<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Tol Trans Sumatera Sepanjang 596 Km Telah Beroperasi hingga Juli 2023</title><description>Kementerian PUPR mencatat sebanyak enam ruas Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang 596 kilometer telah beroperasi penuh hingga Juli 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854678/6-tol-trans-sumatera-sepanjang-596-km-telah-beroperasi-hingga-juli-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854678/6-tol-trans-sumatera-sepanjang-596-km-telah-beroperasi-hingga-juli-2023"/><item><title>6 Tol Trans Sumatera Sepanjang 596 Km Telah Beroperasi hingga Juli 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854678/6-tol-trans-sumatera-sepanjang-596-km-telah-beroperasi-hingga-juli-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854678/6-tol-trans-sumatera-sepanjang-596-km-telah-beroperasi-hingga-juli-2023</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 07:57 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/320/2854678/6-tol-trans-sumatera-sepanjang-596-km-telah-beroperasi-hingga-juli-2023-mcqX2Ma6HS.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Foto: Jasa Marga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/320/2854678/6-tol-trans-sumatera-sepanjang-596-km-telah-beroperasi-hingga-juli-2023-mcqX2Ma6HS.jfif</image><title>Jalan Tol (Foto: Jasa Marga)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian PUPR mencatat sebanyak enam ruas Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang 596 kilometer telah beroperasi penuh hingga Juli 2023 dan tujuh ruas lainnya sepanjang 361 km dalam tahap konstruksi.
&quot;Kehadiran jalan tol akan menurunkan biaya logistik serta memangkas waktu tempuh distribusi barang dan jasa antar wilayah,&quot; kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangannya dikutip Antara, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
5 Proyek Jalan Tol yang Diprioritaskan Selesai Dibangun Tahun Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kehadiran jalan tol, kata Basuki, juga akan mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru khususnya kawasan yang dilintasi jalan tol.
Salah satu ruas Tol Trans-Sumatera yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo dan telah beroperasi adalah Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung sepanjang 16,7 km yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp4,8 triliun.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Banyak Daerah Minta Dibuatkan Jalan Tol, Ini Alasannya

Jalan tol ini merupakan bagian dari sirip utama atau koridor pendukung pada ruas Bengkulu ke Lubuk Linggau sepanjang 95,8 km.&quot;(Jalan tol) mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru khususnya kawasan yang berada di sekitar on/off ramp jalan tol,&quot; ujar Basuki.
Sedangkan, tujuh ruas lain yang masih dalam konstruksi sepanjang 361 km yakni ruas tol Indrapura-Kisaran sepanjang 48 km dengan progres 85,5% dan target rampung pada 2023.
Selanjutnya, ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi sepanjang 143 km dengan progres 84,26% yang ditargetkan rampung akhir 2023.
Ruas lainnya yang masih tahap konstruksi adalah Tol Simpang Indralaya-Prabumulih sepanjang 64 km dan ditargetkan siap operasi dalam waktu dekat.
Sementara, di ruas Pekanbaru-Padang, terdapat dua seksi yang masih konstruksi, yakni Seksi Bangkinang-Koto Kampar (24 km) dengan progres 74,8 persen dan Seksi Padang-Sicincin (37 km) dengan progres 32,6%. Sebelumnya, untuk Seksi Pekanbaru-Bangkinang telah beroperasi sepanjang 31 km.
Ruas selanjutnya yang masih konstruksi adalah Binjai-Pangkalan Brandan dengan progres 79,9 persen, setelah seksi Binjai-Stabat telah beroperasi sepanjang 12 km.
Selanjutnya terdapat Tol Sigli-Banda Aceh (74 km) yang menyisakan dua seksi sepanjang 38 km masih konstruksi yakni ruas Blang Bintang-Baitussalam dan Sigli-Seuliemum dengan progres 81 persen.
Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menambahkan keberadaan jalan tol ini merupakan investasi pemerintah untuk jangka panjang.
Pulau Sumatera, katanya, dengan seluruh potensi dan sumber daya adalah masa depan Indonesia.
&quot;Dengan menyediakan layanan jalan tol, tujuan kita bukan sekadar infrastruktur yang terbangun, tetapi sesungguhnya membuka ruang tumbuh untuk kawasan-kawasan yang prospektif saat ini dan masa mendatang,&quot; ujar Endra.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian PUPR mencatat sebanyak enam ruas Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang 596 kilometer telah beroperasi penuh hingga Juli 2023 dan tujuh ruas lainnya sepanjang 361 km dalam tahap konstruksi.
&quot;Kehadiran jalan tol akan menurunkan biaya logistik serta memangkas waktu tempuh distribusi barang dan jasa antar wilayah,&quot; kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangannya dikutip Antara, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
5 Proyek Jalan Tol yang Diprioritaskan Selesai Dibangun Tahun Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kehadiran jalan tol, kata Basuki, juga akan mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru khususnya kawasan yang dilintasi jalan tol.
Salah satu ruas Tol Trans-Sumatera yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo dan telah beroperasi adalah Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung sepanjang 16,7 km yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp4,8 triliun.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Banyak Daerah Minta Dibuatkan Jalan Tol, Ini Alasannya

Jalan tol ini merupakan bagian dari sirip utama atau koridor pendukung pada ruas Bengkulu ke Lubuk Linggau sepanjang 95,8 km.&quot;(Jalan tol) mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru khususnya kawasan yang berada di sekitar on/off ramp jalan tol,&quot; ujar Basuki.
Sedangkan, tujuh ruas lain yang masih dalam konstruksi sepanjang 361 km yakni ruas tol Indrapura-Kisaran sepanjang 48 km dengan progres 85,5% dan target rampung pada 2023.
Selanjutnya, ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi sepanjang 143 km dengan progres 84,26% yang ditargetkan rampung akhir 2023.
Ruas lainnya yang masih tahap konstruksi adalah Tol Simpang Indralaya-Prabumulih sepanjang 64 km dan ditargetkan siap operasi dalam waktu dekat.
Sementara, di ruas Pekanbaru-Padang, terdapat dua seksi yang masih konstruksi, yakni Seksi Bangkinang-Koto Kampar (24 km) dengan progres 74,8 persen dan Seksi Padang-Sicincin (37 km) dengan progres 32,6%. Sebelumnya, untuk Seksi Pekanbaru-Bangkinang telah beroperasi sepanjang 31 km.
Ruas selanjutnya yang masih konstruksi adalah Binjai-Pangkalan Brandan dengan progres 79,9 persen, setelah seksi Binjai-Stabat telah beroperasi sepanjang 12 km.
Selanjutnya terdapat Tol Sigli-Banda Aceh (74 km) yang menyisakan dua seksi sepanjang 38 km masih konstruksi yakni ruas Blang Bintang-Baitussalam dan Sigli-Seuliemum dengan progres 81 persen.
Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menambahkan keberadaan jalan tol ini merupakan investasi pemerintah untuk jangka panjang.
Pulau Sumatera, katanya, dengan seluruh potensi dan sumber daya adalah masa depan Indonesia.
&quot;Dengan menyediakan layanan jalan tol, tujuan kita bukan sekadar infrastruktur yang terbangun, tetapi sesungguhnya membuka ruang tumbuh untuk kawasan-kawasan yang prospektif saat ini dan masa mendatang,&quot; ujar Endra.</content:encoded></item></channel></rss>
