<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengapa Harus Ada Uang di Dunia?</title><description>Mengapa Harus Ada Uang di Dunia?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/622/2856743/mengapa-harus-ada-uang-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/622/2856743/mengapa-harus-ada-uang-di-dunia"/><item><title>Mengapa Harus Ada Uang di Dunia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/622/2856743/mengapa-harus-ada-uang-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/03/622/2856743/mengapa-harus-ada-uang-di-dunia</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Cahyo Yulianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/622/2856743/mengapa-harus-ada-uang-di-dunia-sDAtEoGQm6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/622/2856743/mengapa-harus-ada-uang-di-dunia-sDAtEoGQm6.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto:Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Ada alasan mengapa harus ada uang di dunia perlu dikulik. Pasal di era saat ini, uang menjadi hal utama untuk bertransaksi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:
Daftar Bansos yang Cair di Agustus 2023! Dari BLT hingga Uang Pendidikan

Faktanya, alasan mengapa harus ada uang di dunia sudah tercipta dalam berpuluh-puluh ribu tahun lalu yakni saat zaman pra-sejarah.

BACA JUGA:
6 Negara yang Ternyata Tak Punya Mata Uang Sendiri

Awal mulanya manusia prasejarah  diberlakukan sistem barter, yakni pertukaran barang  atau jasa dengan sesama barang dan jasa. Contohnya adalah setumpuk apel ditukar dengan satu bakul beras.
Akan tetapi, sistem barter tidak memiliki patokan nilai yang pasti. Masalah pun muncul ketika dua barang yang akan ditukarkan memiliki nilai dan jumlah yang berbeda. Oleh sebab itu, barter kemudian digantikan dengan commodity currency, yakni menggunakan barang tertentu sebagai alat tukar.Kemudian, pada sekitar abad ke-6 sebelum masehi baru dikenal uang yang diciptakan oleh Bangsa Lydia di wilayah Turki. Uang tersebut dibuat dengan mencampurkan emas dan perak yang kemudian dibentuk seperti kacang polong. Uang tersebut kemudian disebut dengan elektrum.
Kemudian, pada tahun 560-546 SM diciptakanlah uang logam pertama oleh seorang Yunani bernama Croesus. Bangsa Yunani kemudian membuat berbagai jenis uang logam dengan berbagai bahan sebagai penentu nilainya.
Hingga memasuki abad pertama masehi, bahan baku pembuatan uang logam semakin langka yang membuat dicetuskan uang kertas oleh bangsa Tiongkok. Tepatnya pada masa Dinasti Tang, uang kertas akhirnya berhasil diciptakan dengan bahan kulit kayu murbei.
Dan sejak saat itu, uang kertas dan logam terus berkembang menjadi alat pembayaran yang sah untuk melakukan transaksi dengan orang lain. Memasuki zaman modern, saat ini juga mulai muncul uang digital sebagai alat transaksi non tunai.
Kesimpulannya, alasan kenapa harus ada uang di dunia adalah sebagai alat tukar yang sangat terukur dan efisien untuk melakukan transaksi, guna mendapatkan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan.
(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA- Ada alasan mengapa harus ada uang di dunia perlu dikulik. Pasal di era saat ini, uang menjadi hal utama untuk bertransaksi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:
Daftar Bansos yang Cair di Agustus 2023! Dari BLT hingga Uang Pendidikan

Faktanya, alasan mengapa harus ada uang di dunia sudah tercipta dalam berpuluh-puluh ribu tahun lalu yakni saat zaman pra-sejarah.

BACA JUGA:
6 Negara yang Ternyata Tak Punya Mata Uang Sendiri

Awal mulanya manusia prasejarah  diberlakukan sistem barter, yakni pertukaran barang  atau jasa dengan sesama barang dan jasa. Contohnya adalah setumpuk apel ditukar dengan satu bakul beras.
Akan tetapi, sistem barter tidak memiliki patokan nilai yang pasti. Masalah pun muncul ketika dua barang yang akan ditukarkan memiliki nilai dan jumlah yang berbeda. Oleh sebab itu, barter kemudian digantikan dengan commodity currency, yakni menggunakan barang tertentu sebagai alat tukar.Kemudian, pada sekitar abad ke-6 sebelum masehi baru dikenal uang yang diciptakan oleh Bangsa Lydia di wilayah Turki. Uang tersebut dibuat dengan mencampurkan emas dan perak yang kemudian dibentuk seperti kacang polong. Uang tersebut kemudian disebut dengan elektrum.
Kemudian, pada tahun 560-546 SM diciptakanlah uang logam pertama oleh seorang Yunani bernama Croesus. Bangsa Yunani kemudian membuat berbagai jenis uang logam dengan berbagai bahan sebagai penentu nilainya.
Hingga memasuki abad pertama masehi, bahan baku pembuatan uang logam semakin langka yang membuat dicetuskan uang kertas oleh bangsa Tiongkok. Tepatnya pada masa Dinasti Tang, uang kertas akhirnya berhasil diciptakan dengan bahan kulit kayu murbei.
Dan sejak saat itu, uang kertas dan logam terus berkembang menjadi alat pembayaran yang sah untuk melakukan transaksi dengan orang lain. Memasuki zaman modern, saat ini juga mulai muncul uang digital sebagai alat transaksi non tunai.
Kesimpulannya, alasan kenapa harus ada uang di dunia adalah sebagai alat tukar yang sangat terukur dan efisien untuk melakukan transaksi, guna mendapatkan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan.
(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
