<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>86,6 Juta Bidang Tanah Sudah Bersertifikat</title><description>Pemerintah berkomitmen melakukan sertifikasi tanah di seluruh Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/470/2858455/86-6-juta-bidang-tanah-sudah-bersertifikat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/470/2858455/86-6-juta-bidang-tanah-sudah-bersertifikat"/><item><title>86,6 Juta Bidang Tanah Sudah Bersertifikat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/470/2858455/86-6-juta-bidang-tanah-sudah-bersertifikat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/05/470/2858455/86-6-juta-bidang-tanah-sudah-bersertifikat</guid><pubDate>Sabtu 05 Agustus 2023 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/05/470/2858455/86-6-juta-bidang-tanah-sudah-bersertifikat-NGOyKrBPYK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">86,6 Juta Tanah Sudah Bersertifikat. (Foto: okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/05/470/2858455/86-6-juta-bidang-tanah-sudah-bersertifikat-NGOyKrBPYK.jpg</image><title>86,6 Juta Tanah Sudah Bersertifikat. (Foto: okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berkomitmen melakukan sertifikasi tanah di seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, saat menyerahkan sertifikat hasil dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Sertifikasi Rumah Ibadah dan Tanah Wakaf.
Wamen ATR menjelaskan, Kementerian ATR/BPN telah melakukan pendaftaran tanah sebanyak 105,2 juta bidang, dan 86,6 juta bidang di antaranya telah bersertifikat.

BACA JUGA:
Menteri ATR Serahkan Sertifikat Hak Pengelolaan 34 Ribu Hektare Tanah ke Otorita IKN

&amp;ldquo;Lompatan sertifikasi tanah yang luar biasa terjadi pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi, awalnya hanya 500 ribu sertifikat pertahun menjadi 6 hingga 7 juta sertipikat per tahunnya,&amp;rdquo; ungkapnya, Sabtu (5/8/2023).
Raja Antoni mengungkapkan, sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah mengalami kenaikan yang sangat signifikan dari mulanya hanya 2.680 sertipikat per tahun menjadi 15.953 per tahunnya.
&amp;ldquo;Meningkat 587% dari masa pemerintahan sebelum Pak Jokowi,&amp;rdquo; singkat Wamen ATR/BPN.

BACA JUGA:
Datang ke Kaltim, Menteri ATR Bagikan Sertifikat Tanah ke Warga&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mantan Direktur Eksekutif MAARIF Institute tersebut tak luput mengingatkan jajaran ATR/BPN di tingkat wilayah dan daerah untuk menjaga sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau beserta seluruh jajaran Forkopimda dalam menyukseskan Program Strategis Kementerian seperti PTSL dan Sertifikasi Tanah Wakaf.
&amp;ldquo;Sinergi dan kolaborasi kita dengan jajaran Pemprov dan Forkompimda sangat bermanfaat bagi rakyat dan umat,&amp;rdquo; sebut Raja AntoniSinergi dan kolaborasi tersebut, kata Wamen ATR/BPN, akan bermuara pada rakyat kebanyakan untuk mendapatkan kepastian hukum dan hak ekonomi.
&amp;ldquo;Harapannya rakyat dapat tersenyum manis dan benar-benar merasakan kehadiran negara dengan adanya kepastian hukum hak atas tanah dan kepastian terhadap hak atas perekonomian,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berkomitmen melakukan sertifikasi tanah di seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, saat menyerahkan sertifikat hasil dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Sertifikasi Rumah Ibadah dan Tanah Wakaf.
Wamen ATR menjelaskan, Kementerian ATR/BPN telah melakukan pendaftaran tanah sebanyak 105,2 juta bidang, dan 86,6 juta bidang di antaranya telah bersertifikat.

BACA JUGA:
Menteri ATR Serahkan Sertifikat Hak Pengelolaan 34 Ribu Hektare Tanah ke Otorita IKN

&amp;ldquo;Lompatan sertifikasi tanah yang luar biasa terjadi pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi, awalnya hanya 500 ribu sertifikat pertahun menjadi 6 hingga 7 juta sertipikat per tahunnya,&amp;rdquo; ungkapnya, Sabtu (5/8/2023).
Raja Antoni mengungkapkan, sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah mengalami kenaikan yang sangat signifikan dari mulanya hanya 2.680 sertipikat per tahun menjadi 15.953 per tahunnya.
&amp;ldquo;Meningkat 587% dari masa pemerintahan sebelum Pak Jokowi,&amp;rdquo; singkat Wamen ATR/BPN.

BACA JUGA:
Datang ke Kaltim, Menteri ATR Bagikan Sertifikat Tanah ke Warga&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mantan Direktur Eksekutif MAARIF Institute tersebut tak luput mengingatkan jajaran ATR/BPN di tingkat wilayah dan daerah untuk menjaga sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau beserta seluruh jajaran Forkopimda dalam menyukseskan Program Strategis Kementerian seperti PTSL dan Sertifikasi Tanah Wakaf.
&amp;ldquo;Sinergi dan kolaborasi kita dengan jajaran Pemprov dan Forkompimda sangat bermanfaat bagi rakyat dan umat,&amp;rdquo; sebut Raja AntoniSinergi dan kolaborasi tersebut, kata Wamen ATR/BPN, akan bermuara pada rakyat kebanyakan untuk mendapatkan kepastian hukum dan hak ekonomi.
&amp;ldquo;Harapannya rakyat dapat tersenyum manis dan benar-benar merasakan kehadiran negara dengan adanya kepastian hukum hak atas tanah dan kepastian terhadap hak atas perekonomian,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
