<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Sebut Pembangunan IKN Sejalan dengan Konsep Ekonomi dan Keuangan Syariah</title><description>Tujuan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sejalan dengan konsep ekonomi dan keuangan syariah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/470/2857586/wapres-sebut-pembangunan-ikn-sejalan-dengan-konsep-ekonomi-dan-keuangan-syariah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/470/2857586/wapres-sebut-pembangunan-ikn-sejalan-dengan-konsep-ekonomi-dan-keuangan-syariah"/><item><title>Wapres Sebut Pembangunan IKN Sejalan dengan Konsep Ekonomi dan Keuangan Syariah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/470/2857586/wapres-sebut-pembangunan-ikn-sejalan-dengan-konsep-ekonomi-dan-keuangan-syariah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/04/470/2857586/wapres-sebut-pembangunan-ikn-sejalan-dengan-konsep-ekonomi-dan-keuangan-syariah</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2023 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/04/470/2857586/wapres-sebut-pembangunan-ikn-sejalan-dengan-konsep-ekonomi-dan-keuangan-syariah-wzDJZqWgGk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemindahan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/04/470/2857586/wapres-sebut-pembangunan-ikn-sejalan-dengan-konsep-ekonomi-dan-keuangan-syariah-wzDJZqWgGk.jpg</image><title>Pemindahan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>


JAKARTA - Tujuan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sejalan dengan konsep ekonomi dan keuangan syariah.  Hal ini diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
&quot;Tujuan pembangunan IKN juga sejalan dengan konsep ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan universal, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, keseimbangan, dan kebersamaan,&quot; ungkap Wapres, Jumat (4/8/2023).

BACA JUGA:
Dorong Wisatawan Berwisata di Sekitar IKN Nusantara, Kemenparekraf Siapkan Sederet Event

Oleh sebab itu, kata Wapres, sudah selayaknya ekonomi dan keuangan syariah juga didorong untuk lebih berkembang di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.
&quot;Potensi lokal yang besar berpadu dengan semangat tinggi Pemerintah Daerah, sejatinya menjadi energi positif bagi lahirnya sumber pertumbuhan baru dan penguatan ketahanan ekonomi wilayah,&quot; katanya.

BACA JUGA:
BVI Gandeng Siswa SMA Pradita Dirgantara Jadi Sustainable Pengembangan IKN Nusantara

Wapres pun mengatakan kekayaan sumber daya alam yang terkandung di daerah yang dikenal sebagai Benua Etam harus terus dikelola secara berkelanjutan dan inklusif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
&quot;Saya mengapresiasi kerja sama Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan melalui sejumlah program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah ini,&quot; papar Wapres.Lebih lanjut, Wapres mengatakan pada sektor jasa keuangan syariah.  Keberadaan IKN Nusantara juga akan berdampak pada peningkatan arus  perputaran uang di wilayah Kalimantan Timur.
&quot;Lembaga keuangan syariah harus lebih didorong untuk mengambil peran strategis dan menangkap peluang besar ini,&quot; katanya.
Di samping itu, kata Wapres, Kementerian Keuangan (Kemenkeu)  mencatat, dari 2014 hingga 2022, Surat Berharga Syariah Negara untuk  pendanaan pembangunan proyek strategis di wilayah Kalimantan Timur  mencapai sekitar Rp6,48 triliun.
&quot;Jajaki pengembangan instrumen keuangan syariah sebagai sumber  pendanaan pembangunan oleh Pemprov Kalimantan Timur. KNEKS agar  memberikan pendampingan dalam proses pengkajian hingga implementasinya,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Tujuan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sejalan dengan konsep ekonomi dan keuangan syariah.  Hal ini diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
&quot;Tujuan pembangunan IKN juga sejalan dengan konsep ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan universal, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, keseimbangan, dan kebersamaan,&quot; ungkap Wapres, Jumat (4/8/2023).

BACA JUGA:
Dorong Wisatawan Berwisata di Sekitar IKN Nusantara, Kemenparekraf Siapkan Sederet Event

Oleh sebab itu, kata Wapres, sudah selayaknya ekonomi dan keuangan syariah juga didorong untuk lebih berkembang di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.
&quot;Potensi lokal yang besar berpadu dengan semangat tinggi Pemerintah Daerah, sejatinya menjadi energi positif bagi lahirnya sumber pertumbuhan baru dan penguatan ketahanan ekonomi wilayah,&quot; katanya.

BACA JUGA:
BVI Gandeng Siswa SMA Pradita Dirgantara Jadi Sustainable Pengembangan IKN Nusantara

Wapres pun mengatakan kekayaan sumber daya alam yang terkandung di daerah yang dikenal sebagai Benua Etam harus terus dikelola secara berkelanjutan dan inklusif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
&quot;Saya mengapresiasi kerja sama Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan melalui sejumlah program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah ini,&quot; papar Wapres.Lebih lanjut, Wapres mengatakan pada sektor jasa keuangan syariah.  Keberadaan IKN Nusantara juga akan berdampak pada peningkatan arus  perputaran uang di wilayah Kalimantan Timur.
&quot;Lembaga keuangan syariah harus lebih didorong untuk mengambil peran strategis dan menangkap peluang besar ini,&quot; katanya.
Di samping itu, kata Wapres, Kementerian Keuangan (Kemenkeu)  mencatat, dari 2014 hingga 2022, Surat Berharga Syariah Negara untuk  pendanaan pembangunan proyek strategis di wilayah Kalimantan Timur  mencapai sekitar Rp6,48 triliun.
&quot;Jajaki pengembangan instrumen keuangan syariah sebagai sumber  pendanaan pembangunan oleh Pemprov Kalimantan Timur. KNEKS agar  memberikan pendampingan dalam proses pengkajian hingga implementasinya,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
