<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wih! Ternyata Pinjol Raih Laba Rp1,45 Triliun di Semester I-2023</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pekan lalu menerbitkan laporan kinerja perusahaan financial technology (fintech) pinjaman online.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855483/wih-ternyata-pinjol-raih-laba-rp1-45-triliun-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855483/wih-ternyata-pinjol-raih-laba-rp1-45-triliun-di-semester-i-2023"/><item><title>Wih! Ternyata Pinjol Raih Laba Rp1,45 Triliun di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855483/wih-ternyata-pinjol-raih-laba-rp1-45-triliun-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855483/wih-ternyata-pinjol-raih-laba-rp1-45-triliun-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Budi Nurcahyanto (Sindo TV)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/278/2855483/wih-ternyata-pinjol-raih-laba-rp1-45-triliun-di-semester-i-2023-2DMyiCOJgU.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/278/2855483/wih-ternyata-pinjol-raih-laba-rp1-45-triliun-di-semester-i-2023-2DMyiCOJgU.JPG</image><title>Ilustrasi uang. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNi8xLzE0NDM3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pekan lalu menerbitkan laporan kinerja perusahaan financial technology (fintech) pinjaman online.
Di mana, sepanjang enam bulan pertama tahun ini fintech lending membukukan laba bersih sebesar Rp1,45 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mau Ngutang di Pinjol? Coba Pikir-Pikir Dulu Ya

Dalam laporan yang dirilis, laba pada Juni 2023 menjadi raihan laba tertinggi fintech lending yakni sebesar Rp450,01 miliar.

Kondisi itu berbanding terbalik dari Juni 2022 lalu yang masih mencatatkan rugi sebesar Rp146,23 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Catat Penurunan Aduan Pinjol Ilegal pada Juni 2023

Pada Juni 2023, fintech lending membukukan pendapatan operasional sebesar Rp5,67 triliun.

Secara rinci, pendapatan atas pengembalian pinjaman tercatat sebesar Rp4,75 triliun, pendapatan atas pemberian pinjaman sebesar Rp797,98 miliar, serta pendapatan atas denda sebesar Rp123,51 miliar.

Sementara itu, total beban operasional penyelenggara fintech lending naik 24,74% pada Juni 2023 menjadi Rp4,92 triliun, dari periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp3,94 triliun.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Diminta Pertimbangkan Rencana Cabut Moratorium Izin Pinjol


Per Juni 2023, OJK mencatat sebanyak 102 pemain fintech lending dengan total aset mencapai Rp6,82 triliun.

Angka itu meningkat 43,62% secara tahunan dari sebelumnya sebesar Rp4,75 triliun.



Adapun, total liabilitas tercatat sebesar Rp3,48 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,34 triliun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNi8xLzE0NDM3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pekan lalu menerbitkan laporan kinerja perusahaan financial technology (fintech) pinjaman online.
Di mana, sepanjang enam bulan pertama tahun ini fintech lending membukukan laba bersih sebesar Rp1,45 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mau Ngutang di Pinjol? Coba Pikir-Pikir Dulu Ya

Dalam laporan yang dirilis, laba pada Juni 2023 menjadi raihan laba tertinggi fintech lending yakni sebesar Rp450,01 miliar.

Kondisi itu berbanding terbalik dari Juni 2022 lalu yang masih mencatatkan rugi sebesar Rp146,23 miliar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Catat Penurunan Aduan Pinjol Ilegal pada Juni 2023

Pada Juni 2023, fintech lending membukukan pendapatan operasional sebesar Rp5,67 triliun.

Secara rinci, pendapatan atas pengembalian pinjaman tercatat sebesar Rp4,75 triliun, pendapatan atas pemberian pinjaman sebesar Rp797,98 miliar, serta pendapatan atas denda sebesar Rp123,51 miliar.

Sementara itu, total beban operasional penyelenggara fintech lending naik 24,74% pada Juni 2023 menjadi Rp4,92 triliun, dari periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp3,94 triliun.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Diminta Pertimbangkan Rencana Cabut Moratorium Izin Pinjol


Per Juni 2023, OJK mencatat sebanyak 102 pemain fintech lending dengan total aset mencapai Rp6,82 triliun.

Angka itu meningkat 43,62% secara tahunan dari sebelumnya sebesar Rp4,75 triliun.



Adapun, total liabilitas tercatat sebesar Rp3,48 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,34 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
