<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengelola Bioskop CGV (BLTZ) Rugi Rp6,08 Miliar di Semester I-2023</title><description>Pengelola bioskop CGV PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatat rugi bersih Rp6,08 miliar di semester I 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853774/pengelola-bioskop-cgv-bltz-rugi-rp6-08-miliar-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853774/pengelola-bioskop-cgv-bltz-rugi-rp6-08-miliar-di-semester-i-2023"/><item><title>Pengelola Bioskop CGV (BLTZ) Rugi Rp6,08 Miliar di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853774/pengelola-bioskop-cgv-bltz-rugi-rp6-08-miliar-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853774/pengelola-bioskop-cgv-bltz-rugi-rp6-08-miliar-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/278/2853774/pengelola-bioskop-cgv-bltz-rugi-rp6-08-miliar-di-semester-i-2023-DANMe4Vowt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CGV catat rugi di semester I (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/278/2853774/pengelola-bioskop-cgv-bltz-rugi-rp6-08-miliar-di-semester-i-2023-DANMe4Vowt.jpg</image><title>CGV catat rugi di semester I (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pengelola bioskop CGV PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatat rugi bersih Rp6,08 miliar di semester I 2023. Rugi CGV susut hingga 68,31% dari kerugian pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp19,21 miliar.
Penurunan rugi bersih perseroan sejalan dengan meningkatnya pendapatan per Juni 2023, di mana BLTZ mengantongi pendapatan sebesar Rp535,78 miliar, naik 9,51% dari sebelumnya sebesar Rp489,25 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Produsen Bir Bintang (MLBI) Raup Laba Rp457 Miliar di Semester I-2023


Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan segmen bioskop mendominasi dengan berkontribusi sebesar Rp334,38 miliar, pendapatan segmen makanan dan minuman tercatat sebesar Rp157,06 miliar. Sementara itu, segmen acara dan iklan mencatatkan pendapatan sebesar Rp44,30 miliar, serta lisensi dan jasa manajemen mengantongi pendapatan sebesar Rp30,11 juta.

BACA JUGA:
Tak Bagi Dividen, Emiten Bali United (BOLA) Tahan Laba Jadi Modal


Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp322,87 miliar. Kemudian, beban penjualan sebesar Rp895,55 juta, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp153,50 miliar.
Hingga akhir Juni 2023, total nilai aset BLTZ turun 4,19% dibanding  akhir tahun 2022 menjadi Rp2,18 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,28  triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,71 triliun  dan ekuitas sebesar Rp466,87 miliar.
Pada April 2023 lalu, perseroan menambah lokasi bioskop CGV baru  yakni, CGV EcoPlaza Citra Maja Raya di Serang, Banten. Pembukaan bioskop  CGV baru ini dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai  dengan panduan, baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah  setempat.
Dengan dibukanya gerai bioskop baru tersebut, perseroan berharap  dapat menggairahkan kembali aktivitas rumah produksi dalam memproduksi  dan merilis film-film nasional. Selain itu, pembukaan bioskop baru ini  juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian di wilayah sekitar,  serta masyarakat sekitar dapat menonton di bioskop dengan aman dan  nyaman.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pengelola bioskop CGV PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mencatat rugi bersih Rp6,08 miliar di semester I 2023. Rugi CGV susut hingga 68,31% dari kerugian pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp19,21 miliar.
Penurunan rugi bersih perseroan sejalan dengan meningkatnya pendapatan per Juni 2023, di mana BLTZ mengantongi pendapatan sebesar Rp535,78 miliar, naik 9,51% dari sebelumnya sebesar Rp489,25 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Produsen Bir Bintang (MLBI) Raup Laba Rp457 Miliar di Semester I-2023


Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan segmen bioskop mendominasi dengan berkontribusi sebesar Rp334,38 miliar, pendapatan segmen makanan dan minuman tercatat sebesar Rp157,06 miliar. Sementara itu, segmen acara dan iklan mencatatkan pendapatan sebesar Rp44,30 miliar, serta lisensi dan jasa manajemen mengantongi pendapatan sebesar Rp30,11 juta.

BACA JUGA:
Tak Bagi Dividen, Emiten Bali United (BOLA) Tahan Laba Jadi Modal


Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp322,87 miliar. Kemudian, beban penjualan sebesar Rp895,55 juta, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp153,50 miliar.
Hingga akhir Juni 2023, total nilai aset BLTZ turun 4,19% dibanding  akhir tahun 2022 menjadi Rp2,18 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,28  triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,71 triliun  dan ekuitas sebesar Rp466,87 miliar.
Pada April 2023 lalu, perseroan menambah lokasi bioskop CGV baru  yakni, CGV EcoPlaza Citra Maja Raya di Serang, Banten. Pembukaan bioskop  CGV baru ini dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai  dengan panduan, baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah  setempat.
Dengan dibukanya gerai bioskop baru tersebut, perseroan berharap  dapat menggairahkan kembali aktivitas rumah produksi dalam memproduksi  dan merilis film-film nasional. Selain itu, pembukaan bioskop baru ini  juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian di wilayah sekitar,  serta masyarakat sekitar dapat menonton di bioskop dengan aman dan  nyaman.</content:encoded></item></channel></rss>
