<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Menarik InDrive dan Maxim, Pesaing Baru Gojek dan Grab</title><description>inDrive dan Maxim menjadi pesaing baru Gojek dan Grab.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/320/2856706/5-fakta-menarik-indrive-dan-maxim-pesaing-baru-gojek-dan-grab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/320/2856706/5-fakta-menarik-indrive-dan-maxim-pesaing-baru-gojek-dan-grab"/><item><title>5 Fakta Menarik InDrive dan Maxim, Pesaing Baru Gojek dan Grab</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/320/2856706/5-fakta-menarik-indrive-dan-maxim-pesaing-baru-gojek-dan-grab</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/320/2856706/5-fakta-menarik-indrive-dan-maxim-pesaing-baru-gojek-dan-grab</guid><pubDate>Sabtu 05 Agustus 2023 03:38 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/320/2856706/5-fakta-menarik-indriver-dan-maxim-pesaing-baru-gojek-dan-grab-Kpidhykg3r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fakta indrive dan maxim pesaing gojek dan grab (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/320/2856706/5-fakta-menarik-indriver-dan-maxim-pesaing-baru-gojek-dan-grab-Kpidhykg3r.jpg</image><title>Fakta indrive dan maxim pesaing gojek dan grab (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - InDrive dan Maxim menjadi pesaing baru Gojek dan Grab. InDrive layanan transportasi online internasional yang sudah digunakan lebih dari 150 juta pengguna yang sudah beroperasi di 47 negara.
Sama halnya dengan Maxim, transportasi online yang cukup banyak digunakan karena tarifnya yang tergolong murah. Kedua aplikasi diatas menjadi pembahasan yang menarik dikarenakan sering dibandingkan dengan Grab dan Gojek.
Berikut ini, rangkuman dari Okezone mengenai fakta-fakta InDrive dan Maxim. Sabtu (5/7/2023).

BACA JUGA:
Menguak Berapa Gaji Ojol Maxim?

1.       Pendanaan InDrive
Pesaing gojek dan grab yakni InDrive meraih pendanaan $150 juta setara dengan Rp2,28 triliun.
Dalam instrumen hybrid inovatif dari General Catalyst, pendanaan ini akan digunakan untuk pemasaran, termasuk akuisisi pengguna dan biaya retensi.
Sebelumnya General Catalyst pernah berpartisipasi dalam putaran investasi seri C InDrive USD150 juta pada 2021. Putaran investasi ini dipimpin oleh Insight Partners.

BACA JUGA:
Siapa Pemilik Nujek? Ojek Online Pesaing Maxim, Gojek dan Grab

2.       Sosok Pemilik InDrive
Arsen Tomsky, dia merupakan sosok penting yang menjadi cikal bakal perusahaan besar pada tahun 2013 ini. Arsen merupakan lulusan dari Institut Insinyur penerbangan Sipil Riga pada tahun 1992.
Lalu, dirinya melanjutkan ke Universitas Negeri Yakutsk pada 1995 dengan jurusan Matematika Terapan.
Selang beberapa tahun, Arsen Tomsky mengambil kelas program diangkat di Stanford Executive Program di Stanford Graduate School of Business dan lulus pada 2021.
Sebelumnya, pada 1994, Arsen sempat mengawali karier sebagai programmer, di mana dirinya mendirikan Sakha Internet, yang kemudian menjadi Grup Si Net, dan meluncurkan Ykt.ru.3.       Awal Mula InDrive
Arsen melanjutkan usaha InDrive beroperasi dengan model peer-to-peer  (P2P), di mana semua syarat perjalanan ditentukan berdasarkan  kesepakatan antara penumpang dan pengemudi.
Dengan itu, Perusahaan ini secara resmi diluncurkan pada tahun 2013  dan telah menjadi salah satu layanan transportasi penumpang  internasional dengan pertumbuhan tercepat.

BACA JUGA:
Pendapatan Driver Ojol Cuma Rp10.000 Sehari, Gojek-Grab Beri Penjelasan Ini

4.       Mengenai Maxim
Transportasi online Maxim yang saat ini memiliki tarif murah.Di  Indonesia sendiri beberapa perusahaan transportasi online saling  bersaing bersama Gojek maupun Grab.
Maxim adalah perusahaan transportasi online yang didirikani oleh  Maxim Belonogov, seorang pria berkebangsaan Rusia. Belonogov sendiri  memulai perusahaannya pada 2003 silam di Provinsi Shadrinks dan baru  masuk ke Indonesia sekitar 2018-an.
5.       Awal Mula Maxim
Sebelum mendirikan perusahaan transportasi online, Maxim Belonogov  pernah membuka bisnis IT di Shadrinks. Namun bisnis tersebut mengalami  kebangkrutan hingga akhirnya Belonogov harus membangun bisnis lain.
Setelah itu, bermodalkan stasiun radio, antena dari temannya yang  berprofesi sebagai supir taksi, dan menyewa nomor telepon multi saluran,  Belonogov mulai mencoba merintis bisnis barunya yakni pemesanan taksi  lewat telepon.
Rupanya, banyak konsumen yang menyukai layanan tersebut apalagi di  jam sibuk, Bisnis tersebut akhirnya mulai berkembang. Dulunya Belonogov  hanya memiliki 20 orang operator di ruangan kecil dan masih ilegal.
Kemudian bisnis tersebut ia beri nama Maxim dan mulai beralih ke  jaringan yang lebih canggih. Ia mulai mengembangkan aplikasinya pada  2007. Meski sempat mengalami pasang surut, Maxim pada akhirnya berhasil  tumbuh dan terus berkembang hingga saat ini.</description><content:encoded>
JAKARTA - InDrive dan Maxim menjadi pesaing baru Gojek dan Grab. InDrive layanan transportasi online internasional yang sudah digunakan lebih dari 150 juta pengguna yang sudah beroperasi di 47 negara.
Sama halnya dengan Maxim, transportasi online yang cukup banyak digunakan karena tarifnya yang tergolong murah. Kedua aplikasi diatas menjadi pembahasan yang menarik dikarenakan sering dibandingkan dengan Grab dan Gojek.
Berikut ini, rangkuman dari Okezone mengenai fakta-fakta InDrive dan Maxim. Sabtu (5/7/2023).

BACA JUGA:
Menguak Berapa Gaji Ojol Maxim?

1.       Pendanaan InDrive
Pesaing gojek dan grab yakni InDrive meraih pendanaan $150 juta setara dengan Rp2,28 triliun.
Dalam instrumen hybrid inovatif dari General Catalyst, pendanaan ini akan digunakan untuk pemasaran, termasuk akuisisi pengguna dan biaya retensi.
Sebelumnya General Catalyst pernah berpartisipasi dalam putaran investasi seri C InDrive USD150 juta pada 2021. Putaran investasi ini dipimpin oleh Insight Partners.

BACA JUGA:
Siapa Pemilik Nujek? Ojek Online Pesaing Maxim, Gojek dan Grab

2.       Sosok Pemilik InDrive
Arsen Tomsky, dia merupakan sosok penting yang menjadi cikal bakal perusahaan besar pada tahun 2013 ini. Arsen merupakan lulusan dari Institut Insinyur penerbangan Sipil Riga pada tahun 1992.
Lalu, dirinya melanjutkan ke Universitas Negeri Yakutsk pada 1995 dengan jurusan Matematika Terapan.
Selang beberapa tahun, Arsen Tomsky mengambil kelas program diangkat di Stanford Executive Program di Stanford Graduate School of Business dan lulus pada 2021.
Sebelumnya, pada 1994, Arsen sempat mengawali karier sebagai programmer, di mana dirinya mendirikan Sakha Internet, yang kemudian menjadi Grup Si Net, dan meluncurkan Ykt.ru.3.       Awal Mula InDrive
Arsen melanjutkan usaha InDrive beroperasi dengan model peer-to-peer  (P2P), di mana semua syarat perjalanan ditentukan berdasarkan  kesepakatan antara penumpang dan pengemudi.
Dengan itu, Perusahaan ini secara resmi diluncurkan pada tahun 2013  dan telah menjadi salah satu layanan transportasi penumpang  internasional dengan pertumbuhan tercepat.

BACA JUGA:
Pendapatan Driver Ojol Cuma Rp10.000 Sehari, Gojek-Grab Beri Penjelasan Ini

4.       Mengenai Maxim
Transportasi online Maxim yang saat ini memiliki tarif murah.Di  Indonesia sendiri beberapa perusahaan transportasi online saling  bersaing bersama Gojek maupun Grab.
Maxim adalah perusahaan transportasi online yang didirikani oleh  Maxim Belonogov, seorang pria berkebangsaan Rusia. Belonogov sendiri  memulai perusahaannya pada 2003 silam di Provinsi Shadrinks dan baru  masuk ke Indonesia sekitar 2018-an.
5.       Awal Mula Maxim
Sebelum mendirikan perusahaan transportasi online, Maxim Belonogov  pernah membuka bisnis IT di Shadrinks. Namun bisnis tersebut mengalami  kebangkrutan hingga akhirnya Belonogov harus membangun bisnis lain.
Setelah itu, bermodalkan stasiun radio, antena dari temannya yang  berprofesi sebagai supir taksi, dan menyewa nomor telepon multi saluran,  Belonogov mulai mencoba merintis bisnis barunya yakni pemesanan taksi  lewat telepon.
Rupanya, banyak konsumen yang menyukai layanan tersebut apalagi di  jam sibuk, Bisnis tersebut akhirnya mulai berkembang. Dulunya Belonogov  hanya memiliki 20 orang operator di ruangan kecil dan masih ilegal.
Kemudian bisnis tersebut ia beri nama Maxim dan mulai beralih ke  jaringan yang lebih canggih. Ia mulai mengembangkan aplikasinya pada  2007. Meski sempat mengalami pasang surut, Maxim pada akhirnya berhasil  tumbuh dan terus berkembang hingga saat ini.</content:encoded></item></channel></rss>
