<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM Lantik Pejabat Baru, Ada Purnawirawan TNI Jadi Inspektur Jenderal</title><description>Menteri ESDM Arifin Tasrif melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya  Kementerian ESDM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854891/menteri-esdm-lantik-pejabat-baru-ada-purnawirawan-tni-jadi-inspektur-jenderal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854891/menteri-esdm-lantik-pejabat-baru-ada-purnawirawan-tni-jadi-inspektur-jenderal"/><item><title>Menteri ESDM Lantik Pejabat Baru, Ada Purnawirawan TNI Jadi Inspektur Jenderal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854891/menteri-esdm-lantik-pejabat-baru-ada-purnawirawan-tni-jadi-inspektur-jenderal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/07/31/320/2854891/menteri-esdm-lantik-pejabat-baru-ada-purnawirawan-tni-jadi-inspektur-jenderal</guid><pubDate>Senin 31 Juli 2023 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/31/320/2854891/menteri-esdm-lantik-pejabat-baru-ada-purnawirawan-tni-jadi-inspektur-jenderal-aSVZlwq5Pm.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Arifin Tasrif lantik pejabat ESDM (Foto: Kementerian ESDM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/31/320/2854891/menteri-esdm-lantik-pejabat-baru-ada-purnawirawan-tni-jadi-inspektur-jenderal-aSVZlwq5Pm.jpeg</image><title>Arifin Tasrif lantik pejabat ESDM (Foto: Kementerian ESDM)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgxMC81L3g4am1vM3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ESDM dan menyerahkan Keputusan Pensiun PNS yang telah memasuki masa purnabakti. Menteri ESDM melantik Dadan Kusdiana sebagai Sekretaris Jenderal, Yudo Dwinanda Priaadi sebagai Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Bambang Suswantono sebagai Inspektur Jenderal, serta Akhmad Syakhroza sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam.
&quot;Saya ucapkan selamat kepada Saudara-Saudara yang baru saja dilantik, dengan harapan kepercayaan pimpinan yang diberikan kepada Saudara dapat dilaksanakan dan dijalankan dengan baik. Pelantikan ini sebagai bagian dan rotasi maupun mutasi dalam rangka penyegaran dan percepatan pencapaian kinerja organisasi,&quot; ujar Arifin dilansir dari laman Kementerian ESDM, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Arifin Tasrif dan Bahlil Lahadalia Digugat 2 Perusahaan Tambang, Kenapa?


Arifin juga berpesan kepada para Pejabat Tinggi Madya agar dapat segera mengkoordinasikan tugas-tugas prioritas Kementerian ESDM dan melakukan percepatan terhadap prioritas target kinerja masing-masing unit.
&quot;Saya ingin agar para pejabat Pimpinan Tinggi Madya memahami berbagai tantangan yang akan dihadapi dan sekaligus bisa menjawab tantangan itu sendiri. Setiap pejabat harus tangguh dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan, namun juga harus mampu bergerak lincah dalam melaksanakan tugas secara profesional,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Sumber Kekayaan Arifin Tasrif, Menteri ESDM Berharta Rp17 Miliar


Kepada Sekretaris Jenderal Dadan Kusdiana, Arifin berpesan agar Sekretaris Jenderal dapat mengkoordinasikan, merangkul, dan terus membangun dan memperkuat konsolidasi internal.
&quot;Termasuk di lingkungan Kementerian ESDM dan juha dengan stakeholder sektor ESDM. Sekretaris Jenderal juga diminta untuk mengkoordinasikan proses anggaran 2024 dengan tetap memprioritaskan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat, termasuk infrastruktur,&quot; tambahnya.
Kemudian, kepada Dirjen EBTKE Yudo Dwinanda Priaadi, Arifin berpesan  agar terus mengawal kepentingan Indonesia di berbagai Forum  Internasional, seperti G20 di India dan COP 28 di Persatuan Emirat Arab,  untuk mendapatkan akses yang lebih luas terhadap teknologi energi  bersih dan pendanaan murah dari segala sumber pembiayaan untuk  pelaksanaan transisi energi.
&quot;Selain itu juga mengawal peta jalan Net Zero Emission sektor energi  Indonesia di tahun 2060 sebagai bagian dari komunitas global dalam aksi  mitigasi perubahan iklim. Serta terus tingkatkan capaian sektor EBTKE,  di mana salah satunya adalah meningkatkan penetrasi EBT untuk mencapai  target EBT 23% pada tahun 2025,&quot; lanjut Arifin.
Selanjutnya, kepada Inspektur Jenderal Bambang Suswantono, Arifin  meminta untuk selalu menjaga dan melakukan pengawasan internal di  lingkungan Kementerian ESDM, serta mengawal penggunaan anggaran APBN  tahun anggaran 2023.
&quot;Terapkan manajemen resiko yang baik sehingga mampu meminimalkan  potensi kegagalan terhadap target-target program capaian yang sudah  ditetapkan terutama target capaian yang termasuk Program Strategis  Nasional,&quot; tegas Arifin.
Arifin juga berpesan kepada Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Sumber  Daya Alam Akhmad Syakhroza agar dapat memberikan masukan dan pemikiran  di bidang ekonomi dan sumber daya alam sehingga dapat membawa sektor  ESDM ke arah yang lebih baik. &quot;Yang pada akhirnya memberikan kontribusi  bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,&quot; tutur Arifin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgxMC81L3g4am1vM3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ESDM dan menyerahkan Keputusan Pensiun PNS yang telah memasuki masa purnabakti. Menteri ESDM melantik Dadan Kusdiana sebagai Sekretaris Jenderal, Yudo Dwinanda Priaadi sebagai Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Bambang Suswantono sebagai Inspektur Jenderal, serta Akhmad Syakhroza sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam.
&quot;Saya ucapkan selamat kepada Saudara-Saudara yang baru saja dilantik, dengan harapan kepercayaan pimpinan yang diberikan kepada Saudara dapat dilaksanakan dan dijalankan dengan baik. Pelantikan ini sebagai bagian dan rotasi maupun mutasi dalam rangka penyegaran dan percepatan pencapaian kinerja organisasi,&quot; ujar Arifin dilansir dari laman Kementerian ESDM, Senin (31/7/2023).

BACA JUGA:
Arifin Tasrif dan Bahlil Lahadalia Digugat 2 Perusahaan Tambang, Kenapa?


Arifin juga berpesan kepada para Pejabat Tinggi Madya agar dapat segera mengkoordinasikan tugas-tugas prioritas Kementerian ESDM dan melakukan percepatan terhadap prioritas target kinerja masing-masing unit.
&quot;Saya ingin agar para pejabat Pimpinan Tinggi Madya memahami berbagai tantangan yang akan dihadapi dan sekaligus bisa menjawab tantangan itu sendiri. Setiap pejabat harus tangguh dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan, namun juga harus mampu bergerak lincah dalam melaksanakan tugas secara profesional,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Sumber Kekayaan Arifin Tasrif, Menteri ESDM Berharta Rp17 Miliar


Kepada Sekretaris Jenderal Dadan Kusdiana, Arifin berpesan agar Sekretaris Jenderal dapat mengkoordinasikan, merangkul, dan terus membangun dan memperkuat konsolidasi internal.
&quot;Termasuk di lingkungan Kementerian ESDM dan juha dengan stakeholder sektor ESDM. Sekretaris Jenderal juga diminta untuk mengkoordinasikan proses anggaran 2024 dengan tetap memprioritaskan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat, termasuk infrastruktur,&quot; tambahnya.
Kemudian, kepada Dirjen EBTKE Yudo Dwinanda Priaadi, Arifin berpesan  agar terus mengawal kepentingan Indonesia di berbagai Forum  Internasional, seperti G20 di India dan COP 28 di Persatuan Emirat Arab,  untuk mendapatkan akses yang lebih luas terhadap teknologi energi  bersih dan pendanaan murah dari segala sumber pembiayaan untuk  pelaksanaan transisi energi.
&quot;Selain itu juga mengawal peta jalan Net Zero Emission sektor energi  Indonesia di tahun 2060 sebagai bagian dari komunitas global dalam aksi  mitigasi perubahan iklim. Serta terus tingkatkan capaian sektor EBTKE,  di mana salah satunya adalah meningkatkan penetrasi EBT untuk mencapai  target EBT 23% pada tahun 2025,&quot; lanjut Arifin.
Selanjutnya, kepada Inspektur Jenderal Bambang Suswantono, Arifin  meminta untuk selalu menjaga dan melakukan pengawasan internal di  lingkungan Kementerian ESDM, serta mengawal penggunaan anggaran APBN  tahun anggaran 2023.
&quot;Terapkan manajemen resiko yang baik sehingga mampu meminimalkan  potensi kegagalan terhadap target-target program capaian yang sudah  ditetapkan terutama target capaian yang termasuk Program Strategis  Nasional,&quot; tegas Arifin.
Arifin juga berpesan kepada Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Sumber  Daya Alam Akhmad Syakhroza agar dapat memberikan masukan dan pemikiran  di bidang ekonomi dan sumber daya alam sehingga dapat membawa sektor  ESDM ke arah yang lebih baik. &quot;Yang pada akhirnya memberikan kontribusi  bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,&quot; tutur Arifin.</content:encoded></item></channel></rss>
