<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Berpotensi Tembus Level 7.000 di Awal Agustus 2023</title><description>IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan pada hari ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855264/ihsg-berpotensi-tembus-level-7-000-di-awal-agustus-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855264/ihsg-berpotensi-tembus-level-7-000-di-awal-agustus-2023"/><item><title>IHSG Berpotensi Tembus Level 7.000 di Awal Agustus 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855264/ihsg-berpotensi-tembus-level-7-000-di-awal-agustus-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855264/ihsg-berpotensi-tembus-level-7-000-di-awal-agustus-2023</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/278/2855264/ihsg-berpotensi-tembus-level-7-000-di-awal-agustus-2023-fSwQOZTMEY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG berpotensi menguat hari ini. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/278/2855264/ihsg-berpotensi-tembus-level-7-000-di-awal-agustus-2023-fSwQOZTMEY.jpg</image><title>IHSG berpotensi menguat hari ini. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMS80LzE2ODU0MS81L3g4bXc2aGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan pada hari ini, Selasa (1/8/2023). Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.886 &amp;ndash; 7.000.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, pergerakan IHSG kembali menguat dan masih terukur, namun jika memungkinkan, lakukan profit taking.

BACA JUGA:
Melantai di Bursa, Harga Saham Royaltama Mulia (RMKO) Dibuka Naik 24,4%

&quot;Window dressing berlanjut, IHSG bergerak menguat kembali dengan estimasi target masih pada 7000,&quot; tulis William dalam analisisnya.
Menurut William, sektor industri mengalami penguatan tertinggi, dipimpin oleh saham ASII yang diapresiasi pasar setelah rilis laporan keuangan, kemudian disusul oleh UNTR.

BACA JUGA:
IPO, Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) Lepas 250 Juta Saham

&quot;Penguatan saham-saham big caps mendukung untuk penguatan indeks, namun walaupun pergerakan nampak menguat, pada dasarnya IHSG masih belum mampu mencapai level 7000,&quot; kata dia.Window dressing ini bisa saja menghasilkan IHSG yang hanya menguat terbatas, sehingga profit taking bisa terjadi dalam 2 pekan pertama di bulan Agustus 2023 ini.
Untuk faktor teknikal, William memperhatikan pergerakan IHSG yang walaupun mixed namun masih dalam tren yang terukur, dan penguatan masih berlanjut menuju level 7000.
&quot;Indikator MACD menunjukkan pergerakan IHSG mulai mendekati masa jenuh beli,&quot; ungkapnya.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 31.12 poin (+0.45%) menuju 6931,35 pada perdagangan hari Senin 31 Juli 2023.
Sebanyak 262 saham menguat, 287 saham menurun, dan 200 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 13.673T (all market).
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
MAPI, buy, support 1965, resistance 2050; 2100.
Trend following. Penguatan lanjutan di atas support MA5 dan MA20.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMS80LzE2ODU0MS81L3g4bXc2aGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan pada hari ini, Selasa (1/8/2023). Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.886 &amp;ndash; 7.000.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, pergerakan IHSG kembali menguat dan masih terukur, namun jika memungkinkan, lakukan profit taking.

BACA JUGA:
Melantai di Bursa, Harga Saham Royaltama Mulia (RMKO) Dibuka Naik 24,4%

&quot;Window dressing berlanjut, IHSG bergerak menguat kembali dengan estimasi target masih pada 7000,&quot; tulis William dalam analisisnya.
Menurut William, sektor industri mengalami penguatan tertinggi, dipimpin oleh saham ASII yang diapresiasi pasar setelah rilis laporan keuangan, kemudian disusul oleh UNTR.

BACA JUGA:
IPO, Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) Lepas 250 Juta Saham

&quot;Penguatan saham-saham big caps mendukung untuk penguatan indeks, namun walaupun pergerakan nampak menguat, pada dasarnya IHSG masih belum mampu mencapai level 7000,&quot; kata dia.Window dressing ini bisa saja menghasilkan IHSG yang hanya menguat terbatas, sehingga profit taking bisa terjadi dalam 2 pekan pertama di bulan Agustus 2023 ini.
Untuk faktor teknikal, William memperhatikan pergerakan IHSG yang walaupun mixed namun masih dalam tren yang terukur, dan penguatan masih berlanjut menuju level 7000.
&quot;Indikator MACD menunjukkan pergerakan IHSG mulai mendekati masa jenuh beli,&quot; ungkapnya.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 31.12 poin (+0.45%) menuju 6931,35 pada perdagangan hari Senin 31 Juli 2023.
Sebanyak 262 saham menguat, 287 saham menurun, dan 200 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 13.673T (all market).
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
MAPI, buy, support 1965, resistance 2050; 2100.
Trend following. Penguatan lanjutan di atas support MA5 dan MA20.</content:encoded></item></channel></rss>
