<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Ini Perusahaan BUMN Tertua di Indonesia</title><description>Ternyata ini perusahaan BUMN tertua di Indonesia menarik untuk diulas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/29/320/2853831/ternyata-ini-perusahaan-bumn-tertua-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/29/320/2853831/ternyata-ini-perusahaan-bumn-tertua-di-indonesia"/><item><title>Ternyata Ini Perusahaan BUMN Tertua di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/29/320/2853831/ternyata-ini-perusahaan-bumn-tertua-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/29/320/2853831/ternyata-ini-perusahaan-bumn-tertua-di-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 29 Juli 2023 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/320/2853831/ternyata-ini-perusahaan-bumn-tertua-di-indonesia-UgT7xV7Fmb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan BUMN tertua di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/320/2853831/ternyata-ini-perusahaan-bumn-tertua-di-indonesia-UgT7xV7Fmb.jpg</image><title>Perusahaan BUMN tertua di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM5Ni81L3g4bXJ1bHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ternyata ini perusahaan BUMN tertua di Indonesia menarik untuk diulas. Seperti diketahui, BUMN adalah perusahaan yang dimiliki oleh negara atau pemerintah. Mereka beroperasi di berbagai sektor ekonomi dan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi dan sosial negara.
Mereka dijalankan secara profesional dan berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan kepentingan publik. BUMN dikelola oleh dewan direksi dan dewan komisaris dengan pengawasan pemerintah. Adapun pembentukan ini punya sejarahnya serta memiliki umur tertua.
Ternyata ini perusahaan BUMN tertua di Indonesia yang dirangkum Okezone, Sabtu (28/7/2023).

BACA JUGA:
Arahan Wamen BUMN ke Pertamina Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg


1.  PT Pos Indonesia
Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantor Pos pertama didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) oleh Gubernur Jenderal G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik.Setelah Kantor pos Batavia didirikan, maka empat tahun kemudian didirikan Kantor pos Semarang untuk mengadakan perhubungan pos yang teratur antara kedua tempat itu dan untuk mempercepat pengirimannya. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon dan Pekalongan.

BACA JUGA:
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Sukses Bina Rumah BUMN Yogyakarta dengan 46.700 Anggota


Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman di mana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).
Dengan berjalannya waktu, Pos Indonesia kini telah mampu menunjukkan  kreativitasnya dalam pengembangan bidang perposan Indonesia dengan  memanfaatkan infrastruktur jejaring yang dimilikinya yang mencapai  sekitar 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100% kota/kabupaten,  hampir 100% kecamatan dan 42% kelurahan/desa, dan 940 lokasi  transmigrasi terpencil di Indonesia. Seiring dengan perkembangan  informasi, komunikasi dan teknologi, jejaring Pos Indonesia sudah  memiliki lebih dari 4.800 Kantor pos, serta dilengkapi electronic mobile  pos di beberapa kota besar. Semua titik merupakan rantai yang terhubung  satu sama lain secara solid &amp;amp; terintegrasi. Sistem Kode Pos  diciptakan untuk mempermudah processing kiriman pos di mana tiap jengkal  daerah di Indonesia mampu diidentifikasi dengan akurat.
2. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Berikutnya ada PT Bank Rakyat  Indonesia Tbk (BRI). Bank milik pemerintah ini pertama kali didirikan di  Purwokerto, Jawa Tengah pada 16 Desember 1895 oleh Raden Bei Aria  Wirjaatmadja. Pasca kemerdekaan, BRI menjadi bank pemerintah pertama di  Indonesia. Hal ini disebutkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun  1946 pasal 1. Sempat terhenti pada 1948, kegiatannya kembali setelah  perjanjian Renville tahun 1949 dan berganti nama menjadi Bank Rakyat  Indonesia Serikat. Seiring berjalannya waktu, pada 1 Agustus 1992  berdasarkan Undang-undang Perbankan No 7 tahun 1992 dan Peraturan  Pemerintah RI No 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan  terbatas. Selain itu, kepemilikannya juga 100% di tangan pemerintah
3. Perhutani
Perhutani merupakan Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk  perusahaan umum (perum). Adapun tugas dan wewenangnya adalah mengelola  sumber daya hutan negara di pulau Jawa dan Madura. Mengutip laman  resminya, sejarah Perhutani bermula pada tahun 1897. Saat itu,  Pengelolaan Hutan di Jawa dan Madura secara modern-institusional dimulai  dengan dikeluarkannya &amp;ldquo;Bosreglement&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;Dienst Reglement&amp;rdquo; yang  menetapkan aturan organisasi Jawatan Kehutanan. Pasca kemerdekaan  Indonesia, tanggung jawab dan wewenang pengelolaan hutan di Jawa dan  Madura diserahkan secara peralihan kelembagaan kepada Jawatan Kehutanan  Republik Indonesia berdasarkan Pasal II Aturan Peralihan UUD RI. Untuk  mewujudkan perubahan status Jawatan Kehutanan menjadi Perusahaan Negara,  pada 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 sampai  dengan Nomor 30, tahun 1961, tentang &amp;ldquo;Pembentukan Perusahaan-Perusahaan  Kehutanan Negara (PERHUTANI). Kemudian, pada 2014 Perum Perhutani  ditunjuk sebagai induk Holding BUMN Kehutanan dengan sejumlah anak  perusahaan.
4. Bank Negara Indonesia (BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk (selanjutnya disebut &amp;ldquo;BNI&amp;rdquo;  atau &amp;ldquo;Bank&amp;rdquo;) pada awalnya didirikan di Indonesia sebagai Bank sentral  dengan nama &amp;ldquo;Bank Negara Indonesia&amp;rdquo; berdasarkan Peraturan Pemerintah  Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946.  Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang No. 17 tahun 1968, BNI ditetapkan  menjadi &amp;ldquo;Bank Negara Indonesia 1946&amp;rdquo;, dan statusnya menjadi Bank Umum  Milik Negara. Selanjutnya, peran BNI sebagai Bank yang diberi mandat  untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan  nasional dikukuhkan oleh UU No. 17 tahun 1968 tentang Bank Negara  Indonesia 1946.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 1992, tanggal 29 April  1992, telah dilakukan penyesuaian bentuk hukum BNI menjadi Perusahaan  Perseroan Terbatas (Persero). Penyesuaian bentuk hukum menjadi Persero,  dinyatakan dalam Akta No. 131, tanggal 31 Juli 1992, dibuat di hadapan  Muhani Salim, S.H., yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik  Indonesia No. 73 tanggal 11 September 1992 Tambahan No. 1A.
BNI merupakan Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama yang  menjadi perusahaan publik setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek  Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1996. Untuk memperkuat  struktur keuangan dan daya saingnya di tengah industri perbankan  nasional, BNI melakukan sejumlah aksi korporasi, antara lain proses  rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999, divestasi saham Pemerintah  di tahun 2007, dan penawaran umum saham terbatas di tahun 2010.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM5Ni81L3g4bXJ1bHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ternyata ini perusahaan BUMN tertua di Indonesia menarik untuk diulas. Seperti diketahui, BUMN adalah perusahaan yang dimiliki oleh negara atau pemerintah. Mereka beroperasi di berbagai sektor ekonomi dan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi dan sosial negara.
Mereka dijalankan secara profesional dan berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan kepentingan publik. BUMN dikelola oleh dewan direksi dan dewan komisaris dengan pengawasan pemerintah. Adapun pembentukan ini punya sejarahnya serta memiliki umur tertua.
Ternyata ini perusahaan BUMN tertua di Indonesia yang dirangkum Okezone, Sabtu (28/7/2023).

BACA JUGA:
Arahan Wamen BUMN ke Pertamina Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg


1.  PT Pos Indonesia
Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantor Pos pertama didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) oleh Gubernur Jenderal G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik.Setelah Kantor pos Batavia didirikan, maka empat tahun kemudian didirikan Kantor pos Semarang untuk mengadakan perhubungan pos yang teratur antara kedua tempat itu dan untuk mempercepat pengirimannya. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon dan Pekalongan.

BACA JUGA:
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Sukses Bina Rumah BUMN Yogyakarta dengan 46.700 Anggota


Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman di mana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).
Dengan berjalannya waktu, Pos Indonesia kini telah mampu menunjukkan  kreativitasnya dalam pengembangan bidang perposan Indonesia dengan  memanfaatkan infrastruktur jejaring yang dimilikinya yang mencapai  sekitar 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100% kota/kabupaten,  hampir 100% kecamatan dan 42% kelurahan/desa, dan 940 lokasi  transmigrasi terpencil di Indonesia. Seiring dengan perkembangan  informasi, komunikasi dan teknologi, jejaring Pos Indonesia sudah  memiliki lebih dari 4.800 Kantor pos, serta dilengkapi electronic mobile  pos di beberapa kota besar. Semua titik merupakan rantai yang terhubung  satu sama lain secara solid &amp;amp; terintegrasi. Sistem Kode Pos  diciptakan untuk mempermudah processing kiriman pos di mana tiap jengkal  daerah di Indonesia mampu diidentifikasi dengan akurat.
2. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Berikutnya ada PT Bank Rakyat  Indonesia Tbk (BRI). Bank milik pemerintah ini pertama kali didirikan di  Purwokerto, Jawa Tengah pada 16 Desember 1895 oleh Raden Bei Aria  Wirjaatmadja. Pasca kemerdekaan, BRI menjadi bank pemerintah pertama di  Indonesia. Hal ini disebutkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun  1946 pasal 1. Sempat terhenti pada 1948, kegiatannya kembali setelah  perjanjian Renville tahun 1949 dan berganti nama menjadi Bank Rakyat  Indonesia Serikat. Seiring berjalannya waktu, pada 1 Agustus 1992  berdasarkan Undang-undang Perbankan No 7 tahun 1992 dan Peraturan  Pemerintah RI No 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan  terbatas. Selain itu, kepemilikannya juga 100% di tangan pemerintah
3. Perhutani
Perhutani merupakan Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk  perusahaan umum (perum). Adapun tugas dan wewenangnya adalah mengelola  sumber daya hutan negara di pulau Jawa dan Madura. Mengutip laman  resminya, sejarah Perhutani bermula pada tahun 1897. Saat itu,  Pengelolaan Hutan di Jawa dan Madura secara modern-institusional dimulai  dengan dikeluarkannya &amp;ldquo;Bosreglement&amp;rdquo; dan &amp;ldquo;Dienst Reglement&amp;rdquo; yang  menetapkan aturan organisasi Jawatan Kehutanan. Pasca kemerdekaan  Indonesia, tanggung jawab dan wewenang pengelolaan hutan di Jawa dan  Madura diserahkan secara peralihan kelembagaan kepada Jawatan Kehutanan  Republik Indonesia berdasarkan Pasal II Aturan Peralihan UUD RI. Untuk  mewujudkan perubahan status Jawatan Kehutanan menjadi Perusahaan Negara,  pada 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 sampai  dengan Nomor 30, tahun 1961, tentang &amp;ldquo;Pembentukan Perusahaan-Perusahaan  Kehutanan Negara (PERHUTANI). Kemudian, pada 2014 Perum Perhutani  ditunjuk sebagai induk Holding BUMN Kehutanan dengan sejumlah anak  perusahaan.
4. Bank Negara Indonesia (BNI)
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk (selanjutnya disebut &amp;ldquo;BNI&amp;rdquo;  atau &amp;ldquo;Bank&amp;rdquo;) pada awalnya didirikan di Indonesia sebagai Bank sentral  dengan nama &amp;ldquo;Bank Negara Indonesia&amp;rdquo; berdasarkan Peraturan Pemerintah  Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946.  Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang No. 17 tahun 1968, BNI ditetapkan  menjadi &amp;ldquo;Bank Negara Indonesia 1946&amp;rdquo;, dan statusnya menjadi Bank Umum  Milik Negara. Selanjutnya, peran BNI sebagai Bank yang diberi mandat  untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan  nasional dikukuhkan oleh UU No. 17 tahun 1968 tentang Bank Negara  Indonesia 1946.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 1992, tanggal 29 April  1992, telah dilakukan penyesuaian bentuk hukum BNI menjadi Perusahaan  Perseroan Terbatas (Persero). Penyesuaian bentuk hukum menjadi Persero,  dinyatakan dalam Akta No. 131, tanggal 31 Juli 1992, dibuat di hadapan  Muhani Salim, S.H., yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik  Indonesia No. 73 tanggal 11 September 1992 Tambahan No. 1A.
BNI merupakan Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama yang  menjadi perusahaan publik setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek  Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1996. Untuk memperkuat  struktur keuangan dan daya saingnya di tengah industri perbankan  nasional, BNI melakukan sejumlah aksi korporasi, antara lain proses  rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999, divestasi saham Pemerintah  di tahun 2007, dan penawaran umum saham terbatas di tahun 2010.</content:encoded></item></channel></rss>
