<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Pasir Kuarsa Mau Disetop, Menteri ESDM: Masih Wacana</title><description>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan rencana pemerintah melarang ekspor pasir kuarsa masih wacana.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/320/2857927/ekspor-pasir-kuarsa-mau-disetop-menteri-esdm-masih-wacana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/320/2857927/ekspor-pasir-kuarsa-mau-disetop-menteri-esdm-masih-wacana"/><item><title>Ekspor Pasir Kuarsa Mau Disetop, Menteri ESDM: Masih Wacana</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/320/2857927/ekspor-pasir-kuarsa-mau-disetop-menteri-esdm-masih-wacana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/320/2857927/ekspor-pasir-kuarsa-mau-disetop-menteri-esdm-masih-wacana</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/04/320/2857927/ekspor-pasir-kuarsa-mau-disetop-menteri-esdm-masih-wacana-YK04yymobl.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Arifin Tasrif. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/04/320/2857927/ekspor-pasir-kuarsa-mau-disetop-menteri-esdm-masih-wacana-YK04yymobl.JPG</image><title>Menteri ESDM Arifin Tasrif. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan rencana pemerintah melarang ekspor komoditas pasir silika atau pasir kuarsa masih wacana.

&quot;(Ekspor pasir kuarsa) itu masih wacana. Tapi kita melihat ketersediaan sumber potensi kita ini, kita hitung misalnya 1 meter persegi solar pv itu memakai berapa kilo sebagai silica sampai kemudian di convert,&quot; ujarnya ketika ditemui di kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mulai Hari Ini, Eksportir Wajib Simpan 30% DHE di Dalam Negeri

Menurutnya, Indonesia sendiri sejatinya berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 300 sampai 400 GW hingga 2060.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Ekspor Perdana Palm Kernel Expeller ke China Senilai Rp18,2 Miliar

&quot;Nah cukup apa enggak. Tapi yang pertama kita harus upayakan bangun dulu manufacturing facilitiesnya,&quot; imbuhnya.

Apalagi menurut Arifin, harga pasir kuarsa sendiri terbilang murah. Sehingga apabila kemudian diolah menjadi panel surya maka akan menjadi komoditas yang lebih mahal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tegas! Kemendag Masih Larang Ekspor Pasir Laut



&quot;Tapi kan sekarang ini kita juga pasir sekilo berapa? murah kan? kalau bikin Solar PV itu berapa? mahal kan. Nah itu yang harus kita pertimbangkan ke depan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan rencana pemerintah melarang ekspor komoditas pasir silika atau pasir kuarsa masih wacana.

&quot;(Ekspor pasir kuarsa) itu masih wacana. Tapi kita melihat ketersediaan sumber potensi kita ini, kita hitung misalnya 1 meter persegi solar pv itu memakai berapa kilo sebagai silica sampai kemudian di convert,&quot; ujarnya ketika ditemui di kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mulai Hari Ini, Eksportir Wajib Simpan 30% DHE di Dalam Negeri

Menurutnya, Indonesia sendiri sejatinya berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 300 sampai 400 GW hingga 2060.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RI Ekspor Perdana Palm Kernel Expeller ke China Senilai Rp18,2 Miliar

&quot;Nah cukup apa enggak. Tapi yang pertama kita harus upayakan bangun dulu manufacturing facilitiesnya,&quot; imbuhnya.

Apalagi menurut Arifin, harga pasir kuarsa sendiri terbilang murah. Sehingga apabila kemudian diolah menjadi panel surya maka akan menjadi komoditas yang lebih mahal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tegas! Kemendag Masih Larang Ekspor Pasir Laut



&quot;Tapi kan sekarang ini kita juga pasir sekilo berapa? murah kan? kalau bikin Solar PV itu berapa? mahal kan. Nah itu yang harus kita pertimbangkan ke depan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
