<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNBR Raup Pendapatan Rp1,9 Triliun di Semester I-2023, Naik 52%</title><description>PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk (BNBR) meraih pendapatan bersih Rp1,96 triliun pada semester I-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853878/bnbr-raup-pendapatan-rp1-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-52</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853878/bnbr-raup-pendapatan-rp1-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-52"/><item><title>BNBR Raup Pendapatan Rp1,9 Triliun di Semester I-2023, Naik 52%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853878/bnbr-raup-pendapatan-rp1-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-52</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/278/2853878/bnbr-raup-pendapatan-rp1-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-52</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/278/2853878/bnbr-raup-pendapatan-rp1-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-52-XuxPVOegg4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan BNBR naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/278/2853878/bnbr-raup-pendapatan-rp1-9-triliun-di-semester-i-2023-naik-52-XuxPVOegg4.jpg</image><title>Pendapatan BNBR naik (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk (BNBR) meraih pendapatan bersih Rp1,96 triliun pada semester I-2023. Angka ini naik 52,01% jika dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
BNBR juga mencatatkan laba usaha sebesar Rp133,41 miliar. Angka ini tumbuh Rp105,76 miliar (383,03%) secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari laba usaha di periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp27,6 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Produsen Bir Bintang (MLBI) Raup Laba Rp457 Miliar di Semester I-2023


&quot;Ke depan, raihan ini kami optimis akan berlanjut sejalan dengan akselerasi proyek-proyek penting yang terus dikembangkan,&amp;rdquo; kata Direktur Utama dan CEO BNBR Anindya N Bakrie dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (28/7/2023).

BACA JUGA:
Tak Bagi Dividen, Emiten Bali United (BOLA) Tahan Laba Jadi Modal


Torehan kenaikan pendapatan bersih ini ditopang pendapatan sejumlah unit usaha Perseroan, antara lain PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group sebesar Rp1,12 triliun, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group sebesar Rp642,19 miliar, PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group sebesar Rp202,86 miliar dan PT Bangun Bantala Indonesia  (BBI) sebesar Rp1,35 miliar.
Hingga semester I-2023 ini Perseroan terus mengembangkan proyek strategis, antara lain di sektor elektrifikasi transportasi yang secara khusus dikembangkan oleh anak usaha BNBR, yakni PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Selain itu, BNBR juga tengah mempersiapkan ekspansi untuk proyek-proyek di sektor energi baru dan terbarukan lainnya.
&quot;Meski demikian, sektor manufaktur memang masih menjadi penyumbang  utama, diikuti sektor otomotif yang di dalamnya termasuk pendapatan dari  penjualan bus listrik oleh VKTR,&amp;rdquo; katanya.
Di sektor otomotif, pendapatan PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR)  secara konsolidasi meningkat 14,5%, berasal dari peningkatan revenue di  PT Bakrie Autoparts (BA) Group 28,7% dan penjualan bus listrik sebesar  Rp 99 miliar (22 unit).
Kontributor utama masih berasal dari sektor manufaktur pipa baja,  yaitu dari PT Bakrie Pipe Industries (BPI) sebesar Rp1,09 triliun, dan  PT South East Asia Pipe Industries (SEAPI) sebesar Rp35,07 miliar dan PT  Bakrie Construction (BCons) sebesar Rp782 juta.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk (BNBR) meraih pendapatan bersih Rp1,96 triliun pada semester I-2023. Angka ini naik 52,01% jika dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
BNBR juga mencatatkan laba usaha sebesar Rp133,41 miliar. Angka ini tumbuh Rp105,76 miliar (383,03%) secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari laba usaha di periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp27,6 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Produsen Bir Bintang (MLBI) Raup Laba Rp457 Miliar di Semester I-2023


&quot;Ke depan, raihan ini kami optimis akan berlanjut sejalan dengan akselerasi proyek-proyek penting yang terus dikembangkan,&amp;rdquo; kata Direktur Utama dan CEO BNBR Anindya N Bakrie dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (28/7/2023).

BACA JUGA:
Tak Bagi Dividen, Emiten Bali United (BOLA) Tahan Laba Jadi Modal


Torehan kenaikan pendapatan bersih ini ditopang pendapatan sejumlah unit usaha Perseroan, antara lain PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group sebesar Rp1,12 triliun, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group sebesar Rp642,19 miliar, PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group sebesar Rp202,86 miliar dan PT Bangun Bantala Indonesia  (BBI) sebesar Rp1,35 miliar.
Hingga semester I-2023 ini Perseroan terus mengembangkan proyek strategis, antara lain di sektor elektrifikasi transportasi yang secara khusus dikembangkan oleh anak usaha BNBR, yakni PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Selain itu, BNBR juga tengah mempersiapkan ekspansi untuk proyek-proyek di sektor energi baru dan terbarukan lainnya.
&quot;Meski demikian, sektor manufaktur memang masih menjadi penyumbang  utama, diikuti sektor otomotif yang di dalamnya termasuk pendapatan dari  penjualan bus listrik oleh VKTR,&amp;rdquo; katanya.
Di sektor otomotif, pendapatan PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR)  secara konsolidasi meningkat 14,5%, berasal dari peningkatan revenue di  PT Bakrie Autoparts (BA) Group 28,7% dan penjualan bus listrik sebesar  Rp 99 miliar (22 unit).
Kontributor utama masih berasal dari sektor manufaktur pipa baja,  yaitu dari PT Bakrie Pipe Industries (BPI) sebesar Rp1,09 triliun, dan  PT South East Asia Pipe Industries (SEAPI) sebesar Rp35,07 miliar dan PT  Bakrie Construction (BCons) sebesar Rp782 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
