<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>XL Axiata (EXCL) Anggarkan Belanja Modal Rp8 Triliun, Ada untuk IKN</title><description>PT XL Axiata Tbk (EXCL) menganggarkan sebagian belanja modal atau capital expenditure (capex).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/278/2854948/xl-axiata-excl-anggarkan-belanja-modal-rp8-triliun-ada-untuk-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/278/2854948/xl-axiata-excl-anggarkan-belanja-modal-rp8-triliun-ada-untuk-ikn"/><item><title>XL Axiata (EXCL) Anggarkan Belanja Modal Rp8 Triliun, Ada untuk IKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/278/2854948/xl-axiata-excl-anggarkan-belanja-modal-rp8-triliun-ada-untuk-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/278/2854948/xl-axiata-excl-anggarkan-belanja-modal-rp8-triliun-ada-untuk-ikn</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/278/2854948/xl-axiata-excl-anggarkan-belanja-modal-rp8-triliun-ada-untuk-ikn-X3b3bECnva.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/278/2854948/xl-axiata-excl-anggarkan-belanja-modal-rp8-triliun-ada-untuk-ikn-X3b3bECnva.jpg</image><title>IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) menganggarkan sebagian belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk penyediaan jaringan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Adapun, perseroan menganggarkan capex sebesar Rp8 triliun sepanjang tahun 2023 ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Begini Cara XL Axiata Sediakan Jaringan Internet di IKN

Direktur &amp;amp; Chief Technology Officer EXCL, I Gede Darmayusa mengatakan, porsi penggunaan capex untuk pengadaan jaringan sebesar 75-80%. Sementara sisanya atau sekitar 20% diperuntukkan bagi pengembangan bisnis lainnya.

&amp;ldquo;Mungkin nanti tambah 2-5 site sudah cukup. Untuk jaringan umumnya kami pasang 2G dan 4G,&amp;rdquo; kata I Gede dalam konferensi pers di XL Axiata Tower Jakarta pada Senin (31/7/2023).

I Gede mengatakan, saat ini penyediaan jaringan di IKN baru menggunakan Mobile BTS, masih belum diizinkan mendirikan permanen BTS. Hal itu dikarenakan site yang di-cover oleh perseroan masih berpindah-pindah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Basuki: Istana Negara dan Kantor Presiden di IKN Selesai Juli 2024

&amp;ldquo;Sementara itu, jalur utama fiber optik kami sudah ada. Tahun depan pasti sudah lebih banyak yang bisa kami jangkau,&amp;rdquo; ujar I Gede.

I Gede menambahkan, di semester dua ini perseroan berfokus untuk meningkatkan kapasitas site yang sudah terpasang sebelumnya.

Selain itu, perseroan juga berfokus untuk membangun site-site baru untuk menghadapi lonjakan trafik penggunaan data pada lebaran tahun depan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

XL Axiata (EXCL) Raup Laba Rp685 Miliar, Naik 12% di Semester I-2023


Perihal kinerja, EXCL menargetkan pertumbuhan kinerja high single digit hingga akhir tahun 2023 ini. Adapun, perseroan membidik pertumbuhan kinerja sebesar 6-10%.



Hingga semester pertama tahun ini, EXCL mencatatkan laba bersih sebesar Rp658 miliar. Sementara itu, pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp15,78 triliun, dengan pendapatan digital sebesar Rp14,41 triliun.



Perseroan menutup semester pertama 2023 dengan total pelanggan sebanyak 58 juta, dengan pencapaian blended average revenue per user (ARPU) yang juga meningkat dari Rp38 ribu di periode yang sama tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp41 ribu.

Meningkatnya blended ARPU ini tentunya searah dengan fokus perusahaan untuk meraih dan mempertahankan pelanggan yang produktif.



Hingga akhir Juni 2023, total jumlah BTS XL Axiata mencapai 150.261 BTS (2G &amp;amp; 4G), dengan jumlah BTS 4G sebanyak 97.125 ribu unit.



Jumlah BTS 4G ini tumbuhan 9,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. dengan tingkat keterhubungan dengan jaringan fiber optik mencapai 59% (fiberized).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) menganggarkan sebagian belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk penyediaan jaringan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Adapun, perseroan menganggarkan capex sebesar Rp8 triliun sepanjang tahun 2023 ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Begini Cara XL Axiata Sediakan Jaringan Internet di IKN

Direktur &amp;amp; Chief Technology Officer EXCL, I Gede Darmayusa mengatakan, porsi penggunaan capex untuk pengadaan jaringan sebesar 75-80%. Sementara sisanya atau sekitar 20% diperuntukkan bagi pengembangan bisnis lainnya.

&amp;ldquo;Mungkin nanti tambah 2-5 site sudah cukup. Untuk jaringan umumnya kami pasang 2G dan 4G,&amp;rdquo; kata I Gede dalam konferensi pers di XL Axiata Tower Jakarta pada Senin (31/7/2023).

I Gede mengatakan, saat ini penyediaan jaringan di IKN baru menggunakan Mobile BTS, masih belum diizinkan mendirikan permanen BTS. Hal itu dikarenakan site yang di-cover oleh perseroan masih berpindah-pindah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Basuki: Istana Negara dan Kantor Presiden di IKN Selesai Juli 2024

&amp;ldquo;Sementara itu, jalur utama fiber optik kami sudah ada. Tahun depan pasti sudah lebih banyak yang bisa kami jangkau,&amp;rdquo; ujar I Gede.

I Gede menambahkan, di semester dua ini perseroan berfokus untuk meningkatkan kapasitas site yang sudah terpasang sebelumnya.

Selain itu, perseroan juga berfokus untuk membangun site-site baru untuk menghadapi lonjakan trafik penggunaan data pada lebaran tahun depan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

XL Axiata (EXCL) Raup Laba Rp685 Miliar, Naik 12% di Semester I-2023


Perihal kinerja, EXCL menargetkan pertumbuhan kinerja high single digit hingga akhir tahun 2023 ini. Adapun, perseroan membidik pertumbuhan kinerja sebesar 6-10%.



Hingga semester pertama tahun ini, EXCL mencatatkan laba bersih sebesar Rp658 miliar. Sementara itu, pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp15,78 triliun, dengan pendapatan digital sebesar Rp14,41 triliun.



Perseroan menutup semester pertama 2023 dengan total pelanggan sebanyak 58 juta, dengan pencapaian blended average revenue per user (ARPU) yang juga meningkat dari Rp38 ribu di periode yang sama tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp41 ribu.

Meningkatnya blended ARPU ini tentunya searah dengan fokus perusahaan untuk meraih dan mempertahankan pelanggan yang produktif.



Hingga akhir Juni 2023, total jumlah BTS XL Axiata mencapai 150.261 BTS (2G &amp;amp; 4G), dengan jumlah BTS 4G sebanyak 97.125 ribu unit.



Jumlah BTS 4G ini tumbuhan 9,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. dengan tingkat keterhubungan dengan jaringan fiber optik mencapai 59% (fiberized).</content:encoded></item></channel></rss>
