<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina-Inpex Kembangkan Blok Masela dari Pengangkutan LNG hingga Konstruksi Pipa Bawah Laut</title><description>Peralihan Participating Interest (PI) dari Shell ke Pertamina Hulu Energi dan Petronas</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853797/pertamina-inpex-kembangkan-blok-masela-dari-pengangkutan-lng-hingga-konstruksi-pipa-bawah-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853797/pertamina-inpex-kembangkan-blok-masela-dari-pengangkutan-lng-hingga-konstruksi-pipa-bawah-laut"/><item><title>Pertamina-Inpex Kembangkan Blok Masela dari Pengangkutan LNG hingga Konstruksi Pipa Bawah Laut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853797/pertamina-inpex-kembangkan-blok-masela-dari-pengangkutan-lng-hingga-konstruksi-pipa-bawah-laut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853797/pertamina-inpex-kembangkan-blok-masela-dari-pengangkutan-lng-hingga-konstruksi-pipa-bawah-laut</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/320/2853797/pertamina-inpex-kembangkan-blok-masela-dari-pengangkutan-lng-hingga-konstruksi-pipa-bawah-laut-KXLSA1ugEE.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina-Inpex Segera Kembangkan Blok Masela. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/320/2853797/pertamina-inpex-kembangkan-blok-masela-dari-pengangkutan-lng-hingga-konstruksi-pipa-bawah-laut-KXLSA1ugEE.jfif</image><title>Pertamina-Inpex Segera Kembangkan Blok Masela. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bersama Inpex Corporation segera mengembangkan bisnis di Lapangan Abadi Blok Masela dari hulu hingga hilir. Hal ini setelah sebelumnya dilakukan peralihan Participating Interest (PI) dari Shell ke Pertamina Hulu Energi dan Petronas.
Pengembangan Blok Masela meliputi perdagangan dan pengangkutan LNG dan produk lainnya, penyediaan jasa kemaritiman, pembangkit listrik berbahan bakar gas dan energi terbarukan, carbon capture utilization and storage dan carbon credit.

BACA JUGA:
Pengelolaan Blok Masela Bisa Gerakkan Roda Ekonomi Indonesia Timur

Lalu, pembangunan konstruksi pipa, termasuk pipa bawah laut, pengembangan kilang Ammonia, dan penyediaan kebutuhan bagi industri dan masyarakat sekitar.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pengembangan Blok Masela dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur dan mendukung ketahanan energi nasional melalui penyediaan LNG.

BACA JUGA:
Pertamina Diharapkan Segera Temukan Cadangan Gas di Blok Masela

&quot;Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina akan melibatkan semua lini bisnis untuk mendukung pengembangan Blok Masela, agar dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan kebutuhan energi nasional,&quot; ujar Nicke, Jumat (28/7/2023).Menurutnya, pasokan LNG sangat penting untuk memperkuat pasokan gas yang diperlukan di era transisi energi. Selain LNG pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela yang mengadopsi teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) juga akan memproduksi green energi seperti Hydrogen dan Ammonia.
&quot;Proyek pengembangan LNG dari lapangan Abadi Blok Masela ini dapat mendukung tujuan Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060,&quot; katanya.
Sebagaimana diketahui produksi tahunan LNG proyek diharapkan mencapai 9,5 juta ton per tahun atau setara dengan lebih dari 10 persen impor LNG tahunan Jepang.
Lapangan Gas Abadi memiliki sumber daya gas unggulan di dunia dan cadangan yang melimpah, sehingga memungkinkan pengembangan yang efisien.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bersama Inpex Corporation segera mengembangkan bisnis di Lapangan Abadi Blok Masela dari hulu hingga hilir. Hal ini setelah sebelumnya dilakukan peralihan Participating Interest (PI) dari Shell ke Pertamina Hulu Energi dan Petronas.
Pengembangan Blok Masela meliputi perdagangan dan pengangkutan LNG dan produk lainnya, penyediaan jasa kemaritiman, pembangkit listrik berbahan bakar gas dan energi terbarukan, carbon capture utilization and storage dan carbon credit.

BACA JUGA:
Pengelolaan Blok Masela Bisa Gerakkan Roda Ekonomi Indonesia Timur

Lalu, pembangunan konstruksi pipa, termasuk pipa bawah laut, pengembangan kilang Ammonia, dan penyediaan kebutuhan bagi industri dan masyarakat sekitar.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pengembangan Blok Masela dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur dan mendukung ketahanan energi nasional melalui penyediaan LNG.

BACA JUGA:
Pertamina Diharapkan Segera Temukan Cadangan Gas di Blok Masela

&quot;Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina akan melibatkan semua lini bisnis untuk mendukung pengembangan Blok Masela, agar dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan kebutuhan energi nasional,&quot; ujar Nicke, Jumat (28/7/2023).Menurutnya, pasokan LNG sangat penting untuk memperkuat pasokan gas yang diperlukan di era transisi energi. Selain LNG pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela yang mengadopsi teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) juga akan memproduksi green energi seperti Hydrogen dan Ammonia.
&quot;Proyek pengembangan LNG dari lapangan Abadi Blok Masela ini dapat mendukung tujuan Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060,&quot; katanya.
Sebagaimana diketahui produksi tahunan LNG proyek diharapkan mencapai 9,5 juta ton per tahun atau setara dengan lebih dari 10 persen impor LNG tahunan Jepang.
Lapangan Gas Abadi memiliki sumber daya gas unggulan di dunia dan cadangan yang melimpah, sehingga memungkinkan pengembangan yang efisien.</content:encoded></item></channel></rss>
