<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Langka! Penerima Gas Elpiji 3 Kg Harus yang Berhak dan Terdaftar</title><description>Isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) menghebohkan warga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2855599/langka-penerima-gas-elpiji-3-kg-harus-yang-berhak-dan-terdaftar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2855599/langka-penerima-gas-elpiji-3-kg-harus-yang-berhak-dan-terdaftar"/><item><title>Langka! Penerima Gas Elpiji 3 Kg Harus yang Berhak dan Terdaftar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2855599/langka-penerima-gas-elpiji-3-kg-harus-yang-berhak-dan-terdaftar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2855599/langka-penerima-gas-elpiji-3-kg-harus-yang-berhak-dan-terdaftar</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 06:23 WIB</pubDate><dc:creator>Hafizhuddin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/01/320/2855599/langka-penerima-gas-elpiji-3-kg-harus-yang-berhak-dan-terdaftar-aCNQATaYg8.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Distribusi Gas Elpiji Jadi Sorotan Usai Terjadi Kelangkaan. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/01/320/2855599/langka-penerima-gas-elpiji-3-kg-harus-yang-berhak-dan-terdaftar-aCNQATaYg8.jfif</image><title>Distribusi Gas Elpiji Jadi Sorotan Usai Terjadi Kelangkaan. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMC8xLzE2ODUzMi81L3g4bXZxeTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) menghebohkan warga. Walau sudah bukan sekali dua kali terjadi, masyarakat tetap akan selalu direpotkan bila tidak memiliki gas elpiji tersimpan di rumahnya.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung ikut melakukan peninjauan ke Kota Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. Dia mendapati bahwa setidaknya di Medan bahan bakar bersubsidi tersebut sudah tersedia.

BACA JUGA:
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Menteri ESDM: Distribusi Harus Dievaluasi

&amp;ldquo;Sudah mulai diatasi pada Kamis sore dan Jumat (27 dan 28 Juli 2023). Saya apresiasi langkah cepat Pertamina,&amp;rdquo; kata Martin.

BACA JUGA:
Gas LPG 3 Kg Langka, Dirut Pertamina Sidak Pangkalan di Palembang

Martin menambahkan, Pertamina harus terus membenahi sistem elektronik untuk suplai gas Elpiji. Terutama bagi alur distribusi, mulai dari Pertamina, SPBE, Agen, dan Pangkalan sehingga stok selalu termonitor dan jika terjadi kekurangan dapat segera diisi.&quot;Sistem elektronik ini kemudian dilanjutkan untuk pembelian gas Elpiji subsidi oleh para penerima yang berhak dan telah terdaftar,&quot; kata Martin.
Dia juga meminta agar keberadaan pangkalan sebagai lini akhir pembelian bahan bakar gas bersubsidi tersebut, harus terus ditambah, khususnya pangkalan-pangkalan kecil harus diperbanyak sehingga seluruh lini penjualan masuk ke dalam sistem.
Baca Selengkapnya: Warga Diingatkan Tak Panic Buying Gas Elpiji 3 Kg</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMC8xLzE2ODUzMi81L3g4bXZxeTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) menghebohkan warga. Walau sudah bukan sekali dua kali terjadi, masyarakat tetap akan selalu direpotkan bila tidak memiliki gas elpiji tersimpan di rumahnya.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung ikut melakukan peninjauan ke Kota Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. Dia mendapati bahwa setidaknya di Medan bahan bakar bersubsidi tersebut sudah tersedia.

BACA JUGA:
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Menteri ESDM: Distribusi Harus Dievaluasi

&amp;ldquo;Sudah mulai diatasi pada Kamis sore dan Jumat (27 dan 28 Juli 2023). Saya apresiasi langkah cepat Pertamina,&amp;rdquo; kata Martin.

BACA JUGA:
Gas LPG 3 Kg Langka, Dirut Pertamina Sidak Pangkalan di Palembang

Martin menambahkan, Pertamina harus terus membenahi sistem elektronik untuk suplai gas Elpiji. Terutama bagi alur distribusi, mulai dari Pertamina, SPBE, Agen, dan Pangkalan sehingga stok selalu termonitor dan jika terjadi kekurangan dapat segera diisi.&quot;Sistem elektronik ini kemudian dilanjutkan untuk pembelian gas Elpiji subsidi oleh para penerima yang berhak dan telah terdaftar,&quot; kata Martin.
Dia juga meminta agar keberadaan pangkalan sebagai lini akhir pembelian bahan bakar gas bersubsidi tersebut, harus terus ditambah, khususnya pangkalan-pangkalan kecil harus diperbanyak sehingga seluruh lini penjualan masuk ke dalam sistem.
Baca Selengkapnya: Warga Diingatkan Tak Panic Buying Gas Elpiji 3 Kg</content:encoded></item></channel></rss>
