<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Tak Tarik Utang hingga Rp350 Triliun</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa penerbitan utang tahun ini akan dikurangi hingga Rp350 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855801/sri-mulyani-tak-tarik-utang-hingga-rp350-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855801/sri-mulyani-tak-tarik-utang-hingga-rp350-triliun"/><item><title>Sri Mulyani Tak Tarik Utang hingga Rp350 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855801/sri-mulyani-tak-tarik-utang-hingga-rp350-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/320/2855801/sri-mulyani-tak-tarik-utang-hingga-rp350-triliun</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 20:41 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/320/2855801/sri-mulyani-tak-tarik-utang-hingga-rp350-triliun-yZ8IgLov3w.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/320/2855801/sri-mulyani-tak-tarik-utang-hingga-rp350-triliun-yZ8IgLov3w.JPG</image><title>Sri Mulyani. (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa penerbitan utang tahun ini akan dikurangi hingga Rp350 triliun dari yang tadinya Rp712,9 triliun.
Sehingga, kata Sri totalnya hanya sebesar Rp362,9 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bawa Kabar Buruk! Sri Mulyani: Dunia Akan Gelap Gulita Tahun Ini

&quot;Jadi kita menurunkan sangat drastis, 50% sendiri, hampir 50% ya,&quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK di Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Sehingga, kata dia, penerbitan SBN akan menurun cukup tajam. Outlook untuk akhir tahun pun belum ada kepastiannya.
&quot;Outlook sampai akhir tahun ya nanti kita lihat, ini kan berdasarkan outlook defisit yang kami sampaikan 2,28% dari PDB,&quot; ucap Sri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani: Insentif Inflasi Rp1 Triliun Tak Boleh untuk Tambah Gaji

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan melihat realisasinya sampai dengan Juli ini yang masih surplus dan masih bagus. &quot;Tapi nanti seperti yang biasa, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) akselerasinya akan sangat tinggi pada kuartal terakhir,&quot; tambah Sri.Namun, di sisi lain, Sri menyampaikan bahwa penerimaan juga biasanya cukup tinggi pada bulan-bulan terakhir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Guyur Rp3 Triliun untuk Daerah Berprestasi

&quot;Jadi nanti ini akan balancing, namun kami sudah cukup optimis kemarin pada review pertengahan tahun bahwa issuance utang negara, SBN kita, akan turun Rp350 triliun atau sekitar 50% dari yang tadinya di dalam APBN kita,&quot; katanya.
Dengan penghematan ini, dia berharap kinerja SBN menjadi bagus, menjaga agar yieldnya bisa lebih kompetitif untuk kemudian cost of fund-nya menjadi lebih baik.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa penerbitan utang tahun ini akan dikurangi hingga Rp350 triliun dari yang tadinya Rp712,9 triliun.
Sehingga, kata Sri totalnya hanya sebesar Rp362,9 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bawa Kabar Buruk! Sri Mulyani: Dunia Akan Gelap Gulita Tahun Ini

&quot;Jadi kita menurunkan sangat drastis, 50% sendiri, hampir 50% ya,&quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK di Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Sehingga, kata dia, penerbitan SBN akan menurun cukup tajam. Outlook untuk akhir tahun pun belum ada kepastiannya.
&quot;Outlook sampai akhir tahun ya nanti kita lihat, ini kan berdasarkan outlook defisit yang kami sampaikan 2,28% dari PDB,&quot; ucap Sri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani: Insentif Inflasi Rp1 Triliun Tak Boleh untuk Tambah Gaji

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan melihat realisasinya sampai dengan Juli ini yang masih surplus dan masih bagus. &quot;Tapi nanti seperti yang biasa, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) akselerasinya akan sangat tinggi pada kuartal terakhir,&quot; tambah Sri.Namun, di sisi lain, Sri menyampaikan bahwa penerimaan juga biasanya cukup tinggi pada bulan-bulan terakhir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Guyur Rp3 Triliun untuk Daerah Berprestasi

&quot;Jadi nanti ini akan balancing, namun kami sudah cukup optimis kemarin pada review pertengahan tahun bahwa issuance utang negara, SBN kita, akan turun Rp350 triliun atau sekitar 50% dari yang tadinya di dalam APBN kita,&quot; katanya.
Dengan penghematan ini, dia berharap kinerja SBN menjadi bagus, menjaga agar yieldnya bisa lebih kompetitif untuk kemudian cost of fund-nya menjadi lebih baik.</content:encoded></item></channel></rss>
