<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bapanas: Beras Bansos Rusak Harus Segera Diganti Bulog</title><description>Beras bantuan sosial (bansos) yang rusak harus segera di ganti Bulog.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856046/bapanas-beras-bansos-rusak-harus-segera-diganti-bulog</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856046/bapanas-beras-bansos-rusak-harus-segera-diganti-bulog"/><item><title>Bapanas: Beras Bansos Rusak Harus Segera Diganti Bulog</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856046/bapanas-beras-bansos-rusak-harus-segera-diganti-bulog</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856046/bapanas-beras-bansos-rusak-harus-segera-diganti-bulog</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856046/bapanas-beras-bansos-rusak-harus-segera-diganti-bulog-ixqtQgfRMK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beras bansos Bulog (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856046/bapanas-beras-bansos-rusak-harus-segera-diganti-bulog-ixqtQgfRMK.jpg</image><title>Beras bansos Bulog (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy80LzE1NDE5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Beras bantuan sosial (bansos) yang rusak harus segera di ganti Bulog. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan beras bantuan pemerintah yang disalurkan oleh Bulog memiliki kualitas yang baik.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa memastikan beras bantuan pemerintah yang disalurkan oleh Bulog memiliki kualitas yang baik.

BACA JUGA:
Ibu Hamil Terima Bansos Rp750 Ribu dan Lansia Dapat Rp600 Ribu di Agustus 2023 


Ketut menjelaskan hal itu sekaligus menghilangkan stigma negatif bahwa bantuan beras Pemerintah kerap diasumsikan masyarakat punya kualitas yang kurang bagus.
&quot;Sekali lagi kami sampaikan, bantuan yang diberikan kepada KPM tersebut, adalah beras dengan kualitas yang bagus sehingga tidak lagi kita stigma, setiap beras yang diberikan kepada masyarakat itu beras seolah beras jelek, kita harus hilangkan stigma itu,&quot; ujar Ketut dalam diskusi Pataka secara virtual, Rabu (2/7/2023).

BACA JUGA:
Bansos Tunai untuk Anak SD hingga SMA Masih Cair di Bulan Ini, Segini Besarannya 


Bahkan apabila ada beras bantuan pemerintah yang punya kualitas kurang baik, maka Bapanas juga sudah menginstruksikan Bulog untuk segera mengganti dengan produk yang baru.
&quot;Kalau ada saat penerimaan terjadi kekurangan atau sedikit rusak karena hujan, maka pada saat itu juga harus diganti, itulah salah satu pola yang dilakukan oleh Bulog dan diperintahkan Bapanas,&quot; sambungnya.
Ketut menambahkan Pemerintah akan kembali menggelontorkan bantuan  beras yang akan mulai disalurkan mulai pada Bulan Oktober, November, dan  Desember. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) nantinya akan  diberikan 10kg untuk 3 bulan.
Pemerintah sendiri, melalui Kementerian Keuangan menganggarkan  sebesar Rp8 triliun untuk bantuan beras yang akan disalurkan hingga  akhir tahun mendatang. Pada program bansos beras kali ini, Pemerintah  menargetkan 21,35 juta KPM bisa mendapatkan bantuan beras tersebut.
&quot;Sebagaimana arahan bapak presiden, maka Oktober, November, Desember,  akan diberikan kembali sebanyak 10/kg per KPM. Sehingga ini akan  memberikan dampak yang positif, sehingga sekali lagi masyarakat yang  membutuhkan, bisa memperoleh bantuan beras,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy80LzE1NDE5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Beras bantuan sosial (bansos) yang rusak harus segera di ganti Bulog. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan beras bantuan pemerintah yang disalurkan oleh Bulog memiliki kualitas yang baik.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa memastikan beras bantuan pemerintah yang disalurkan oleh Bulog memiliki kualitas yang baik.

BACA JUGA:
Ibu Hamil Terima Bansos Rp750 Ribu dan Lansia Dapat Rp600 Ribu di Agustus 2023 


Ketut menjelaskan hal itu sekaligus menghilangkan stigma negatif bahwa bantuan beras Pemerintah kerap diasumsikan masyarakat punya kualitas yang kurang bagus.
&quot;Sekali lagi kami sampaikan, bantuan yang diberikan kepada KPM tersebut, adalah beras dengan kualitas yang bagus sehingga tidak lagi kita stigma, setiap beras yang diberikan kepada masyarakat itu beras seolah beras jelek, kita harus hilangkan stigma itu,&quot; ujar Ketut dalam diskusi Pataka secara virtual, Rabu (2/7/2023).

BACA JUGA:
Bansos Tunai untuk Anak SD hingga SMA Masih Cair di Bulan Ini, Segini Besarannya 


Bahkan apabila ada beras bantuan pemerintah yang punya kualitas kurang baik, maka Bapanas juga sudah menginstruksikan Bulog untuk segera mengganti dengan produk yang baru.
&quot;Kalau ada saat penerimaan terjadi kekurangan atau sedikit rusak karena hujan, maka pada saat itu juga harus diganti, itulah salah satu pola yang dilakukan oleh Bulog dan diperintahkan Bapanas,&quot; sambungnya.
Ketut menambahkan Pemerintah akan kembali menggelontorkan bantuan  beras yang akan mulai disalurkan mulai pada Bulan Oktober, November, dan  Desember. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) nantinya akan  diberikan 10kg untuk 3 bulan.
Pemerintah sendiri, melalui Kementerian Keuangan menganggarkan  sebesar Rp8 triliun untuk bantuan beras yang akan disalurkan hingga  akhir tahun mendatang. Pada program bansos beras kali ini, Pemerintah  menargetkan 21,35 juta KPM bisa mendapatkan bantuan beras tersebut.
&quot;Sebagaimana arahan bapak presiden, maka Oktober, November, Desember,  akan diberikan kembali sebanyak 10/kg per KPM. Sehingga ini akan  memberikan dampak yang positif, sehingga sekali lagi masyarakat yang  membutuhkan, bisa memperoleh bantuan beras,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
