<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Singgung Salju, Jokowi Minta Dampak Cuaca Ekstrem di Papua Diselesaikan Secepatnya</title><description>Presiden Jokowi menyinggung soal cuaca ekstrem di Papua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854808/singgung-salju-jokowi-minta-dampak-cuaca-ekstrem-di-papua-diselesaikan-secepatnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854808/singgung-salju-jokowi-minta-dampak-cuaca-ekstrem-di-papua-diselesaikan-secepatnya"/><item><title>Singgung Salju, Jokowi Minta Dampak Cuaca Ekstrem di Papua Diselesaikan Secepatnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854808/singgung-salju-jokowi-minta-dampak-cuaca-ekstrem-di-papua-diselesaikan-secepatnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854808/singgung-salju-jokowi-minta-dampak-cuaca-ekstrem-di-papua-diselesaikan-secepatnya</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/320/2854808/singgung-salju-jokowi-minta-dampak-cuaca-ekstrem-di-papua-diselesaikan-secepatnya-IsQciB5552.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salju di tambang Freeport (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/320/2854808/singgung-salju-jokowi-minta-dampak-cuaca-ekstrem-di-papua-diselesaikan-secepatnya-IsQciB5552.jpg</image><title>Salju di tambang Freeport (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMC8xLzE2NzM4Mi81L3g4bHdyM2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyinggung soal cuaca ekstrem di Papua. Sebagaimana diketahui, cuaca ekstrem melanda Papua bahkan sampai turun salju di tambang Freeport.
Untuk itu, Presiden memerintahkan jajaran kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah di Papua, untuk menangani dampak cuaca ekstrem di Papua Tengah secepat-cepatnya.

BACA JUGA:
5 Fakta Ada Salju di Tambang Emas Freeport


Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan wartawan terkait upaya penanganan bencana kekeringan akibat cuaca ekstrem, yang menyebabkan gagal panen dan kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
&amp;ldquo;Saya sudah perintahkan pada Menko PMK, Menteri Sosial, BNPB dan juga di daerah, di papua untuk segera menangani secepat-cepatnya,&amp;rdquo; kata Presiden dilansir dari Antara, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Salju Turun di Tambang Freeport, BMKG Bilang Begini


Presiden menekankan, persoalan yang terjadi adalah terdapat daerah spesifik di Papua Tengah yang pada musim salju, menyebabkan tanaman tidak dapat tumbuh.
&amp;ldquo;Problemnya, supaya tahu ya, itu ada daerah spesifik yang kalau di musim salju itu yang namanya tanaman tidak ada yang tumbuh, di ketinggian yang sangat tinggi, distrik itu,&amp;rdquo; jelas Presiden.&amp;nbsp;Permasalahan lain adalah kendala terkait keamanan dalam  pendistribusian bantuan kepada masyarakat di sana. Menurut Presiden,  pesawat pengantar bantuan tidak berani turun, atas faktor keamanan.
&amp;ldquo;Sebab itu saya minta tadi TNI untuk membantu mengawal. Di sana  memang problemnya selalu seperti itu, medannya yang sangat sulit,  pesawat yang mau turun pilotnya nggak berani, sehingga problem itu yang  terjadi,&amp;rdquo; ujarnya.
Untuk diketahui cuaca ekstrem di Papua Tengah terjadi sejak Juni 2023  lalu. Saat ini dilaporkan sedikitnya enam orang meninggal dunia akibat  cuaca ekstrem yang berakibat pada gagal panen dan kelaparan di sejumlah  distrik, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yMC8xLzE2NzM4Mi81L3g4bHdyM2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyinggung soal cuaca ekstrem di Papua. Sebagaimana diketahui, cuaca ekstrem melanda Papua bahkan sampai turun salju di tambang Freeport.
Untuk itu, Presiden memerintahkan jajaran kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah di Papua, untuk menangani dampak cuaca ekstrem di Papua Tengah secepat-cepatnya.

BACA JUGA:
5 Fakta Ada Salju di Tambang Emas Freeport


Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan wartawan terkait upaya penanganan bencana kekeringan akibat cuaca ekstrem, yang menyebabkan gagal panen dan kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
&amp;ldquo;Saya sudah perintahkan pada Menko PMK, Menteri Sosial, BNPB dan juga di daerah, di papua untuk segera menangani secepat-cepatnya,&amp;rdquo; kata Presiden dilansir dari Antara, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Salju Turun di Tambang Freeport, BMKG Bilang Begini


Presiden menekankan, persoalan yang terjadi adalah terdapat daerah spesifik di Papua Tengah yang pada musim salju, menyebabkan tanaman tidak dapat tumbuh.
&amp;ldquo;Problemnya, supaya tahu ya, itu ada daerah spesifik yang kalau di musim salju itu yang namanya tanaman tidak ada yang tumbuh, di ketinggian yang sangat tinggi, distrik itu,&amp;rdquo; jelas Presiden.&amp;nbsp;Permasalahan lain adalah kendala terkait keamanan dalam  pendistribusian bantuan kepada masyarakat di sana. Menurut Presiden,  pesawat pengantar bantuan tidak berani turun, atas faktor keamanan.
&amp;ldquo;Sebab itu saya minta tadi TNI untuk membantu mengawal. Di sana  memang problemnya selalu seperti itu, medannya yang sangat sulit,  pesawat yang mau turun pilotnya nggak berani, sehingga problem itu yang  terjadi,&amp;rdquo; ujarnya.
Untuk diketahui cuaca ekstrem di Papua Tengah terjadi sejak Juni 2023  lalu. Saat ini dilaporkan sedikitnya enam orang meninggal dunia akibat  cuaca ekstrem yang berakibat pada gagal panen dan kelaparan di sejumlah  distrik, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.</content:encoded></item></channel></rss>
