<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru 200 Ribu Mahasiswa Penerima LPDP, Sri Mulyani: Belum Cukup Jadikan Indonesia Negara Maju</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyatakan memasuki usia ke-11 LPDP, tercatat sebanyak lebih dari 200 ribu mahasiswa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2857224/baru-200-ribu-mahasiswa-penerima-lpdp-sri-mulyani-belum-cukup-jadikan-indonesia-negara-maju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2857224/baru-200-ribu-mahasiswa-penerima-lpdp-sri-mulyani-belum-cukup-jadikan-indonesia-negara-maju"/><item><title>Baru 200 Ribu Mahasiswa Penerima LPDP, Sri Mulyani: Belum Cukup Jadikan Indonesia Negara Maju</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2857224/baru-200-ribu-mahasiswa-penerima-lpdp-sri-mulyani-belum-cukup-jadikan-indonesia-negara-maju</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/320/2857224/baru-200-ribu-mahasiswa-penerima-lpdp-sri-mulyani-belum-cukup-jadikan-indonesia-negara-maju</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/320/2857224/baru-200-ribu-mahasiswa-penerima-lpdp-sri-mulyani-belum-cukup-jadikan-indonesia-negara-maju-5wgA59c4zJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/320/2857224/baru-200-ribu-mahasiswa-penerima-lpdp-sri-mulyani-belum-cukup-jadikan-indonesia-negara-maju-5wgA59c4zJ.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODY4NC81L3g4bXluYms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan memasuki usia ke-11 LPDP, tercatat sebanyak lebih dari 200 ribu mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa LPDP. Hanya saja, angka ini dalam persentase penduduk, baru sebesar 0,1% dari penduduk Indonesia.
&quot;Kalau Indonesia mau maju terus menjadi Indonesia dengan pendapatan tinggi menuju Indonesia Emas 2045, 0,1% belum cukup,&quot; ujar Sri dalam dalam Acara Puncak LPDP Festival 2023 di Jakarta, Kamis (3/8/2023).

BACA JUGA:
Ngadu ke Jokowi, Sri Mulyani Sebut Menteri-Menteri yang Rajin Minta Duit

Maka itu perjalanan dan tantangan ke depan masih besar dan harus terus dikembangkan. Berdasarkan hasil pantauannya, sebanyak 40% alumni LPDP bekerja sebagai dosen dan peneliti yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
&quot;Ini juga untuk menularkan secara lebih masif ilmu pengetahuan kepada para mahasiswa di Indonesia. 30% alumni bergerak di swasta, dan terjun tidak hanya sebagai pegawai, tetapi mereka juga menjadi entrepreneur yang menciptakan lapangan kerja,&quot; tambah Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Habiskan Rp387,8 Triliun untuk Belanja 768 Ribu Paket Produk Lokal

Beberapa membuat startup, badan usaha yang sesuai dengan keilmuan dan passion mereka. Di antara mereka, banyak juga yang menginisiasi berbagai aktivitas sosial.&quot;Jadi mereka yang sudah dididik di perguruan tinggi terbaik dunia tidak mikir duit saja bapak, mereka juga memikirkan rakyat Indonesia, bergerak di bidang sosial, luar biasa,&quot; ucap Sri.
Dia mengatakan, para alumni ini mengabdi melalui bidang-bidang yang menjadi passion masing-masing. Saat ini juga ribuan ASN, TNI, dan Polri baik di pusat dan daerah juga mengenyam pendidikan tinggi di kampus-kampus terbaik.
&quot;Kami nanti dengan Pemda juga bisa melakukan kerja sama agar terjadi co-sharing di dalam anggaran, terutama untuk daerah-daerah yang sebetulnya memiliki dana dan mereka ingin membentuk dana beasiswa di daerah masing-masing,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODY4NC81L3g4bXluYms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan memasuki usia ke-11 LPDP, tercatat sebanyak lebih dari 200 ribu mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa LPDP. Hanya saja, angka ini dalam persentase penduduk, baru sebesar 0,1% dari penduduk Indonesia.
&quot;Kalau Indonesia mau maju terus menjadi Indonesia dengan pendapatan tinggi menuju Indonesia Emas 2045, 0,1% belum cukup,&quot; ujar Sri dalam dalam Acara Puncak LPDP Festival 2023 di Jakarta, Kamis (3/8/2023).

BACA JUGA:
Ngadu ke Jokowi, Sri Mulyani Sebut Menteri-Menteri yang Rajin Minta Duit

Maka itu perjalanan dan tantangan ke depan masih besar dan harus terus dikembangkan. Berdasarkan hasil pantauannya, sebanyak 40% alumni LPDP bekerja sebagai dosen dan peneliti yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
&quot;Ini juga untuk menularkan secara lebih masif ilmu pengetahuan kepada para mahasiswa di Indonesia. 30% alumni bergerak di swasta, dan terjun tidak hanya sebagai pegawai, tetapi mereka juga menjadi entrepreneur yang menciptakan lapangan kerja,&quot; tambah Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Habiskan Rp387,8 Triliun untuk Belanja 768 Ribu Paket Produk Lokal

Beberapa membuat startup, badan usaha yang sesuai dengan keilmuan dan passion mereka. Di antara mereka, banyak juga yang menginisiasi berbagai aktivitas sosial.&quot;Jadi mereka yang sudah dididik di perguruan tinggi terbaik dunia tidak mikir duit saja bapak, mereka juga memikirkan rakyat Indonesia, bergerak di bidang sosial, luar biasa,&quot; ucap Sri.
Dia mengatakan, para alumni ini mengabdi melalui bidang-bidang yang menjadi passion masing-masing. Saat ini juga ribuan ASN, TNI, dan Polri baik di pusat dan daerah juga mengenyam pendidikan tinggi di kampus-kampus terbaik.
&quot;Kami nanti dengan Pemda juga bisa melakukan kerja sama agar terjadi co-sharing di dalam anggaran, terutama untuk daerah-daerah yang sebetulnya memiliki dana dan mereka ingin membentuk dana beasiswa di daerah masing-masing,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
