<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Amblas 69,65%, PP London Sumatra (LSIP) Catat Laba Rp166,50 Miliar</title><description>Laba bersih PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) atau Lonsum amblas 69,65% sepanjang semester I 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856050/amblas-69-65-pp-london-sumatra-lsip-catat-laba-rp166-50-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856050/amblas-69-65-pp-london-sumatra-lsip-catat-laba-rp166-50-miliar"/><item><title>Amblas 69,65%, PP London Sumatra (LSIP) Catat Laba Rp166,50 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856050/amblas-69-65-pp-london-sumatra-lsip-catat-laba-rp166-50-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/278/2856050/amblas-69-65-pp-london-sumatra-lsip-catat-laba-rp166-50-miliar</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/278/2856050/amblas-69-65-pp-london-sumatra-lsip-catat-laba-rp166-50-miliar-lxhzSa6iPf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba LSIP anjlok (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/278/2856050/amblas-69-65-pp-london-sumatra-lsip-catat-laba-rp166-50-miliar-lxhzSa6iPf.jpg</image><title>Laba LSIP anjlok (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Laba bersih PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) atau Lonsum amblas 69,65% sepanjang semester I 2023. Emiten perkebunan sawit ini mencatat laba bersih sebesar Rp166,50 miliar dari sebelumnya Rp548,76 miliar.
Sementara itu, angka penjualan perseroan mengalami penurunan sebesar 7,98% dari sebelumnya Rp2,04 triliun menjadi Rp1,88 triliun. Produk minyak kelapa sawit (MKS) menyumbang pendapatan sebesar Rp 1,46 triliun.

BACA JUGA:
Laba Emiten Sawit (SIMP) Anjlok 70,8% Gegara Omzet Turun


Kemudian, penjualan inti sawit dan produk terkait sebesar Rp292,45 miliar, produk karet menyumbang sebesar Rp59,18 miliar dan pendapatan produk lainnya tercatat sebesar Rp65,72 miliar.
&amp;ldquo;Terutama karena penurunan harga jual rata-rata produk sawit yang sebagian diimbangi oleh kenaikan volume penjualan produk sawit,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur LSIP,  Benny Tjoeng dalam keterangan resminya, Selasa (1/8/2023).

BACA JUGA:
Emiten Daging (BEEF) Raup Laba Rp52 Miliar di Semester I-2023


Dari sisi produksi, perseroan mencatatkan kenaikan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 2% secara tahunan menjadi 515 ribu ton dari sebelumnya 505 ribu ton pada periode yang sama tahun 2022. Seiring dengan kenaikan produksi TBS, total produksi CPO naik 3% secara tahunan menjadi 131 ribu ton.
&amp;ldquo;Seiring berlanjutnya berbagai tantangan pada sektor agribisnis  terutama volatilitas harga komoditas dan dampak dari cuaca, Lonsum tetap  berfokus pada pengendalian biaya dan efisiensi, meningkatkan  produktivitas, serta berfokus pada praktik-praktik agrikultur yang baik  secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Benny.
Per Juni 2023, total nilai aset LSIP tercatat sebesar Rp12,51  triliun, naik tipis 0,81% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar  Rp12,41 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,78  triliun dan ekuitas sebesar Rp10,73 triliun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Laba bersih PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) atau Lonsum amblas 69,65% sepanjang semester I 2023. Emiten perkebunan sawit ini mencatat laba bersih sebesar Rp166,50 miliar dari sebelumnya Rp548,76 miliar.
Sementara itu, angka penjualan perseroan mengalami penurunan sebesar 7,98% dari sebelumnya Rp2,04 triliun menjadi Rp1,88 triliun. Produk minyak kelapa sawit (MKS) menyumbang pendapatan sebesar Rp 1,46 triliun.

BACA JUGA:
Laba Emiten Sawit (SIMP) Anjlok 70,8% Gegara Omzet Turun


Kemudian, penjualan inti sawit dan produk terkait sebesar Rp292,45 miliar, produk karet menyumbang sebesar Rp59,18 miliar dan pendapatan produk lainnya tercatat sebesar Rp65,72 miliar.
&amp;ldquo;Terutama karena penurunan harga jual rata-rata produk sawit yang sebagian diimbangi oleh kenaikan volume penjualan produk sawit,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur LSIP,  Benny Tjoeng dalam keterangan resminya, Selasa (1/8/2023).

BACA JUGA:
Emiten Daging (BEEF) Raup Laba Rp52 Miliar di Semester I-2023


Dari sisi produksi, perseroan mencatatkan kenaikan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 2% secara tahunan menjadi 515 ribu ton dari sebelumnya 505 ribu ton pada periode yang sama tahun 2022. Seiring dengan kenaikan produksi TBS, total produksi CPO naik 3% secara tahunan menjadi 131 ribu ton.
&amp;ldquo;Seiring berlanjutnya berbagai tantangan pada sektor agribisnis  terutama volatilitas harga komoditas dan dampak dari cuaca, Lonsum tetap  berfokus pada pengendalian biaya dan efisiensi, meningkatkan  produktivitas, serta berfokus pada praktik-praktik agrikultur yang baik  secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujar Benny.
Per Juni 2023, total nilai aset LSIP tercatat sebesar Rp12,51  triliun, naik tipis 0,81% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar  Rp12,41 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,78  triliun dan ekuitas sebesar Rp10,73 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
