<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Hal Penting saat Menghitung Laporan Keuangan</title><description>Enam hal penting yang harus diperhatikan saat menghitung laporan keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/622/2855572/6-hal-penting-saat-menghitung-laporan-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/622/2855572/6-hal-penting-saat-menghitung-laporan-keuangan"/><item><title>6 Hal Penting saat Menghitung Laporan Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/622/2855572/6-hal-penting-saat-menghitung-laporan-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/01/622/2855572/6-hal-penting-saat-menghitung-laporan-keuangan</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2023 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/622/2855572/6-hal-penting-saat-menghitung-laporan-keuangan-QCvlJ5Rc5P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips menyusun laporan keuangan perusahaan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/622/2855572/6-hal-penting-saat-menghitung-laporan-keuangan-QCvlJ5Rc5P.jpg</image><title>Tips menyusun laporan keuangan perusahaan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Enam hal penting yang harus diperhatikan saat menghitung laporan keuangan. Pertengahan tahun adalah waktu yang tepat bagi perusahaan untuk meninjau kinerja selama enam bulan pertama dan memutuskan untuk menjaga atau mengubah strategi bisnis sehingga target tetap tercapai di penghujung semester kedua.
Chief Operating Officer (COO)Mekari Anthony Kosasih, mengatakan bahwa semester pertama 2023 menjadi realisasi penguatan ekonomi Indonesia yang sudah diprediksi sejak akhir tahun lalu.

BACA JUGA:
BEI Denda Krakatau Steel (KRAS) Rp150 Juta Gegara Laporan Keuangan

&amp;ldquo;Banyak hal krusial terjadi di semester pertama, mulai dari pencabutan status pandemi COVID-19 hingga laju stabil pertumbuhan ekonomi. Pergerakan indikator-indikator ekonomi, sosial, dan politik tersebut berpengaruh besar pada arah bisnis di paruh kedua, sehingga perusahaan perlu menyesuaikan strategi jika perlu agar bisa mengoptimalkan kesempatan pasar yang bermunculan,&amp;rdquo; kata Anthony, Selasa (1/8/2023).
Dia menjelaskan, untuk mengejar pertumbuhan optimal, perusahaan harus melakukan tinjauan bisnis tengah tahun yang tidak saja melihat indikator umum seperti laba rugi, namun juga indikator yang terkadang luput dari perhatian meskipun sama-sama berpengaruh pada kelancaran bisnis.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Happy Laporan Keuangan BUN-Kemenkeu Raih Opini WTP


&amp;ldquo;Kejelian perusahaan dalam melihat kontribusi setiap elemen pada keseluruhan bisnis akan membantu perusahaan untuk mengatur strategi dengan presisi,&amp;rdquo; katanya.
Berikut enam hal yang perlu ditelaah perusahaan saat meninjau kinerja pertengahan semester.
1.	Pastikan akurasi finansial
Pemerintah Indonesia telah menerbitkan sejumlah kebijakan baru, seperti kebijakan pajak natura, yang akan berdampak pada tata cara pembukuan perusahaan. Perubahan kebijakan yang akan terus terjadi sepanjang tahun menuntut kesiapan perusahaan untuk memperbarui perhitungan laporan keuangan agar pembukuan perusahaan selalu akurat dan sesuai aturan yang berlaku.
&amp;ldquo;Di sini, perusahaan yang menggunakan software akuntansi berbasis awan akan merasakan kemudahan lebih jika dibanding perusahaan yang melakukan akuntansi secara manual karena software berbasis awan akan secara otomatis memperbarui semua formula pembukuan begitu ada kebijakan baru,&amp;rdquo; kata Anthony.2.	Pertimbangkan sumber permodalan baru
Suntikan modal segar akan sangat berpengaruh pada kemampuan  perusahaan untuk mencapai potensi pertumbuhan yang tinggi. Saat meninjau  kinerja semester pertama, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan  perlunya menambah modal untuk semester berikutnya, serta mengeksplorasi  sumber-sumber modal alternatif dan terpercaya yang kini tersedia di  pasar.
3.	Evaluasi kesiapan infrastruktur teknologi
Perusahaan harus mulai menyiapkan diri untuk mengadopsi teknologi  masa depan, yaitu kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI),  yang akan merambah ke berbagai industri. Bukan saja sebatas peningkatan  infrastruktur IT dan perangkat lunak, perusahaan juga harus mendorong  mindset dan kemampuan di semua tim, mulai dari HR hingga akuntansi dan  legal, bahwa penguasaan AI akan memperlancar pekerjaan.
&amp;ldquo;Perusahaan yang ingin menerapkan teknologi AI dengan mudah dan cepat  bisa berkolaborasi dengan penyedia solusi digital yang sudah piawai  dalam membantu bisnis mengintegrasi AI ke ekosistem teknologi  perusahaan,&amp;rdquo; lanjut Anthony.
4.	Perkuat tim untuk menghadapi tantangan baru
Perusahaan membutuhkan tim yang solid untuk menghadapi tantangan baru  di pasar. Berdasarkan target akhir tahun yang ingin dicapai, perusahaan  perlu meninjau perencanaan sumber daya manusia (SDM), atau manpower  planning. Selain itu, perusahaan harus mengembangkan kemampuan karyawan  yang ada, atau talent development, untuk memastikan bahwa perusahaan  memiliki talenta-talenta yang dapat mendukung arah bisnis.

5.	Evaluasi mitra dan jejaringan bisnis
Memiliki mitra dan jejaring bisnis yang dapat diandalkan akan  membantu perusahaan untuk mencapai tujuan. Karena itu, perusahaan perlu  mengevaluasi apakah mitra dan jejaring bisnis, termasuk para penyedia  teknologi, sudah memberikan produk dan layanan yang memfasilitasi  pertumbuhan perusahaan kini dan nanti.
6.	Perusahaan harus memanfaatkan semua data
Misalnya, umpan balik dari pelanggan dapat disatukan dengan data  penjualan sehingga perusahaan dapat memetakan tipe dan kebutuhan setiap  segmen konsumen.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Enam hal penting yang harus diperhatikan saat menghitung laporan keuangan. Pertengahan tahun adalah waktu yang tepat bagi perusahaan untuk meninjau kinerja selama enam bulan pertama dan memutuskan untuk menjaga atau mengubah strategi bisnis sehingga target tetap tercapai di penghujung semester kedua.
Chief Operating Officer (COO)Mekari Anthony Kosasih, mengatakan bahwa semester pertama 2023 menjadi realisasi penguatan ekonomi Indonesia yang sudah diprediksi sejak akhir tahun lalu.

BACA JUGA:
BEI Denda Krakatau Steel (KRAS) Rp150 Juta Gegara Laporan Keuangan

&amp;ldquo;Banyak hal krusial terjadi di semester pertama, mulai dari pencabutan status pandemi COVID-19 hingga laju stabil pertumbuhan ekonomi. Pergerakan indikator-indikator ekonomi, sosial, dan politik tersebut berpengaruh besar pada arah bisnis di paruh kedua, sehingga perusahaan perlu menyesuaikan strategi jika perlu agar bisa mengoptimalkan kesempatan pasar yang bermunculan,&amp;rdquo; kata Anthony, Selasa (1/8/2023).
Dia menjelaskan, untuk mengejar pertumbuhan optimal, perusahaan harus melakukan tinjauan bisnis tengah tahun yang tidak saja melihat indikator umum seperti laba rugi, namun juga indikator yang terkadang luput dari perhatian meskipun sama-sama berpengaruh pada kelancaran bisnis.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Happy Laporan Keuangan BUN-Kemenkeu Raih Opini WTP


&amp;ldquo;Kejelian perusahaan dalam melihat kontribusi setiap elemen pada keseluruhan bisnis akan membantu perusahaan untuk mengatur strategi dengan presisi,&amp;rdquo; katanya.
Berikut enam hal yang perlu ditelaah perusahaan saat meninjau kinerja pertengahan semester.
1.	Pastikan akurasi finansial
Pemerintah Indonesia telah menerbitkan sejumlah kebijakan baru, seperti kebijakan pajak natura, yang akan berdampak pada tata cara pembukuan perusahaan. Perubahan kebijakan yang akan terus terjadi sepanjang tahun menuntut kesiapan perusahaan untuk memperbarui perhitungan laporan keuangan agar pembukuan perusahaan selalu akurat dan sesuai aturan yang berlaku.
&amp;ldquo;Di sini, perusahaan yang menggunakan software akuntansi berbasis awan akan merasakan kemudahan lebih jika dibanding perusahaan yang melakukan akuntansi secara manual karena software berbasis awan akan secara otomatis memperbarui semua formula pembukuan begitu ada kebijakan baru,&amp;rdquo; kata Anthony.2.	Pertimbangkan sumber permodalan baru
Suntikan modal segar akan sangat berpengaruh pada kemampuan  perusahaan untuk mencapai potensi pertumbuhan yang tinggi. Saat meninjau  kinerja semester pertama, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan  perlunya menambah modal untuk semester berikutnya, serta mengeksplorasi  sumber-sumber modal alternatif dan terpercaya yang kini tersedia di  pasar.
3.	Evaluasi kesiapan infrastruktur teknologi
Perusahaan harus mulai menyiapkan diri untuk mengadopsi teknologi  masa depan, yaitu kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI),  yang akan merambah ke berbagai industri. Bukan saja sebatas peningkatan  infrastruktur IT dan perangkat lunak, perusahaan juga harus mendorong  mindset dan kemampuan di semua tim, mulai dari HR hingga akuntansi dan  legal, bahwa penguasaan AI akan memperlancar pekerjaan.
&amp;ldquo;Perusahaan yang ingin menerapkan teknologi AI dengan mudah dan cepat  bisa berkolaborasi dengan penyedia solusi digital yang sudah piawai  dalam membantu bisnis mengintegrasi AI ke ekosistem teknologi  perusahaan,&amp;rdquo; lanjut Anthony.
4.	Perkuat tim untuk menghadapi tantangan baru
Perusahaan membutuhkan tim yang solid untuk menghadapi tantangan baru  di pasar. Berdasarkan target akhir tahun yang ingin dicapai, perusahaan  perlu meninjau perencanaan sumber daya manusia (SDM), atau manpower  planning. Selain itu, perusahaan harus mengembangkan kemampuan karyawan  yang ada, atau talent development, untuk memastikan bahwa perusahaan  memiliki talenta-talenta yang dapat mendukung arah bisnis.

5.	Evaluasi mitra dan jejaringan bisnis
Memiliki mitra dan jejaring bisnis yang dapat diandalkan akan  membantu perusahaan untuk mencapai tujuan. Karena itu, perusahaan perlu  mengevaluasi apakah mitra dan jejaring bisnis, termasuk para penyedia  teknologi, sudah memberikan produk dan layanan yang memfasilitasi  pertumbuhan perusahaan kini dan nanti.
6.	Perusahaan harus memanfaatkan semua data
Misalnya, umpan balik dari pelanggan dapat disatukan dengan data  penjualan sehingga perusahaan dapat memetakan tipe dan kebutuhan setiap  segmen konsumen.
</content:encoded></item></channel></rss>
