas Tambunan mengatakan bahwa kondisi pasar saat ini mengakibatkan perseroan membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk mendapatkan investor strategis yang tepat dan dapat mendukung perseroan ke depan.

BACA JUGA:
IPO Pertamina Hulu Energi Batal, Ini Penyebabnya 


&amp;ldquo;Oleh karena itu, perusahaan memutuskan untuk menunda IPO untuk sementara waktu,&amp;rdquo; kata Ivan dalam keterangan resminya, Rabu (26/7/2023).
Usai keputusan penundaan ini, Ivan menyampaikan, perseroan akan terus menjalankan usaha layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi, atau peer-to-peer lending. Hal itu guna mendukung pertumbuhan bisnis UKM di Indonesia, dengan memberikan kemudahan akses penyaluran pendanaan usaha.

BACA JUGA:
IPO, Mutuagung Lestari Tetapkan Harga Rp110/Saham Bidik Rp103,7 Miliar


&amp;ldquo;Serta memberikan akses investasi pendanaan yang aman dan menguntungkan kepada masyarakat seluas-luasnya,&amp;rdquo; ujar Ivan.
Perihal kinerja, hingga akhir Juni 2023 perseroan telah menyalurkan tidak kurang dari Rp1,44 triliun pinjaman, atau naik 22% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, tingkat NPL Akseleran juga terjaga dengan stabil,  dengan tingkat NPL sebesar 0,66% dari outstanding pinjaman per akhir  Juni 2023, salah satu yang terendah di Indonesia.
Dalam prospektus yang diterbitkan, Akseleran berencana menawarkan  sebanyak 2,98 miliar atau 29,00% dari modal ditempatkan dan disetor.  Perseroan pun menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp100 - Rp120 per  saham. Dengan harga tersebut, perseroan mengincar dana segar sebesar  Rp358,61 miliar.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Alasan PT Akselerasi Usaha Indonesia Tbk atau Akseleran menunda penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Sebelumnya, Akseleran akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Agustus 2023 mendatang.
CEO &amp;amp; Co-Founder Akseleran Ivan Nikolas Tambunan mengatakan bahwa kondisi pasar saat ini mengakibatkan perseroan membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk mendapatkan investor strategis yang tepat dan dapat mendukung perseroan ke depan.

BACA JUGA:
IPO Pertamina Hulu Energi Batal, Ini Penyebabnya 


&amp;ldquo;Oleh karena itu, perusahaan memutuskan untuk menunda IPO untuk sementara waktu,&amp;rdquo; kata Ivan dalam keterangan resminya, Rabu (26/7/2023).
Usai keputusan penundaan ini, Ivan menyampaikan, perseroan akan terus menjalankan usaha layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi, atau peer-to-peer lending. Hal itu guna mendukung pertumbuhan bisnis UKM di Indonesia, dengan memberikan kemudahan akses penyaluran pendanaan usaha.

BACA JUGA:
IPO, Mutuagung Lestari Tetapkan Harga Rp110/Saham Bidik Rp103,7 Miliar


&amp;ldquo;Serta memberikan akses investasi pendanaan yang aman dan menguntungkan kepada masyarakat seluas-luasnya,&amp;rdquo; ujar Ivan.
Perihal kinerja, hingga akhir Juni 2023 perseroan telah menyalurkan tidak kurang dari Rp1,44 triliun pinjaman, atau naik 22% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, tingkat NPL Akseleran juga terjaga dengan stabil,  dengan tingkat NPL sebesar 0,66% dari outstanding pinjaman per akhir  Juni 2023, salah satu yang terendah di Indonesia.
Dalam prospektus yang diterbitkan, Akseleran berencana menawarkan  sebanyak 2,98 miliar atau 29,00% dari modal ditempatkan dan disetor.  Perseroan pun menetapkan harga penawaran awal sebesar Rp100 - Rp120 per  saham. Dengan harga tersebut, perseroan mengincar dana segar sebesar  Rp358,61 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
