<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI dan Hong Kong Perkuat Hubungan Bisnis dan Kebudayaan</title><description>Indonesia dan Hong Kong memperkuat hubungan bilateral di sektor bisnis dan kebudayaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/320/2852645/ri-dan-hong-kong-perkuat-hubungan-bisnis-dan-kebudayaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/320/2852645/ri-dan-hong-kong-perkuat-hubungan-bisnis-dan-kebudayaan"/><item><title>RI dan Hong Kong Perkuat Hubungan Bisnis dan Kebudayaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/320/2852645/ri-dan-hong-kong-perkuat-hubungan-bisnis-dan-kebudayaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/26/320/2852645/ri-dan-hong-kong-perkuat-hubungan-bisnis-dan-kebudayaan</guid><pubDate>Rabu 26 Juli 2023 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/26/320/2852645/ri-dan-hong-kong-perkuat-hubungan-bisnis-dan-kebudayaan-GzmcRprzxQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI-Hong Kong perkuat kerjasama (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/26/320/2852645/ri-dan-hong-kong-perkuat-hubungan-bisnis-dan-kebudayaan-GzmcRprzxQ.jpg</image><title>RI-Hong Kong perkuat kerjasama (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia dan Hong Kong memperkuat hubungan bilateral di sektor bisnis dan kebudayaan. Kerjasama RI dan Hong Kong meliputi sektor keuangan, perdagangan, dan teknologi.
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan 16  Memorandum of Understanding (MoU), saat delegasi bisnis Hong Kong, yang diselenggarakan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), berkunjung ke Indonesia.

BACA JUGA:
Dirikan Indonesia Incorporated di Hong Kong hingga New York, Ini Tujuan Erick Thohir 


Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region HKSAR, John Lee mengatakan, ASEAN adalah mitra dagang terbesar kedua Hong Kong secara global. Di antara negara-negara ASEAN, Indonesia yang paling besar.
Dia memastikan keberadaan delegasi Hong Kong di Tanah Air sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi jangka panjang untuk pertumbuhan bersama.

BACA JUGA:
Cerita Erick Thohir Bertemu Sarinah, WNI Penjual Makanan di Hong Kong Selama 23 Tahun


&quot;Kami di sini untuk mengkonsolidasikan persahabatan kami dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Kami ingin memperkuat kerja sama jangka panjang kami untuk pertumbuhan bersama,&quot; ujar Lee saat konferensi pers, Rabu (26/7/2023).
&quot;Lebih penting lagi, kami ingin memberi tahu teman-teman kami di sini tentang kisah-kisah bagus dan terbaru tentang Hong Kong,&quot; lanjut dia.
Adapun delegasi beranggotakan 30 orang terdiri dari para pemimpin  bisnis dari organisasi, kamar dagang, dan perusahaan besar asal Hong  Kong. Mereka melakukan lawatan bisnis selama seminggu di negara ASEAN  untuk memperkuat hubungan.
Lalu, memperluas jaringan dan mendiskusikan kerja sama yang  memanfaatkan kebijakan baru di Hong Kong untuk menarik investasi dan  potensi bisnis, Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area (GBA), Belt  and Road Initiative, dan perjanjian kerja sama baru seperti Regional  Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Selama di Indonesia, delegasi mengunjungi perusahaan-perusahaan  besar, bertemu para pejabat untuk memahami perkembangan Indonesia.
Senada, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyebut, kunjungan  delegasi Hong Kong ke Indonesia semakin memperkuat kerja sama bisnis  antara kedua negara. Menurutnya, Hong Kong menjadi mitra dagang  strategis saat ini.
&quot;Hong Kong adalah mitra dagang penting bagi Indonesia, dan saya  optimis hubungan Indonesia-Hong Kong akan semakin kuat dan saling  menguntungkan,&quot; tutur Jerry.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia dan Hong Kong memperkuat hubungan bilateral di sektor bisnis dan kebudayaan. Kerjasama RI dan Hong Kong meliputi sektor keuangan, perdagangan, dan teknologi.
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan 16  Memorandum of Understanding (MoU), saat delegasi bisnis Hong Kong, yang diselenggarakan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), berkunjung ke Indonesia.

BACA JUGA:
Dirikan Indonesia Incorporated di Hong Kong hingga New York, Ini Tujuan Erick Thohir 


Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region HKSAR, John Lee mengatakan, ASEAN adalah mitra dagang terbesar kedua Hong Kong secara global. Di antara negara-negara ASEAN, Indonesia yang paling besar.
Dia memastikan keberadaan delegasi Hong Kong di Tanah Air sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi jangka panjang untuk pertumbuhan bersama.

BACA JUGA:
Cerita Erick Thohir Bertemu Sarinah, WNI Penjual Makanan di Hong Kong Selama 23 Tahun


&quot;Kami di sini untuk mengkonsolidasikan persahabatan kami dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Kami ingin memperkuat kerja sama jangka panjang kami untuk pertumbuhan bersama,&quot; ujar Lee saat konferensi pers, Rabu (26/7/2023).
&quot;Lebih penting lagi, kami ingin memberi tahu teman-teman kami di sini tentang kisah-kisah bagus dan terbaru tentang Hong Kong,&quot; lanjut dia.
Adapun delegasi beranggotakan 30 orang terdiri dari para pemimpin  bisnis dari organisasi, kamar dagang, dan perusahaan besar asal Hong  Kong. Mereka melakukan lawatan bisnis selama seminggu di negara ASEAN  untuk memperkuat hubungan.
Lalu, memperluas jaringan dan mendiskusikan kerja sama yang  memanfaatkan kebijakan baru di Hong Kong untuk menarik investasi dan  potensi bisnis, Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area (GBA), Belt  and Road Initiative, dan perjanjian kerja sama baru seperti Regional  Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Selama di Indonesia, delegasi mengunjungi perusahaan-perusahaan  besar, bertemu para pejabat untuk memahami perkembangan Indonesia.
Senada, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyebut, kunjungan  delegasi Hong Kong ke Indonesia semakin memperkuat kerja sama bisnis  antara kedua negara. Menurutnya, Hong Kong menjadi mitra dagang  strategis saat ini.
&quot;Hong Kong adalah mitra dagang penting bagi Indonesia, dan saya  optimis hubungan Indonesia-Hong Kong akan semakin kuat dan saling  menguntungkan,&quot; tutur Jerry.</content:encoded></item></channel></rss>
