<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikut Jokowi ke China, Luhut Bahas Investasi Kerja Sama Kesehatan hingga Ketahanan Pangan</title><description>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2853341/ikut-jokowi-ke-china-luhut-bahas-investasi-kerja-sama-kesehatan-hingga-ketahanan-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2853341/ikut-jokowi-ke-china-luhut-bahas-investasi-kerja-sama-kesehatan-hingga-ketahanan-pangan"/><item><title>Ikut Jokowi ke China, Luhut Bahas Investasi Kerja Sama Kesehatan hingga Ketahanan Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2853341/ikut-jokowi-ke-china-luhut-bahas-investasi-kerja-sama-kesehatan-hingga-ketahanan-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/320/2853341/ikut-jokowi-ke-china-luhut-bahas-investasi-kerja-sama-kesehatan-hingga-ketahanan-pangan</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/320/2853341/ikut-jokowi-ke-china-luhut-bahas-investasi-kerja-sama-kesehatan-hingga-ketahanan-pangan-E9sbiRhCI0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut dampingi Presiden ke China (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/320/2853341/ikut-jokowi-ke-china-luhut-bahas-investasi-kerja-sama-kesehatan-hingga-ketahanan-pangan-E9sbiRhCI0.jpg</image><title>Luhut dampingi Presiden ke China (Foto: Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC8xLzE2ODE5Mi81L3g4bWx6Nzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendampingi Presiden Jokowi ke China. Luhut mengatakan bahwa pada kunjungan ini merupakan  undangan dari Presiden Xi Jinping sekaligus memperingati 10 tahun kemitraan strategis komprehensif kedua negara.
Selain itu, Luhut mengatakan bahwa terdapat sejumlah agenda prioritas yang akan dibahas terkait kerja sama di berbagai bidang dalam pertemuan dengan presiden Xi Jinping.

BACA JUGA:
Pertemuan Bilateral dengan Xi Jinping, Presiden Jokowi : Banyak Kemajuan Konkret


&quot;Baik kerjasama investasi berbagai proyek strategis Indonesia dan RRT, bidang perdagangan dan kesehatan, pengembangan fasilitas produksi baterai EV terintegrasi, sektor kelautan dan perikanan, juga ketahanan pangan,&quot; kata Luhut dalam keterangan @luhut.pandjaitan dikutip Kamis (27/7/2023).
Luhut mengatakan bahwa China merupakan negara investor kedua terbesar bagi Indonesia dengan nilai investasi sebesar USD3,6 miliar, maka Indonesia akan terus mencari peluang investasi dengan China.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Xi Jinping di Chengdu


Disisi lain, Luhut mengungkapkan bahwa hubungan bilateral kedua negara ini bukan sepeti mitra, melainkan seperti sahabat yang sudah lama.
&quot;Saya setuju dengan pepatah yang mengatakan bahwa persahabatan itu semakin berumur, maka semakin baik. Hal ini dibuktikan pada hubungan bilateral antara RI dan Tiongkok, kedua negara yang lebih terlihat seperti sahabat ketimbang mitra ini telah merajut persahabatan selama 73 tahun,&quot; katanya.
Bahkan ia senang dapat kembali mengunjungi negara tirai bambu  tersebut. Hal tersebut lantaran adanya sinergi dan solidaritas  antarbangsa dalam menangani pandemi Covid-19 dan upaya menggerakkan  kinerja ekonomian regional bahkan internasional.
&quot;Saya teringat bagaimana senyum mengembang dari Presiden Xi Jinping  kala tiba di Nusa Dua, Bali November 2022 lalu. Senyum yang saya artikan  sebagai apresiasi dan dukungan terhadap keberhasilan Indonesia  menyelenggarakan gelaran KTT G20 2022,&quot; katanya.
&quot;Senyum yang sama itu saya lihat hari ini saat beliau menyambut  Presiden Joko Widodo di Chengdu. Ini sekaligus menjadi contoh yang baik  bagi seluruh negara di dunia baik negara maju maupun negara berkembang  bagaimana solidaritas dan sinergi adalah kualitas yang perlu dijaga  dalam hubungan kemitraan antar negara,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC8xLzE2ODE5Mi81L3g4bWx6Nzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendampingi Presiden Jokowi ke China. Luhut mengatakan bahwa pada kunjungan ini merupakan  undangan dari Presiden Xi Jinping sekaligus memperingati 10 tahun kemitraan strategis komprehensif kedua negara.
Selain itu, Luhut mengatakan bahwa terdapat sejumlah agenda prioritas yang akan dibahas terkait kerja sama di berbagai bidang dalam pertemuan dengan presiden Xi Jinping.

BACA JUGA:
Pertemuan Bilateral dengan Xi Jinping, Presiden Jokowi : Banyak Kemajuan Konkret


&quot;Baik kerjasama investasi berbagai proyek strategis Indonesia dan RRT, bidang perdagangan dan kesehatan, pengembangan fasilitas produksi baterai EV terintegrasi, sektor kelautan dan perikanan, juga ketahanan pangan,&quot; kata Luhut dalam keterangan @luhut.pandjaitan dikutip Kamis (27/7/2023).
Luhut mengatakan bahwa China merupakan negara investor kedua terbesar bagi Indonesia dengan nilai investasi sebesar USD3,6 miliar, maka Indonesia akan terus mencari peluang investasi dengan China.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Xi Jinping di Chengdu


Disisi lain, Luhut mengungkapkan bahwa hubungan bilateral kedua negara ini bukan sepeti mitra, melainkan seperti sahabat yang sudah lama.
&quot;Saya setuju dengan pepatah yang mengatakan bahwa persahabatan itu semakin berumur, maka semakin baik. Hal ini dibuktikan pada hubungan bilateral antara RI dan Tiongkok, kedua negara yang lebih terlihat seperti sahabat ketimbang mitra ini telah merajut persahabatan selama 73 tahun,&quot; katanya.
Bahkan ia senang dapat kembali mengunjungi negara tirai bambu  tersebut. Hal tersebut lantaran adanya sinergi dan solidaritas  antarbangsa dalam menangani pandemi Covid-19 dan upaya menggerakkan  kinerja ekonomian regional bahkan internasional.
&quot;Saya teringat bagaimana senyum mengembang dari Presiden Xi Jinping  kala tiba di Nusa Dua, Bali November 2022 lalu. Senyum yang saya artikan  sebagai apresiasi dan dukungan terhadap keberhasilan Indonesia  menyelenggarakan gelaran KTT G20 2022,&quot; katanya.
&quot;Senyum yang sama itu saya lihat hari ini saat beliau menyambut  Presiden Joko Widodo di Chengdu. Ini sekaligus menjadi contoh yang baik  bagi seluruh negara di dunia baik negara maju maupun negara berkembang  bagaimana solidaritas dan sinergi adalah kualitas yang perlu dijaga  dalam hubungan kemitraan antar negara,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
