<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Surya Esa Perkasa (ESSA) Turun 52% Jadi Rp2,5 Triliun di Semester I-2023</title><description>PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) merilis kinerja keuangan Semester I-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/278/2854404/pendapatan-surya-esa-perkasa-essa-turun-52-jadi-rp2-5-triliun-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/278/2854404/pendapatan-surya-esa-perkasa-essa-turun-52-jadi-rp2-5-triliun-di-semester-i-2023"/><item><title>Pendapatan Surya Esa Perkasa (ESSA) Turun 52% Jadi Rp2,5 Triliun di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/278/2854404/pendapatan-surya-esa-perkasa-essa-turun-52-jadi-rp2-5-triliun-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/278/2854404/pendapatan-surya-esa-perkasa-essa-turun-52-jadi-rp2-5-triliun-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Minggu 30 Juli 2023 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/30/278/2854404/pendapatan-surya-esa-perkasa-essa-turun-52-jadi-rp2-5-triliun-di-semester-i-2023-JW23TbFUGw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/30/278/2854404/pendapatan-surya-esa-perkasa-essa-turun-52-jadi-rp2-5-triliun-di-semester-i-2023-JW23TbFUGw.JPG</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), emiten yang bergerak di bidang energi dan kimia melalui kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan pabrik Amoniak telah merilis kinerja keuangan Semester I-2023.

ESSA melaporkan pendapatan sebesar USD168,2 juta, turun 52% YoY atau setara Rp2,5 triliun dan EBITDA sebesar USD41,7 juta, turun 76% YoY di semester I 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Saham Paling Cuan dan Rugi selama Sepekan

&quot;Pendapatan yang lebih rendah terutama didorong oleh harga komoditas yang lebih rendah dan penutupan pabrik Amoniak terjadwal selama 3 minggu untuk keperluan pemeliharaan yang dilakukan pada 1Q23,&quot; tulis manajemen ESSA dalam siaran pers yang diterima, Minggu (30/7/2023).

Adapun ESSA terus mencapai keunggulan operasional dan disiplin biaya.

Harga realisasi ESSA untuk Amoniak turun sebesar 53% menjadi USD425/MT YoY pada Semester Pertama 2023 karena anjloknya harga komoditas global dari awal tahun 2023 akibat lesunya permintaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bioskop Cinema XXI Tetapkan Harga IPO Rp270/Saham Bakal Raup Rp2,2 Triliun

Harga Amoniak Global tampaknya telah mencapai titik terendah di bulan Mei dan menunjukkan tren kenaikan bertahap sejak Juni 2023.

Dengan adanya kebangkitan permintaan komoditas di China, perbaikan harga pupuk global, serta negara di Eropa yang terus berada di bawah tekanan harga gas yang fluktuatif dan tinggi, ESSA memperkirakan harga Amoniak akan kembali ke tingkat yang lebih sehat di Semester II 2023.

ESSA tetap fokus pada praktik ESG (environmental, social, and corporate governance), sehingga kilang LPG &amp;amp; Amoniak menerima Penghargaan Kecelakaan Nihil dari Kementerian Ketenagakerjaan pada Semester I 2023.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bioskop Cinema XXI Tetapkan Harga IPO Rp270/Saham Bakal Raup Rp2,2 Triliun


Selain itu, Pabrik Amoniak juga mendapatkan penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan piagam penghargaan atas kontribusi dalam menjaga dan melestarikan Burung Maleo dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.



ESSA berada di jalur yang tepat untuk menjadi perusahaan pertama di Asia Tenggara yang memproduksi Blue Ammonia di tahun mendatang dengan Studi Kelayakan Fase 2 sedang berlangsung.



Sebelumnya ESSA membagikan dividen tertingginya sebesar Rp 45 per saham pada April 2023 berdasarkan rekor pendapatan pada tahun 2022.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), emiten yang bergerak di bidang energi dan kimia melalui kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan pabrik Amoniak telah merilis kinerja keuangan Semester I-2023.

ESSA melaporkan pendapatan sebesar USD168,2 juta, turun 52% YoY atau setara Rp2,5 triliun dan EBITDA sebesar USD41,7 juta, turun 76% YoY di semester I 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Saham Paling Cuan dan Rugi selama Sepekan

&quot;Pendapatan yang lebih rendah terutama didorong oleh harga komoditas yang lebih rendah dan penutupan pabrik Amoniak terjadwal selama 3 minggu untuk keperluan pemeliharaan yang dilakukan pada 1Q23,&quot; tulis manajemen ESSA dalam siaran pers yang diterima, Minggu (30/7/2023).

Adapun ESSA terus mencapai keunggulan operasional dan disiplin biaya.

Harga realisasi ESSA untuk Amoniak turun sebesar 53% menjadi USD425/MT YoY pada Semester Pertama 2023 karena anjloknya harga komoditas global dari awal tahun 2023 akibat lesunya permintaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bioskop Cinema XXI Tetapkan Harga IPO Rp270/Saham Bakal Raup Rp2,2 Triliun

Harga Amoniak Global tampaknya telah mencapai titik terendah di bulan Mei dan menunjukkan tren kenaikan bertahap sejak Juni 2023.

Dengan adanya kebangkitan permintaan komoditas di China, perbaikan harga pupuk global, serta negara di Eropa yang terus berada di bawah tekanan harga gas yang fluktuatif dan tinggi, ESSA memperkirakan harga Amoniak akan kembali ke tingkat yang lebih sehat di Semester II 2023.

ESSA tetap fokus pada praktik ESG (environmental, social, and corporate governance), sehingga kilang LPG &amp;amp; Amoniak menerima Penghargaan Kecelakaan Nihil dari Kementerian Ketenagakerjaan pada Semester I 2023.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bioskop Cinema XXI Tetapkan Harga IPO Rp270/Saham Bakal Raup Rp2,2 Triliun


Selain itu, Pabrik Amoniak juga mendapatkan penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan piagam penghargaan atas kontribusi dalam menjaga dan melestarikan Burung Maleo dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.



ESSA berada di jalur yang tepat untuk menjadi perusahaan pertama di Asia Tenggara yang memproduksi Blue Ammonia di tahun mendatang dengan Studi Kelayakan Fase 2 sedang berlangsung.



Sebelumnya ESSA membagikan dividen tertingginya sebesar Rp 45 per saham pada April 2023 berdasarkan rekor pendapatan pada tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
