<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos 200 Ribu Ton Tekan Harga Beras Jadi Rp12.900/Kg Selama 3 Bulan Terakhir</title><description>I Gusti Ketut Astawa menyatakan bantuan beras yang diberikan pemerintah efektif untuk menekan fluktuasi harga beras di pasar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856015/bansos-200-ribu-ton-tekan-harga-beras-jadi-rp12-900-kg-selama-3-bulan-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856015/bansos-200-ribu-ton-tekan-harga-beras-jadi-rp12-900-kg-selama-3-bulan-terakhir"/><item><title>Bansos 200 Ribu Ton Tekan Harga Beras Jadi Rp12.900/Kg Selama 3 Bulan Terakhir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856015/bansos-200-ribu-ton-tekan-harga-beras-jadi-rp12-900-kg-selama-3-bulan-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856015/bansos-200-ribu-ton-tekan-harga-beras-jadi-rp12-900-kg-selama-3-bulan-terakhir</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856015/bansos-200-ribu-ton-tekan-harga-beras-jadi-rp12-900-kg-selama-3-bulan-terakhir-nwApOewlal.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856015/bansos-200-ribu-ton-tekan-harga-beras-jadi-rp12-900-kg-selama-3-bulan-terakhir-nwApOewlal.jpg</image><title>Bansos (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMS80LzE2ODU0MS81L3g4bXc2aGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, Badan Pangan Nasional (NFA), I Gusti Ketut Astawa menyatakan bantuan beras yang diberikan pemerintah efektif untuk menekan fluktuasi harga beras di pasar.
Ketut menjelaskan pada bulan Maret - Mei pemerintah menyalurkan 213.530 ton untuk 21,35 juta Keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut diberikan 10 kg untuk masing-masing KPM.

BACA JUGA:
Deretan Bansos yang Cair Agustus 2023, dari BLT Sekolah hingga Pangan

&quot;Dengan adanya bantuan pangan sekitar 21 juta KPM, kalau kita melihat harga di April - Juli, maka harga beras relatif stabil sebenarnya,&quot; ujar Ketut dalam diskusi Pataka secara Virtual, Rabu (2/7/2023).
Lebih lanjut, Ketut menjelaskan berdasarkan data yang dimiliki Bapanas, harga beras cenderung stabil semenjak ketika bantuan pangan masyarakat disalurkan. Harga beras sejak bulan Maret - Juli relatif stabil dengan harga rerata Rp12.900/kg.

BACA JUGA:
Bansos Peternak Cair hingga Rp14,85 Miliar

&quot;Maka ini salah satu bukti, yang bisa kira simpulkan bagwa banguan pangan beras ini punya keberhasilan intim menjaga gejolak harga,&quot; sambungnya.Menurtnya Ketut, khusus untuk komoditas beras, pada Bukan Juni 2023 Juni cukup memberikan andil/sumbangan deflasi sebesar 0,2%.
Namun demikian Ketut mengaku saat ini memang bantuan beras 10 kg untuk tiga bulan itu memang belum terlalu optimal. Akan tetapi cukup membantu masyarakat untuk mengurangi pengeluaran untuk berbelanja kebutuhan pokok.
&quot;Perhitungan kami memang belum optimal, tapi sudah memberikan pengaruh yang besar, karena sebanyak 21 juta KPM tersebut, minimal 2-3 minggu mereka tidak beli beras. Sehingga menurut kami ini relatif mengawali pola penyaluran bantuan, dan kedepan semoga bisa ditingkatkan&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8zMS80LzE2ODU0MS81L3g4bXc2aGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, Badan Pangan Nasional (NFA), I Gusti Ketut Astawa menyatakan bantuan beras yang diberikan pemerintah efektif untuk menekan fluktuasi harga beras di pasar.
Ketut menjelaskan pada bulan Maret - Mei pemerintah menyalurkan 213.530 ton untuk 21,35 juta Keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut diberikan 10 kg untuk masing-masing KPM.

BACA JUGA:
Deretan Bansos yang Cair Agustus 2023, dari BLT Sekolah hingga Pangan

&quot;Dengan adanya bantuan pangan sekitar 21 juta KPM, kalau kita melihat harga di April - Juli, maka harga beras relatif stabil sebenarnya,&quot; ujar Ketut dalam diskusi Pataka secara Virtual, Rabu (2/7/2023).
Lebih lanjut, Ketut menjelaskan berdasarkan data yang dimiliki Bapanas, harga beras cenderung stabil semenjak ketika bantuan pangan masyarakat disalurkan. Harga beras sejak bulan Maret - Juli relatif stabil dengan harga rerata Rp12.900/kg.

BACA JUGA:
Bansos Peternak Cair hingga Rp14,85 Miliar

&quot;Maka ini salah satu bukti, yang bisa kira simpulkan bagwa banguan pangan beras ini punya keberhasilan intim menjaga gejolak harga,&quot; sambungnya.Menurtnya Ketut, khusus untuk komoditas beras, pada Bukan Juni 2023 Juni cukup memberikan andil/sumbangan deflasi sebesar 0,2%.
Namun demikian Ketut mengaku saat ini memang bantuan beras 10 kg untuk tiga bulan itu memang belum terlalu optimal. Akan tetapi cukup membantu masyarakat untuk mengurangi pengeluaran untuk berbelanja kebutuhan pokok.
&quot;Perhitungan kami memang belum optimal, tapi sudah memberikan pengaruh yang besar, karena sebanyak 21 juta KPM tersebut, minimal 2-3 minggu mereka tidak beli beras. Sehingga menurut kami ini relatif mengawali pola penyaluran bantuan, dan kedepan semoga bisa ditingkatkan&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
