<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tower Bersama (TBIG) Cetak Laba Rp688,79 Miliar Turun 16,62% di Semester I-2023</title><description>PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) cetak laba bersih sebesar Rp688,79 miliar di semester pertama tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855500/tower-bersama-tbig-cetak-laba-rp688-79-miliar-turun-16-62-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855500/tower-bersama-tbig-cetak-laba-rp688-79-miliar-turun-16-62-di-semester-i-2023"/><item><title>Tower Bersama (TBIG) Cetak Laba Rp688,79 Miliar Turun 16,62% di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855500/tower-bersama-tbig-cetak-laba-rp688-79-miliar-turun-16-62-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/278/2855500/tower-bersama-tbig-cetak-laba-rp688-79-miliar-turun-16-62-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/278/2855500/tower-bersama-tbig-cetak-laba-rp688-79-miliar-turun-16-62-di-semester-i-2023-F4kBiNm2ZM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba TBIG turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/278/2855500/tower-bersama-tbig-cetak-laba-rp688-79-miliar-turun-16-62-di-semester-i-2023-F4kBiNm2ZM.jpg</image><title>Laba TBIG turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) cetak laba bersih sebesar Rp688,79 miliar di semester pertama tahun 2023. Laba TBIG turun 16,62% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp826,14 miliar.
Sementara itu, pendapatan perseroan juga mengalami koreksi 0,71% menjadi sebesar Rp3,27 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp3,30 triliun. Secara rinci, pendapatan lini bisnis menara telekomunikasi menyumbang sebesar Rp3,14 triliun, lini bisnis serat optik mencatatkan pendapatan sebesar Rp134 miliar, dan properti investasi menyumbang sebesar Rp2,83 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Anthony Salim (ICBP) Raup Laba Rp5,72 Triliun di Semester I-2023


Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan TBIG per Juni 2023 tercatat sebesar Rp773,26 miliar, turun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp924,08 miliar. Kemudian, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp343,78 miliar.
Lebih lanjut, TBIG memiliki 41.428 penyewaan dan 22.136 sites telekomunikasi per 30 Juni 2023. Adapun sites telekomunikasi milik perseroan terdiri dari 22.026 menara telekomunikasi dan 110 jaringan DAS.

BACA JUGA:
Emiten Perkebunan Dharma Satya (DSNG) Raup Laba Rp360,01 Miliar


&amp;ldquo;Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 41.318, maka rasio kolokasi atau tenancy ratio perseroan menjadi 1,88 kali,&amp;rdquo; kata CEO TBIG, Hardi Wijaya Liong dalam siaran pers, Selasa (1/8/2023).Hardi mengungkapkan, sepanjang semester pertama ini TBIG menambah  1.605 penyewaan kotor yang terdiri dari 347 sites telekomunikasi dan  1,258 kolokasi. Sementara itu, penambahan penyewaan bersih dari grup  lebih rendah pada semester ini.
&amp;ldquo;Terutama karena beberapa penyewaan yang habis masa sewanya tidak  diperpanjang oleh IOH, karena mereka mengkonfigurasi ulang jaringan  mereka setelah merger antara Indosat dan Hutchison 3 Indonesia,&amp;rdquo; ujar  Hardi.
Per 30 Juni 2023, total nilai aset TBIG tercatat sebesar Rp43,61  triliun, naik 1,10% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp43,13  triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp32,31 triliun  dan ekuitas sebesar Rp11,30 triliun.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) cetak laba bersih sebesar Rp688,79 miliar di semester pertama tahun 2023. Laba TBIG turun 16,62% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp826,14 miliar.
Sementara itu, pendapatan perseroan juga mengalami koreksi 0,71% menjadi sebesar Rp3,27 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp3,30 triliun. Secara rinci, pendapatan lini bisnis menara telekomunikasi menyumbang sebesar Rp3,14 triliun, lini bisnis serat optik mencatatkan pendapatan sebesar Rp134 miliar, dan properti investasi menyumbang sebesar Rp2,83 miliar.

BACA JUGA:
Emiten Anthony Salim (ICBP) Raup Laba Rp5,72 Triliun di Semester I-2023


Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan TBIG per Juni 2023 tercatat sebesar Rp773,26 miliar, turun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp924,08 miliar. Kemudian, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp343,78 miliar.
Lebih lanjut, TBIG memiliki 41.428 penyewaan dan 22.136 sites telekomunikasi per 30 Juni 2023. Adapun sites telekomunikasi milik perseroan terdiri dari 22.026 menara telekomunikasi dan 110 jaringan DAS.

BACA JUGA:
Emiten Perkebunan Dharma Satya (DSNG) Raup Laba Rp360,01 Miliar


&amp;ldquo;Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 41.318, maka rasio kolokasi atau tenancy ratio perseroan menjadi 1,88 kali,&amp;rdquo; kata CEO TBIG, Hardi Wijaya Liong dalam siaran pers, Selasa (1/8/2023).Hardi mengungkapkan, sepanjang semester pertama ini TBIG menambah  1.605 penyewaan kotor yang terdiri dari 347 sites telekomunikasi dan  1,258 kolokasi. Sementara itu, penambahan penyewaan bersih dari grup  lebih rendah pada semester ini.
&amp;ldquo;Terutama karena beberapa penyewaan yang habis masa sewanya tidak  diperpanjang oleh IOH, karena mereka mengkonfigurasi ulang jaringan  mereka setelah merger antara Indosat dan Hutchison 3 Indonesia,&amp;rdquo; ujar  Hardi.
Per 30 Juni 2023, total nilai aset TBIG tercatat sebesar Rp43,61  triliun, naik 1,10% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp43,13  triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp32,31 triliun  dan ekuitas sebesar Rp11,30 triliun.
</content:encoded></item></channel></rss>
