<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Boeing Rugi Rp223,5 Miliar, Ternyata Ini Biang Keroknya</title><description>Boeing mengalami kerugian USD149 juta pada kuartal kedua tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852905/boeing-rugi-rp223-5-miliar-ternyata-ini-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852905/boeing-rugi-rp223-5-miliar-ternyata-ini-biang-keroknya"/><item><title>Boeing Rugi Rp223,5 Miliar, Ternyata Ini Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852905/boeing-rugi-rp223-5-miliar-ternyata-ini-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852905/boeing-rugi-rp223-5-miliar-ternyata-ini-biang-keroknya</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 09:49 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/320/2852905/boeing-rugi-rp223-5-miliar-ternyata-ini-biang-keroknya-cUCfx0DD6t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Boeing Rugi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/320/2852905/boeing-rugi-rp223-5-miliar-ternyata-ini-biang-keroknya-cUCfx0DD6t.jpg</image><title>Boeing Rugi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Produsen pesawat AS Boeing mengalami kerugian USD149 juta atau setara Rp223,5 miliar (kurs Rp15.000) pada kuartal kedua tahun 2023. Hal ini karena menghadapi biaya lebih tinggi baik dalam sektor penerbangan komersial maupun pertahanan.
Boeing mengatakan, pihaknya mulai meningkatkan produksi dua jenis pesawat paling populernya.

BACA JUGA:
Thales Investasi di IKN, Siap Kembangkan Pesawat Tanpa Awak

Produksi pesawat 737 Max rencananya ditingkatkan dari 31 menjadi 38 pesawat per bulan, untuk memanfaatkan permintaan pesawat yang lebih baru dan lebih hemat bahan bakar.
Boeing juga akan meningkatkan produksi Dreamliner 787 dengan dua lorong yang lebih besar, dari empat menjadi lima pesawat per bulan pada akhir tahun.

BACA JUGA:
Revitalisasi Bandara Soetta, Menhub: Kapasitas Penumpang Naik Jadi 110 Juta/Tahun

&amp;ldquo;Kami dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan kinerja, tetapi kemajuan kami sudah jelas dan kami yakin dengan jalur yang kami tempuh,&amp;rdquo; kata CEO David Calhoun dalam sebuah memonya kepada karyawan dikutip VOA Indonesia, Kamis (27/7/2023).Ia menambahkan, perusahaan sedang meningkatkan stabilitas operasi di pabrik-pabriknya dan di antara para pemasok.
Boeing yang berkantor pusat di Arlington, Virginia dilanda masalah rantai pasokan yang berlanjut dalam kuartal kedua, termasuk penundaan sementara pengiriman pesawat 737 karena penyesuaian pada Max dan pertanyaan regulator tentang inspeksi Dreamliner.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Produsen pesawat AS Boeing mengalami kerugian USD149 juta atau setara Rp223,5 miliar (kurs Rp15.000) pada kuartal kedua tahun 2023. Hal ini karena menghadapi biaya lebih tinggi baik dalam sektor penerbangan komersial maupun pertahanan.
Boeing mengatakan, pihaknya mulai meningkatkan produksi dua jenis pesawat paling populernya.

BACA JUGA:
Thales Investasi di IKN, Siap Kembangkan Pesawat Tanpa Awak

Produksi pesawat 737 Max rencananya ditingkatkan dari 31 menjadi 38 pesawat per bulan, untuk memanfaatkan permintaan pesawat yang lebih baru dan lebih hemat bahan bakar.
Boeing juga akan meningkatkan produksi Dreamliner 787 dengan dua lorong yang lebih besar, dari empat menjadi lima pesawat per bulan pada akhir tahun.

BACA JUGA:
Revitalisasi Bandara Soetta, Menhub: Kapasitas Penumpang Naik Jadi 110 Juta/Tahun

&amp;ldquo;Kami dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan kinerja, tetapi kemajuan kami sudah jelas dan kami yakin dengan jalur yang kami tempuh,&amp;rdquo; kata CEO David Calhoun dalam sebuah memonya kepada karyawan dikutip VOA Indonesia, Kamis (27/7/2023).Ia menambahkan, perusahaan sedang meningkatkan stabilitas operasi di pabrik-pabriknya dan di antara para pemasok.
Boeing yang berkantor pusat di Arlington, Virginia dilanda masalah rantai pasokan yang berlanjut dalam kuartal kedua, termasuk penundaan sementara pengiriman pesawat 737 karena penyesuaian pada Max dan pertanyaan regulator tentang inspeksi Dreamliner.</content:encoded></item></channel></rss>
