<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggul Pantai Utara Rampung 2024, Jakarta Bebas Banjir?</title><description>Pembangunan tanggul Pantai Utara Jakarta ditargetkan rampung 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/470/2853103/tanggul-pantai-utara-rampung-2024-jakarta-bebas-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/470/2853103/tanggul-pantai-utara-rampung-2024-jakarta-bebas-banjir"/><item><title>Tanggul Pantai Utara Rampung 2024, Jakarta Bebas Banjir?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/470/2853103/tanggul-pantai-utara-rampung-2024-jakarta-bebas-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/27/470/2853103/tanggul-pantai-utara-rampung-2024-jakarta-bebas-banjir</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2023 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/27/470/2853103/tanggul-pantai-utara-rampung-2024-jakarta-bebas-banjir-NOJud0fXta.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan tanggul pantai utara Jakarta (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/27/470/2853103/tanggul-pantai-utara-rampung-2024-jakarta-bebas-banjir-NOJud0fXta.jpeg</image><title>Pembangunan tanggul pantai utara Jakarta (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNS8xLzE2ODEyMS81L3g4bWpqazg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan tanggul Pantai Utara Jakarta ditargetkan rampung 2024.  Plt. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko menjelaskan pembangunan tanggul tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk menanggulangi banjir rob yang kerap melanda warga Jakarta di pesisir utara.
&quot;Sampai di pinggir laut ada yang namanya tanggul pantai, menanggulangi rob dan banjir. Insyaallah tahun 2024 tugas PUPR selesai,&quot; kata Jarot usai menghadiri cara Hari Sungai Nasional, Kamis (27/7/2023).

BACA JUGA:
 Pemerintah Bakal Segera Perbaiki Tanggul Jebol karena Banjir Lahar Dingin Semeru 


Jarot mengungkapkan saat ini pemerintah telah membuat rencana untuk membangun tanggul pantai sepanjang 33 km. Namun pengerjaan tersebut dibagi tiga, oleh Kementerian PUPR mendapat tugas 11km, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 11 km, dan PT Pelindo II atau KSOP Sunda Kelapa sisanya.
Adapun 11 km yang ditangani oleh Pemrov ada 4 kluster, seperti Muara Angke sepanjang 3,4 kilometer, Pantai Mutiara sepanjang 1,05 kilometer, Sunda Kelapa sepanjang 2 kilometer dan Kali Blencong sepanjang 1,7 kilometer.

BACA JUGA:
Viral, Perundungan Anak di Kawasan Tanggul Kalibaru Cilincing 


Sedangkan wilayah yang akan dibangunkan tanggul oleh Kementerian PUPR adalah Pantai Kamal-Dadap, Cengkareng Drain, Muara Baru, Ancol Hilir, dan Kalibaru. Itulah yang ditargetkan Jarot akan rampung pada tahun 2024 mendatang.
Kehadiran tanggul tersebut diharapkan mampu meminimalisir atau  mencegah datangnya banjir rob di pesisir Utara Jakarta. Mengingat saat  ini kondisi permukaan tanah di Jakarta terus mengalami penurunan, di  sisi lain tinggi permukaan air laut yang terus meningkat akibat  pemanasan global.
&quot;Totalnya yang akan dibangun sepanjang 33km dibagi 2, Pemprov DKI 22  km, kami PUPR sepanjang 11km, insyaallah kita selesaikan 2024,&quot; pungkas  Jarot.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNS8xLzE2ODEyMS81L3g4bWpqazg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pembangunan tanggul Pantai Utara Jakarta ditargetkan rampung 2024.  Plt. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko menjelaskan pembangunan tanggul tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk menanggulangi banjir rob yang kerap melanda warga Jakarta di pesisir utara.
&quot;Sampai di pinggir laut ada yang namanya tanggul pantai, menanggulangi rob dan banjir. Insyaallah tahun 2024 tugas PUPR selesai,&quot; kata Jarot usai menghadiri cara Hari Sungai Nasional, Kamis (27/7/2023).

BACA JUGA:
 Pemerintah Bakal Segera Perbaiki Tanggul Jebol karena Banjir Lahar Dingin Semeru 


Jarot mengungkapkan saat ini pemerintah telah membuat rencana untuk membangun tanggul pantai sepanjang 33 km. Namun pengerjaan tersebut dibagi tiga, oleh Kementerian PUPR mendapat tugas 11km, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 11 km, dan PT Pelindo II atau KSOP Sunda Kelapa sisanya.
Adapun 11 km yang ditangani oleh Pemrov ada 4 kluster, seperti Muara Angke sepanjang 3,4 kilometer, Pantai Mutiara sepanjang 1,05 kilometer, Sunda Kelapa sepanjang 2 kilometer dan Kali Blencong sepanjang 1,7 kilometer.

BACA JUGA:
Viral, Perundungan Anak di Kawasan Tanggul Kalibaru Cilincing 


Sedangkan wilayah yang akan dibangunkan tanggul oleh Kementerian PUPR adalah Pantai Kamal-Dadap, Cengkareng Drain, Muara Baru, Ancol Hilir, dan Kalibaru. Itulah yang ditargetkan Jarot akan rampung pada tahun 2024 mendatang.
Kehadiran tanggul tersebut diharapkan mampu meminimalisir atau  mencegah datangnya banjir rob di pesisir Utara Jakarta. Mengingat saat  ini kondisi permukaan tanah di Jakarta terus mengalami penurunan, di  sisi lain tinggi permukaan air laut yang terus meningkat akibat  pemanasan global.
&quot;Totalnya yang akan dibangun sepanjang 33km dibagi 2, Pemprov DKI 22  km, kami PUPR sepanjang 11km, insyaallah kita selesaikan 2024,&quot; pungkas  Jarot.</content:encoded></item></channel></rss>
