<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramayana (RALS) Raup Laba Rp246,67 Miliar, Turun 13,76% di Semester I-2023</title><description>PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) meraup laba Rp246,67 miliar pada semester I-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856030/ramayana-rals-raup-laba-rp246-67-miliar-turun-13-76-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856030/ramayana-rals-raup-laba-rp246-67-miliar-turun-13-76-di-semester-i-2023"/><item><title>Ramayana (RALS) Raup Laba Rp246,67 Miliar, Turun 13,76% di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856030/ramayana-rals-raup-laba-rp246-67-miliar-turun-13-76-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856030/ramayana-rals-raup-laba-rp246-67-miliar-turun-13-76-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/278/2856030/ramayana-rals-raup-laba-rp246-67-miliar-turun-13-76-di-semester-i-2023-TqZOFK113I.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba ramayana turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/278/2856030/ramayana-rals-raup-laba-rp246-67-miliar-turun-13-76-di-semester-i-2023-TqZOFK113I.jpeg</image><title>Laba ramayana turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) meraup laba Rp246,67 miliar pada semester I-2023. Laba RALS turun sebesar 13,76% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp286,03 miliar.
Sejalan dengan laba, pendapatan perseroan di semester pertama tahun ini juga mengalami penyusutan sebesar 10,33% menjadi Rp1,66 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,85 triliun. Secara rinci, penjualan barang beli putus tercatat sebesar Rp1,22 triliun dan komisi penjualan konsinyasi tercatat sebesar Rp434,49 miliar.

BACA JUGA:
Ramayana Lestari Sentosa (RALS) Bagikan Dividen Rp307,4 Miliar, Ini Jadwalnya


Adapun kontributor penjualan terbesar berasal dari wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dengan nilai Rp1,10 triliun. Sementara itu, wilayah Sumatera berkontribusi sebesar Rp259,82 miliar, wilayah Sulawesi dan Papua menyumbang sebesar Rp159,54 miliar, dan wilayah Kalimantan sebesar Rp140,79 miliar.

BACA JUGA:
Ramayana (RALS) Kantongi Laba Rp351,99 Miliar di 2022


Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan barang beli putus tercatat sebesar Rp794,41 miliar, turun dari sebelumnya Rp938,44 miliar. Kemudian, beban penjualan tercatat sebesar Rp11,69 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp605,83 miliar.
Total nilai aset RALS hingga Juni 2023 turun 6,48% menjadi Rp4,89 triliun, dari posisi akhir tahun 2022 lalu yang sebesar Rp5,23 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,26 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,63 triliun.
Untuk meningkatkan kinerja, perseroan menjalankan sejumlah strategi  antara lain dengan mengoptimalkan penjualan secara daring atau online.  Hal ini dilakukan melihat bahwa tren belanja pelanggan yang datang  langsung ke gerai semakin menurun.
Perseroan pun berupaya memaksimalkan penjualan online melalui layanan  pesan antar yang terdapat pada aplikasi Ramayana Member Card, WhatsApp,  serta berkolaborasi dengan platform e-commerce di Indonesia. Selain  itu, perseroan juga mempertahankan gerai offline yang sudah ada, juga  menambah gerai baru.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) meraup laba Rp246,67 miliar pada semester I-2023. Laba RALS turun sebesar 13,76% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp286,03 miliar.
Sejalan dengan laba, pendapatan perseroan di semester pertama tahun ini juga mengalami penyusutan sebesar 10,33% menjadi Rp1,66 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,85 triliun. Secara rinci, penjualan barang beli putus tercatat sebesar Rp1,22 triliun dan komisi penjualan konsinyasi tercatat sebesar Rp434,49 miliar.

BACA JUGA:
Ramayana Lestari Sentosa (RALS) Bagikan Dividen Rp307,4 Miliar, Ini Jadwalnya


Adapun kontributor penjualan terbesar berasal dari wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dengan nilai Rp1,10 triliun. Sementara itu, wilayah Sumatera berkontribusi sebesar Rp259,82 miliar, wilayah Sulawesi dan Papua menyumbang sebesar Rp159,54 miliar, dan wilayah Kalimantan sebesar Rp140,79 miliar.

BACA JUGA:
Ramayana (RALS) Kantongi Laba Rp351,99 Miliar di 2022


Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan barang beli putus tercatat sebesar Rp794,41 miliar, turun dari sebelumnya Rp938,44 miliar. Kemudian, beban penjualan tercatat sebesar Rp11,69 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp605,83 miliar.
Total nilai aset RALS hingga Juni 2023 turun 6,48% menjadi Rp4,89 triliun, dari posisi akhir tahun 2022 lalu yang sebesar Rp5,23 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,26 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,63 triliun.
Untuk meningkatkan kinerja, perseroan menjalankan sejumlah strategi  antara lain dengan mengoptimalkan penjualan secara daring atau online.  Hal ini dilakukan melihat bahwa tren belanja pelanggan yang datang  langsung ke gerai semakin menurun.
Perseroan pun berupaya memaksimalkan penjualan online melalui layanan  pesan antar yang terdapat pada aplikasi Ramayana Member Card, WhatsApp,  serta berkolaborasi dengan platform e-commerce di Indonesia. Selain  itu, perseroan juga mempertahankan gerai offline yang sudah ada, juga  menambah gerai baru.</content:encoded></item></channel></rss>
