<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Gubernur BI ke Masyarakat: Beli Produk UMKM Jangan Nawar</title><description>Perry Warjiyo menyatakan bahwa lebih dari 50 juta UMKM dijalankan oleh ibu-ibu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852977/pesan-gubernur-bi-ke-masyarakat-beli-produk-umkm-jangan-nawar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852977/pesan-gubernur-bi-ke-masyarakat-beli-produk-umkm-jangan-nawar"/><item><title>Pesan Gubernur BI ke Masyarakat: Beli Produk UMKM Jangan Nawar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852977/pesan-gubernur-bi-ke-masyarakat-beli-produk-umkm-jangan-nawar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2852977/pesan-gubernur-bi-ke-masyarakat-beli-produk-umkm-jangan-nawar</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/320/2852977/pesan-gubernur-bi-ke-masyarakat-beli-produk-umkm-jangan-nawar-DaWJmHhXno.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/320/2852977/pesan-gubernur-bi-ke-masyarakat-beli-produk-umkm-jangan-nawar-DaWJmHhXno.jpg</image><title>Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM3OS81L3g4bXJkMmQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyatakan bahwa lebih dari 50 juta UMKM dijalankan oleh ibu-ibu. Hal itu dengan niat untuk mensejahterakan keluarganya, mendidik anak-anaknya bukan hanya di sekolah, tetapi juga menjadi pemimpin bangsa.
&quot;Jadi kalau beli produk UMKM ibu-ibu ya, jangan nawarnya ke bawah. (Nawar) Rp5 juta, kalau boleh ya Rp10 juta,&quot; ujar Perry dalam Seremoni Pembukaan Karya Kreatif Indonesia di Jakarta, Kamis (27/7/2023).

BACA JUGA:
DPR Tetapkan 7 Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia, Berikut Nama-namanya

Karena, lanjut dia Rp5 juta sisa itu bisa menjadi sedekah supaya ibu-ibu UMKM tersebut bisa menyekolahkan anak-anaknya untuk menjadi pemimpin bangsa kelak.
&quot;Nah untuk bapak-bapak, setelah ini buka HP-nya, langsung pakai QRIS, nah ini para pimpinan perbankan, langsung mobile banking, transfer. Rp5 juta itu kekecilan,&quot; ungkap Perry.

BACA JUGA:
Momen Sri Mulyani Ucapkan Salam Persiapan ke Mr Ahmed

Dia mengatakan, hal ini supaya ibu-ibu juga menggunakan QRIS dan BI-FAST memborong UMKM Karya Kreatif Indonesia 2023.&quot;Itulah legacy, legacy yang kita wariskan pada negara ini, para UMKM, pemimpin bangsa. Ada tiga hal yang perlu kita lakukan untuk meng-create legacy,&quot; kata Perry.
Pertama, KIS, konsisten, inovatif, dan sinergi. Dia mengajak semua pihak konsisten membangun wastra-wastra Indonesia langsung ditingkatkan secara nasional dan menembus pasar global.
&quot;Terima kasih pak Teten dan Pak Sandiaga yang terus keliling Indonesia, konsisten membawa Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia, kita konsisten terus, kita bina, kita majukan UMKM,&quot; tambah Perry.
Kedua, menjadi inovatif penting agar kreativitas dalam wastra Indonesia terus berlanjut dan tak habis. Kreativitas dari tradisional menjadi naik kelas, go nasional, go export, dan juga dilakukan digitalisasi.
&quot;InsyaAllah 45 juta QRIS kita lakukan, 30 juta adalah semuanya digunakan oleh UMKM sehingga kalau bapak ibu bayar, UMKM langsung dapat duitnya,&quot; ucap Perry.
Ketiga, adalah sinergi. BI tak bisa bekerja sendiri, maka dari itu BI menggandeng Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, OJK, Perbankan, fintech, desainer, dan pihak-pihak terkait untuk bersinergi bersama supaya bisa maju.
&quot;Itulah semangat KIS yang kita bangun, KKI menjadi gelaran yang kita banggakan untuk memajukan UMKM dan membangun negeri ini, ekonomi kerakyatan, dan insya Allah mencetak pemimpin-pemimpin bangsa,&quot; tandas Perry.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM3OS81L3g4bXJkMmQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyatakan bahwa lebih dari 50 juta UMKM dijalankan oleh ibu-ibu. Hal itu dengan niat untuk mensejahterakan keluarganya, mendidik anak-anaknya bukan hanya di sekolah, tetapi juga menjadi pemimpin bangsa.
&quot;Jadi kalau beli produk UMKM ibu-ibu ya, jangan nawarnya ke bawah. (Nawar) Rp5 juta, kalau boleh ya Rp10 juta,&quot; ujar Perry dalam Seremoni Pembukaan Karya Kreatif Indonesia di Jakarta, Kamis (27/7/2023).

BACA JUGA:
DPR Tetapkan 7 Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia, Berikut Nama-namanya

Karena, lanjut dia Rp5 juta sisa itu bisa menjadi sedekah supaya ibu-ibu UMKM tersebut bisa menyekolahkan anak-anaknya untuk menjadi pemimpin bangsa kelak.
&quot;Nah untuk bapak-bapak, setelah ini buka HP-nya, langsung pakai QRIS, nah ini para pimpinan perbankan, langsung mobile banking, transfer. Rp5 juta itu kekecilan,&quot; ungkap Perry.

BACA JUGA:
Momen Sri Mulyani Ucapkan Salam Persiapan ke Mr Ahmed

Dia mengatakan, hal ini supaya ibu-ibu juga menggunakan QRIS dan BI-FAST memborong UMKM Karya Kreatif Indonesia 2023.&quot;Itulah legacy, legacy yang kita wariskan pada negara ini, para UMKM, pemimpin bangsa. Ada tiga hal yang perlu kita lakukan untuk meng-create legacy,&quot; kata Perry.
Pertama, KIS, konsisten, inovatif, dan sinergi. Dia mengajak semua pihak konsisten membangun wastra-wastra Indonesia langsung ditingkatkan secara nasional dan menembus pasar global.
&quot;Terima kasih pak Teten dan Pak Sandiaga yang terus keliling Indonesia, konsisten membawa Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia, kita konsisten terus, kita bina, kita majukan UMKM,&quot; tambah Perry.
Kedua, menjadi inovatif penting agar kreativitas dalam wastra Indonesia terus berlanjut dan tak habis. Kreativitas dari tradisional menjadi naik kelas, go nasional, go export, dan juga dilakukan digitalisasi.
&quot;InsyaAllah 45 juta QRIS kita lakukan, 30 juta adalah semuanya digunakan oleh UMKM sehingga kalau bapak ibu bayar, UMKM langsung dapat duitnya,&quot; ucap Perry.
Ketiga, adalah sinergi. BI tak bisa bekerja sendiri, maka dari itu BI menggandeng Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, OJK, Perbankan, fintech, desainer, dan pihak-pihak terkait untuk bersinergi bersama supaya bisa maju.
&quot;Itulah semangat KIS yang kita bangun, KKI menjadi gelaran yang kita banggakan untuk memajukan UMKM dan membangun negeri ini, ekonomi kerakyatan, dan insya Allah mencetak pemimpin-pemimpin bangsa,&quot; tandas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
