<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angkat Rosan Roeslani Jadi Wakil Komisaris Utama Pertamina, Ini Alasan Erick Thohir</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir membahas soal alasan pengangkatan Rosan Perkasa Roeslani sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855693/angkat-rosan-roeslani-jadi-wakil-komisaris-utama-pertamina-ini-alasan-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855693/angkat-rosan-roeslani-jadi-wakil-komisaris-utama-pertamina-ini-alasan-erick-thohir"/><item><title>Angkat Rosan Roeslani Jadi Wakil Komisaris Utama Pertamina, Ini Alasan Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855693/angkat-rosan-roeslani-jadi-wakil-komisaris-utama-pertamina-ini-alasan-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855693/angkat-rosan-roeslani-jadi-wakil-komisaris-utama-pertamina-ini-alasan-erick-thohir</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/320/2855693/angkat-rosan-roeslani-jadi-wakil-komisaris-utama-pertamina-ini-alasan-erick-thohir-TiLLwVpfMR.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rosan Roeslani. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/320/2855693/angkat-rosan-roeslani-jadi-wakil-komisaris-utama-pertamina-ini-alasan-erick-thohir-TiLLwVpfMR.JPG</image><title>Rosan Roeslani. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNy8xLzE2ODE2Ny81L3g4bWt0MTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membahas soal alasan pengangkatan Rosan Perkasa Roeslani sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Menurutnya, Rosan adalah sosok yang bertanggung jawab.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Selesaikan Masalah Utang Istana Karya, Ini Skemanya

Pengangkatan eks Ketua Kadin sebagai petinggi di BUMN minyak dan gas bumi (migas) itu tak berselang lama setelah dirinyanya dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wakil Menteri BUMN pada 17 Juli 2023 lalu.

&quot;Sama Pak Rosan memang bertanggung jawab dengan finansial dan lain-lain, tapi tidak ada salahnya dong saya double decker,&quot; ujar Erick saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa (1/8/2023).

Menurutnya, bukan satu masalah jika Wakil Menteri BUMN juga menjadi petinggi perseroan negara. Hal ini bagian dari skema pengawasan terhadap perusahaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Minta Milenial BUMN Tangani Isu Kebersihan

Dia mencontohkan Pahala Nugraha Mansury yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN I sekaligus Wakil Komisaris Utama Pertamina.

&quot;Loh kan emang biasa? Waktu itu Pak Pahala Wakomut mana? Tunggu saya belum selesai nanya, pak Pahala, waktu itu Wakomut mana? Pertamina, boleh kan? Boleh,&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Rombak Susunan Komisaris Pertamina, Ahok Tak Tergantikan Tetap Jadi Komut


Perihal Wamen BUMN II yang ditempatkan sebagai Wakil Komisaris Utama, Erick beralasan hanya soal crossing saja dan mensinergikan antara Wakil Menteri BUMN.



&quot;Artinya para Wamen saling bersinergi, saling mengawasi, bukan gak percaya sama Wamen ya, ini crossing, jadi bisa saling melihat dan mendukung,&quot; ucap dia.



&quot;Jadi tidak Wamen saya juga 'oh ini klaster saya anda gak boleh pegang. Oh ini klaster saya anda gak boleh pegang', nggak, setelah kita jaga kekompakan di bawah, di menengah, di Wamen juga harus kompak, apalagi ada wamen baru harus kompak,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNy8xLzE2ODE2Ny81L3g4bWt0MTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membahas soal alasan pengangkatan Rosan Perkasa Roeslani sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Menurutnya, Rosan adalah sosok yang bertanggung jawab.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Selesaikan Masalah Utang Istana Karya, Ini Skemanya

Pengangkatan eks Ketua Kadin sebagai petinggi di BUMN minyak dan gas bumi (migas) itu tak berselang lama setelah dirinyanya dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wakil Menteri BUMN pada 17 Juli 2023 lalu.

&quot;Sama Pak Rosan memang bertanggung jawab dengan finansial dan lain-lain, tapi tidak ada salahnya dong saya double decker,&quot; ujar Erick saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa (1/8/2023).

Menurutnya, bukan satu masalah jika Wakil Menteri BUMN juga menjadi petinggi perseroan negara. Hal ini bagian dari skema pengawasan terhadap perusahaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Minta Milenial BUMN Tangani Isu Kebersihan

Dia mencontohkan Pahala Nugraha Mansury yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN I sekaligus Wakil Komisaris Utama Pertamina.

&quot;Loh kan emang biasa? Waktu itu Pak Pahala Wakomut mana? Tunggu saya belum selesai nanya, pak Pahala, waktu itu Wakomut mana? Pertamina, boleh kan? Boleh,&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Rombak Susunan Komisaris Pertamina, Ahok Tak Tergantikan Tetap Jadi Komut


Perihal Wamen BUMN II yang ditempatkan sebagai Wakil Komisaris Utama, Erick beralasan hanya soal crossing saja dan mensinergikan antara Wakil Menteri BUMN.



&quot;Artinya para Wamen saling bersinergi, saling mengawasi, bukan gak percaya sama Wamen ya, ini crossing, jadi bisa saling melihat dan mendukung,&quot; ucap dia.



&quot;Jadi tidak Wamen saya juga 'oh ini klaster saya anda gak boleh pegang. Oh ini klaster saya anda gak boleh pegang', nggak, setelah kita jaga kekompakan di bawah, di menengah, di Wamen juga harus kompak, apalagi ada wamen baru harus kompak,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
