<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>El Nino Kurangi Produksi Beras hingga 1,2 Juta Ton, Mentan: Kita Bisa Selesaikan</title><description>Fenomena El Nino atau pemanasan suhu muka laut yang bisa berimbas pada produktivitas di sektor pertanian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856403/el-nino-kurangi-produksi-beras-hingga-1-2-juta-ton-mentan-kita-bisa-selesaikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856403/el-nino-kurangi-produksi-beras-hingga-1-2-juta-ton-mentan-kita-bisa-selesaikan"/><item><title>El Nino Kurangi Produksi Beras hingga 1,2 Juta Ton, Mentan: Kita Bisa Selesaikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856403/el-nino-kurangi-produksi-beras-hingga-1-2-juta-ton-mentan-kita-bisa-selesaikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856403/el-nino-kurangi-produksi-beras-hingga-1-2-juta-ton-mentan-kita-bisa-selesaikan</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 17:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856403/el-nino-kurangi-produksi-beras-hingga-1-2-juta-ton-mentan-kita-bisa-selesaikan-56YNax1HDT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">El Nino berdampak pada produksi beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856403/el-nino-kurangi-produksi-beras-hingga-1-2-juta-ton-mentan-kita-bisa-selesaikan-56YNax1HDT.jpg</image><title>El Nino berdampak pada produksi beras (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC8xLzE2ODE5OS81L3g4bW01Ynk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Fenomena El Nino atau pemanasan suhu muka laut yang bisa berimbas pada produktivitas di sektor pertanian. El Nino akan menyebabkan peningkatan suhu sehingga ada ancaman kekeringan atau ketersediaan air yang menurun untuk beberapa wilayah.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, apabila El Nino terjadi dan melanda Indonesia maka ada potensi pada penurunan produksi padi sebesar 300 - 1,2 juta ton. Hal itu diakibatkan karena lahan pertanian kurang produktif akibat kekurangan air.

BACA JUGA:
Hadapi El Nino, Bulog: Stok Beras Ada 2,3 Juta Ton


&quot;Meski El Nino datang, sepanjang semua Bupati dan Gubernur sama-sama mempunyai niat yang sama untuk menghadapi El Nino ini kita bisa selesaikan. Kemungkinan kekurangan atau produksi yang terimbas El Nino itu sekitar 300 ribu ton sampai 1,2 juta ton, itu bisa kita siapkan,&quot; ujar Mentan di Istana Presiden, Rabu (2/8/2023).
Mentan menjelaskan saat ini pihaknya telah mempersiapkan setidaknya 500 ribu hektare di beberapa provinsi untuk menggenjot produksi padi untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Mengingat padi merupakan komoditas yang juga cukup banyak membutuhkan air.

BACA JUGA:
El Nino Picu 6 Warga Papua Tewas, Yerry Tawalujan: Harus Disikapi Seluruh Pemangku Kepentingan 


&quot;Bapak Presiden memerintahkan berapa sih yang terjelek terjadi karena El Nino itu. Elnino kekeringan dan kekeringan membawa air yang terbatas, cukup membuat produktivitas pasti menurun. Kita akan siapkan 500ribu hektar untuk antisipasi El Nino,&quot; lanjutnya.
Di samping itu, menurut Mentan SYL hingga bulan September mendatang  Pemerintah masih memiliki kelebihan stok sebanyak 2,1 juta ton. Jumlah  tersebut merupakan hasil akumulasi dari produktivitas pertanian setiap  bulannya 800 ribu ton hingga bulan September mendatang.
&quot;Oleh karena itu, dari neraca pemerintah yang kami pegang berjalan  cukup baik aman sampai Desember. Setiap bulan masih ada panen  800ribu/hektar, itu menghasilkan cukup untuk kebutuhan kita sekitar 2  juta ton per bulan,&quot; kata Mentan SYL.
&quot;Walaupun dalam kenyataan hari ini tentang El Nino yang digambarkan  tentang panas dan lain-lain, saya habis cek beberapa waduk kita yang  besar ternyata airnya masih cukup, dan damdam besar itu bisa bertahan  sampai enam bulan tanpa hujan pun,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xOC8xLzE2ODE5OS81L3g4bW01Ynk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Fenomena El Nino atau pemanasan suhu muka laut yang bisa berimbas pada produktivitas di sektor pertanian. El Nino akan menyebabkan peningkatan suhu sehingga ada ancaman kekeringan atau ketersediaan air yang menurun untuk beberapa wilayah.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, apabila El Nino terjadi dan melanda Indonesia maka ada potensi pada penurunan produksi padi sebesar 300 - 1,2 juta ton. Hal itu diakibatkan karena lahan pertanian kurang produktif akibat kekurangan air.

BACA JUGA:
Hadapi El Nino, Bulog: Stok Beras Ada 2,3 Juta Ton


&quot;Meski El Nino datang, sepanjang semua Bupati dan Gubernur sama-sama mempunyai niat yang sama untuk menghadapi El Nino ini kita bisa selesaikan. Kemungkinan kekurangan atau produksi yang terimbas El Nino itu sekitar 300 ribu ton sampai 1,2 juta ton, itu bisa kita siapkan,&quot; ujar Mentan di Istana Presiden, Rabu (2/8/2023).
Mentan menjelaskan saat ini pihaknya telah mempersiapkan setidaknya 500 ribu hektare di beberapa provinsi untuk menggenjot produksi padi untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Mengingat padi merupakan komoditas yang juga cukup banyak membutuhkan air.

BACA JUGA:
El Nino Picu 6 Warga Papua Tewas, Yerry Tawalujan: Harus Disikapi Seluruh Pemangku Kepentingan 


&quot;Bapak Presiden memerintahkan berapa sih yang terjelek terjadi karena El Nino itu. Elnino kekeringan dan kekeringan membawa air yang terbatas, cukup membuat produktivitas pasti menurun. Kita akan siapkan 500ribu hektar untuk antisipasi El Nino,&quot; lanjutnya.
Di samping itu, menurut Mentan SYL hingga bulan September mendatang  Pemerintah masih memiliki kelebihan stok sebanyak 2,1 juta ton. Jumlah  tersebut merupakan hasil akumulasi dari produktivitas pertanian setiap  bulannya 800 ribu ton hingga bulan September mendatang.
&quot;Oleh karena itu, dari neraca pemerintah yang kami pegang berjalan  cukup baik aman sampai Desember. Setiap bulan masih ada panen  800ribu/hektar, itu menghasilkan cukup untuk kebutuhan kita sekitar 2  juta ton per bulan,&quot; kata Mentan SYL.
&quot;Walaupun dalam kenyataan hari ini tentang El Nino yang digambarkan  tentang panas dan lain-lain, saya habis cek beberapa waduk kita yang  besar ternyata airnya masih cukup, dan damdam besar itu bisa bertahan  sampai enam bulan tanpa hujan pun,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
