<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Korea Berambisi Sertifikasi Halal Produk-Produk Kosmetik</title><description>Korea berambisi sertifikasi halal produk kosmetik. Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf  Amin mengatakan sertifikasi halal telah menjadi isu global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2856980/wapres-korea-berambisi-sertifikasi-halal-produk-produk-kosmetik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2856980/wapres-korea-berambisi-sertifikasi-halal-produk-produk-kosmetik"/><item><title>Wapres: Korea Berambisi Sertifikasi Halal Produk-Produk Kosmetik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2856980/wapres-korea-berambisi-sertifikasi-halal-produk-produk-kosmetik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2856980/wapres-korea-berambisi-sertifikasi-halal-produk-produk-kosmetik</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/320/2856980/wapres-korea-berambisi-sertifikasi-halal-produk-produk-kosmetik-hEbo0VdcXf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ambisi korea sertifikasi halal kosmetik (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/320/2856980/wapres-korea-berambisi-sertifikasi-halal-produk-produk-kosmetik-hEbo0VdcXf.jpg</image><title>Ambisi korea sertifikasi halal kosmetik (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC80LzE1NDI3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Korea berambisi sertifikasi halal produk kosmetik. Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan sertifikasi halal telah menjadi isu global.
Bahkan, Korea dengan negara minoritas muslim berambisi agar produk-produk kosmetiknya bisa disertifikasi halal.

BACA JUGA:
Viral Wine Berlabel Halal, Perindo Minta Pengawasan Pengajuan Produk Halal Perlu Ditingkatkan 


&amp;ldquo;Ketika saya pernah ke Korea, Korea itu produk-produk kosmetiknya sangat berambisi untuk minta disertifikasi halal karena mereka ingin memasarkan hasilnya ke seluruh dunia sehingga masalah sertifikasi halal menjadi isu global sekarang ini,&amp;rdquo; kata Wapres pada Pengukuhan Komite Daerah Ekonomi Dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Kamis (3/8/2023).

BACA JUGA:
Viral! Produk Wine Klaim Kantongi Sertifikat Halal, Ini Fakta Terbarunya


Oleh karena itu, Wapres meminta sertifikasi halal menjadi program percepatan atau (quick win) setiap Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Upaya ini mendukung target Indonesia menjadi pusat produsen halal halal dunia pada 2024 mendatang.
&amp;ldquo;Program yang perlu menjadi quick wins adalah Percepatan Sertifikasi  Halal untuk mendukung capaian target 10 juta produk bersertifikat halal  se-Indonesia. Kan kita ingin Indonesia menjadi pusat produsen halal  dunia di 2024,&amp;rdquo; katanya.
Wapres pun mendorong agar KDEKS seperti yang baru dikukuhkan di  Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah daerah dan pemangku  kepentingan terus mengembangkan program pelatihan Sistem Jaminan Halal  bagi UMKM sebagai bentuk komitmen kerja sama percepatan sertifikasi  halal antara Pemerintah Provinsi dan BPJPH.
Selain itu, Wapres ingin agar ditumbuhkan dan memperkuat sektor  prioritas rantai nilai halal seperti pertanian, makanan minuman halal,  fesyen muslim, dan pariwisata ramah muslim di wilayah Kalimantan Utara.  &amp;ldquo;Ibarat beranda negara, Kalimantan Utara harus mampu menjadi halaman  utama yang menampilkan produk halal unggulan Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC80LzE1NDI3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Korea berambisi sertifikasi halal produk kosmetik. Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengatakan sertifikasi halal telah menjadi isu global.
Bahkan, Korea dengan negara minoritas muslim berambisi agar produk-produk kosmetiknya bisa disertifikasi halal.

BACA JUGA:
Viral Wine Berlabel Halal, Perindo Minta Pengawasan Pengajuan Produk Halal Perlu Ditingkatkan 


&amp;ldquo;Ketika saya pernah ke Korea, Korea itu produk-produk kosmetiknya sangat berambisi untuk minta disertifikasi halal karena mereka ingin memasarkan hasilnya ke seluruh dunia sehingga masalah sertifikasi halal menjadi isu global sekarang ini,&amp;rdquo; kata Wapres pada Pengukuhan Komite Daerah Ekonomi Dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Kamis (3/8/2023).

BACA JUGA:
Viral! Produk Wine Klaim Kantongi Sertifikat Halal, Ini Fakta Terbarunya


Oleh karena itu, Wapres meminta sertifikasi halal menjadi program percepatan atau (quick win) setiap Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Upaya ini mendukung target Indonesia menjadi pusat produsen halal halal dunia pada 2024 mendatang.
&amp;ldquo;Program yang perlu menjadi quick wins adalah Percepatan Sertifikasi  Halal untuk mendukung capaian target 10 juta produk bersertifikat halal  se-Indonesia. Kan kita ingin Indonesia menjadi pusat produsen halal  dunia di 2024,&amp;rdquo; katanya.
Wapres pun mendorong agar KDEKS seperti yang baru dikukuhkan di  Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah daerah dan pemangku  kepentingan terus mengembangkan program pelatihan Sistem Jaminan Halal  bagi UMKM sebagai bentuk komitmen kerja sama percepatan sertifikasi  halal antara Pemerintah Provinsi dan BPJPH.
Selain itu, Wapres ingin agar ditumbuhkan dan memperkuat sektor  prioritas rantai nilai halal seperti pertanian, makanan minuman halal,  fesyen muslim, dan pariwisata ramah muslim di wilayah Kalimantan Utara.  &amp;ldquo;Ibarat beranda negara, Kalimantan Utara harus mampu menjadi halaman  utama yang menampilkan produk halal unggulan Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
