<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>India Stop Ekspor Beras, Bulog Lirik 3 Negara Ini</title><description>Perum Bulog menyasar tiga negara sebagai tujuan impor beras untuk pemenuhan cadangan beras pemerintah (CBP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856477/india-stop-ekspor-beras-bulog-lirik-3-negara-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856477/india-stop-ekspor-beras-bulog-lirik-3-negara-ini"/><item><title>India Stop Ekspor Beras, Bulog Lirik 3 Negara Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856477/india-stop-ekspor-beras-bulog-lirik-3-negara-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/02/320/2856477/india-stop-ekspor-beras-bulog-lirik-3-negara-ini</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2023 19:26 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856477/india-stop-ekspor-beras-bulog-lirik-3-negara-ini-OmYiNy0jgv.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dirut Bulog Budi Waseso. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/02/320/2856477/india-stop-ekspor-beras-bulog-lirik-3-negara-ini-OmYiNy0jgv.JPG</image><title>Dirut Bulog Budi Waseso. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMi80LzE2NTE4OS81L3g4azBwNHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Perum Bulog menyasar tiga negara sebagai tujuan impor beras untuk pemenuhan cadangan beras pemerintah (CBP).

Hal tersebut dilakukan buntut dari dihentikannya ekspor beras dari India pada 20 Maret 2023 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ancaman El Nino Hantui RI, Stok Beras Bulog Bagaimana?

Meski demikian, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memastikan saat ini CBP dalam kondisi aman.

&quot;Vietnam, Thailand, dengan ada kemungkinan nanti dari negara Pakistan yang masih belum menutup (ekspor) ya,&quot; kata Budi kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

DPR Pertanyakan Serapan Beras Lokal Tak Sampai 1%, Bulog Bilang Gini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Budi mengatakan dengan begitu, keputusan India menutup keran ekspor tidak berpengaruh pada stok beeas yang dikelola oleh Bulog.

Dia menyebut CBP yang ada saat ini mencapai 1,3 juta ton.

Bulog juga terus melakukan penyerapan beras di dalam negeri dan ditargetkan CBP bisa mencapai 2,4 juta ton setelah digabung dengan kuota impor.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Kembali Angkat Buwas Jadi Dirut Bulog&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Bulog memasang target pengadaan beras melalui importasi paling lambat 4 Desember 2023 sudah terealisasi secara keseluruhan.



&quot;Paling terakhir 4 Desember. Paling terakhir, hanya harus pakai kapal dipindahkan. Sudah selesai tahap pertama. Ini mungkin tahap ke empat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMi80LzE2NTE4OS81L3g4azBwNHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Perum Bulog menyasar tiga negara sebagai tujuan impor beras untuk pemenuhan cadangan beras pemerintah (CBP).

Hal tersebut dilakukan buntut dari dihentikannya ekspor beras dari India pada 20 Maret 2023 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ancaman El Nino Hantui RI, Stok Beras Bulog Bagaimana?

Meski demikian, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memastikan saat ini CBP dalam kondisi aman.

&quot;Vietnam, Thailand, dengan ada kemungkinan nanti dari negara Pakistan yang masih belum menutup (ekspor) ya,&quot; kata Budi kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

DPR Pertanyakan Serapan Beras Lokal Tak Sampai 1%, Bulog Bilang Gini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Budi mengatakan dengan begitu, keputusan India menutup keran ekspor tidak berpengaruh pada stok beeas yang dikelola oleh Bulog.

Dia menyebut CBP yang ada saat ini mencapai 1,3 juta ton.

Bulog juga terus melakukan penyerapan beras di dalam negeri dan ditargetkan CBP bisa mencapai 2,4 juta ton setelah digabung dengan kuota impor.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Kembali Angkat Buwas Jadi Dirut Bulog&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Bulog memasang target pengadaan beras melalui importasi paling lambat 4 Desember 2023 sudah terealisasi secara keseluruhan.



&quot;Paling terakhir 4 Desember. Paling terakhir, hanya harus pakai kapal dipindahkan. Sudah selesai tahap pertama. Ini mungkin tahap ke empat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
