<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Ekspor Perdana Palm Kernel Expeller ke China Senilai Rp18,2 Miliar</title><description>Pemerintah Indonesia melalui Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) ekspor perdana palm kernel meal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/320/2854371/ri-ekspor-perdana-palm-kernel-expeller-ke-china-senilai-rp18-2-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/320/2854371/ri-ekspor-perdana-palm-kernel-expeller-ke-china-senilai-rp18-2-miliar"/><item><title>RI Ekspor Perdana Palm Kernel Expeller ke China Senilai Rp18,2 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/320/2854371/ri-ekspor-perdana-palm-kernel-expeller-ke-china-senilai-rp18-2-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/30/320/2854371/ri-ekspor-perdana-palm-kernel-expeller-ke-china-senilai-rp18-2-miliar</guid><pubDate>Minggu 30 Juli 2023 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/30/320/2854371/ri-ekspor-perdana-palm-kernel-expeller-ke-china-senilai-rp18-2-miliar-pIkXjs3Rw5.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/30/320/2854371/ri-ekspor-perdana-palm-kernel-expeller-ke-china-senilai-rp18-2-miliar-pIkXjs3Rw5.JPG</image><title>Ekspor. (Foto: Reuters)</title></images><description>


JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) ekspor perdana palm kernel meal dengan tujuan Huangpu, China, senilai Rp18,2 miliar (USD1,2 juta) di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara pada Jumat 28 Juli 2023.
Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dwi Sutoro mengatakan, selain menjaga pasar palm kernel meal atau palm kernel expeller di dalam negeri, PTPN Group juga terus mengupayakan pemasaran produk tersebut agar dapat menembus pasar dunia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI Beri Insentif Bunga ke Eksportir yang Simpan DHE

&quot;Ini akan mendapatkan nilai tambah yang lebih baik agar penjualan ekspor meningkat, serta keberlanjutannya di masa depan juga tetap baik,&amp;rdquo; ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (30/7/2023).
Dwi mengatakan, bahwa PTPN Group terus melakukan fokus penjualan, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga hingga ke pasar global. Khusus untuk pasar global, tahun 2023 pihaknya telah melakukan ekspor produk-produk kelapa sawit ke sejumlah negara di Asia, Eropa, Afrika dan Amerika.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aturan DHE Hanya Berlaku untuk Ekspor Minimal USD250 Ribu

&amp;ldquo;Selama ini masih didominasi oleh produk-produk utama, seperti CPO, RBDPO, Olein (minyak goreng), Stearin dan PFAD, dengan nilai penjualan hingga Juni 2023 mencapai USD144 juta,&amp;rdquo; ujarnya.
Dwi menyampaikan, bahwa produk dari kelapa sawit tidak hanya berupa minyak nabati. Bungkil inti sawit (palm kernel meal atau palm kernel expeller) sebagai bahan konsentrat
pakan ternak yang sebelumnya masih dijual di pasar domestik, mempunyai potensi penjualan ekspor yang baik.&amp;ldquo;Kini jadi salah satu fokus penjualan PTPN Group ke pasar global,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Simpan Dolar AS, Eksportir Nakal Langgar Aturan DHE Bisa Kena Sanksi

SEVP BusinessSupport Tengku Rinel berharap, ekspor perdana ini akan menjadi momentum bagi PTPN Group untuk menembus pasar ekspor, dengan tetap mengedepankan konsep-konsep keberlanjutan atau sustainability.
&amp;ldquo;Ekspor ini diharapkan dapat membantu menghasilkan devisa negara dan memperkuat daya saing seluruh produk PTPN di pasar global. Kementerian BUMN juga berharap agar momen ini dapat terus ditingkatkan dengan mengedepankan konsep keberlanjutan sesuai dengan misi dari Pemerintah Indonesia,&amp;rdquo; ungka Rinel.</description><content:encoded>


JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) ekspor perdana palm kernel meal dengan tujuan Huangpu, China, senilai Rp18,2 miliar (USD1,2 juta) di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara pada Jumat 28 Juli 2023.
Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dwi Sutoro mengatakan, selain menjaga pasar palm kernel meal atau palm kernel expeller di dalam negeri, PTPN Group juga terus mengupayakan pemasaran produk tersebut agar dapat menembus pasar dunia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI Beri Insentif Bunga ke Eksportir yang Simpan DHE

&quot;Ini akan mendapatkan nilai tambah yang lebih baik agar penjualan ekspor meningkat, serta keberlanjutannya di masa depan juga tetap baik,&amp;rdquo; ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (30/7/2023).
Dwi mengatakan, bahwa PTPN Group terus melakukan fokus penjualan, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga hingga ke pasar global. Khusus untuk pasar global, tahun 2023 pihaknya telah melakukan ekspor produk-produk kelapa sawit ke sejumlah negara di Asia, Eropa, Afrika dan Amerika.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aturan DHE Hanya Berlaku untuk Ekspor Minimal USD250 Ribu

&amp;ldquo;Selama ini masih didominasi oleh produk-produk utama, seperti CPO, RBDPO, Olein (minyak goreng), Stearin dan PFAD, dengan nilai penjualan hingga Juni 2023 mencapai USD144 juta,&amp;rdquo; ujarnya.
Dwi menyampaikan, bahwa produk dari kelapa sawit tidak hanya berupa minyak nabati. Bungkil inti sawit (palm kernel meal atau palm kernel expeller) sebagai bahan konsentrat
pakan ternak yang sebelumnya masih dijual di pasar domestik, mempunyai potensi penjualan ekspor yang baik.&amp;ldquo;Kini jadi salah satu fokus penjualan PTPN Group ke pasar global,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tak Simpan Dolar AS, Eksportir Nakal Langgar Aturan DHE Bisa Kena Sanksi

SEVP BusinessSupport Tengku Rinel berharap, ekspor perdana ini akan menjadi momentum bagi PTPN Group untuk menembus pasar ekspor, dengan tetap mengedepankan konsep-konsep keberlanjutan atau sustainability.
&amp;ldquo;Ekspor ini diharapkan dapat membantu menghasilkan devisa negara dan memperkuat daya saing seluruh produk PTPN di pasar global. Kementerian BUMN juga berharap agar momen ini dapat terus ditingkatkan dengan mengedepankan konsep keberlanjutan sesuai dengan misi dari Pemerintah Indonesia,&amp;rdquo; ungka Rinel.</content:encoded></item></channel></rss>
