<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Sebut Pengeluaran Ojol Akan Turun jika Pakai Motor Listrik</title><description>Menhub Budi Karya Sumadi menilai pengeluaran pengemudi ojek online (ojol) akan berkurang jika menggunakan motor listrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853914/menhub-sebut-pengeluaran-ojol-akan-turun-jika-pakai-motor-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853914/menhub-sebut-pengeluaran-ojol-akan-turun-jika-pakai-motor-listrik"/><item><title>Menhub Sebut Pengeluaran Ojol Akan Turun jika Pakai Motor Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853914/menhub-sebut-pengeluaran-ojol-akan-turun-jika-pakai-motor-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/28/320/2853914/menhub-sebut-pengeluaran-ojol-akan-turun-jika-pakai-motor-listrik</guid><pubDate>Jum'at 28 Juli 2023 20:27 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/320/2853914/menhub-sebut-pengeluaran-ojol-akan-turun-jika-pakai-motor-listrik-iZpiJcw28n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Motor listrik bikin ojol lebih hemat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/320/2853914/menhub-sebut-pengeluaran-ojol-akan-turun-jika-pakai-motor-listrik-iZpiJcw28n.jpg</image><title>Motor listrik bikin ojol lebih hemat (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menhub Budi Karya Sumadi menilai pengeluaran pengemudi ojek online (ojol) akan berkurang jika menggunakan motor listrik. Salah satu keuntungan motor listrik yakni biaya operasional yang dikeluarkan masyarakat akan turun.

BACA JUGA:
Viral Driver Ojol Curhat Penghasilan, Baca Doa Ini agar Dapat Rezeki Melimpah


&quot;Sebagai contoh kita lihat pengemudi ojol, mereka itu kalau dengan kendaraan listrik pengeluaran opex (operasional) turun separo, berarti pendapatannya naik,&quot; kata Menhub saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan gelar konversi sepeda motor listrik di Kantor ESDM, Jumat (28/7/2023).
Oleh karenanya, Menhub mendorong adanya konversi motor listrik di Indonesia. Hal tersebut lantaran jumlah motor berbahan bakar fosil saat ini jumlahnya sangat banyak.

BACA JUGA:
Gojek dan Grab Buka Suara soal Driver Ojol Cuma Dapat Rp10.000 Sehari


&quot;Kemudian mudah dilakukan (konversi),!banyak yang butuh sehingga polusi berkurang, bahan bakar juga berkurang dan masyarakat menikmati biaya opex (operasional) sehari hari yang lebih murah,&quot; katanya.
Hal yang sama juga disebutkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut mengungkapkan bahwa program konversi motor listrik akan banyak memberikan manfaat.
Pertama kata Luhut, konversi akan menurunkan polusi di lingkungan.  Karena dengan menggantikan sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi  bahan bakar listrik.
&quot;Kedua konversi dapat memberikan edukasi kepada bengkel konversi UMKM  tentang bagaimana cara membuat sepeda motor listrik yang layak  dikendarai dengan standar keamanan yang memenuhi syarat,&quot; kata Luhut.
Ketiga, konversi dapat menciptakan lapangan pekerjaan skala menengah  dan ke bawah bagi masyarakat Indonesia dan ini akan meningkatkan  perekonomian di Indonesia.
&quot;Mengingat masih tingginya populasi sepeda motor berbahan bakar fosil yang berpotensi untuk di konversi,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menhub Budi Karya Sumadi menilai pengeluaran pengemudi ojek online (ojol) akan berkurang jika menggunakan motor listrik. Salah satu keuntungan motor listrik yakni biaya operasional yang dikeluarkan masyarakat akan turun.

BACA JUGA:
Viral Driver Ojol Curhat Penghasilan, Baca Doa Ini agar Dapat Rezeki Melimpah


&quot;Sebagai contoh kita lihat pengemudi ojol, mereka itu kalau dengan kendaraan listrik pengeluaran opex (operasional) turun separo, berarti pendapatannya naik,&quot; kata Menhub saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan gelar konversi sepeda motor listrik di Kantor ESDM, Jumat (28/7/2023).
Oleh karenanya, Menhub mendorong adanya konversi motor listrik di Indonesia. Hal tersebut lantaran jumlah motor berbahan bakar fosil saat ini jumlahnya sangat banyak.

BACA JUGA:
Gojek dan Grab Buka Suara soal Driver Ojol Cuma Dapat Rp10.000 Sehari


&quot;Kemudian mudah dilakukan (konversi),!banyak yang butuh sehingga polusi berkurang, bahan bakar juga berkurang dan masyarakat menikmati biaya opex (operasional) sehari hari yang lebih murah,&quot; katanya.
Hal yang sama juga disebutkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut mengungkapkan bahwa program konversi motor listrik akan banyak memberikan manfaat.
Pertama kata Luhut, konversi akan menurunkan polusi di lingkungan.  Karena dengan menggantikan sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi  bahan bakar listrik.
&quot;Kedua konversi dapat memberikan edukasi kepada bengkel konversi UMKM  tentang bagaimana cara membuat sepeda motor listrik yang layak  dikendarai dengan standar keamanan yang memenuhi syarat,&quot; kata Luhut.
Ketiga, konversi dapat menciptakan lapangan pekerjaan skala menengah  dan ke bawah bagi masyarakat Indonesia dan ini akan meningkatkan  perekonomian di Indonesia.
&quot;Mengingat masih tingginya populasi sepeda motor berbahan bakar fosil yang berpotensi untuk di konversi,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
