<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II-2023</title><description>BPS mencatat perekonomian Indonesia berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 mencapai Rp5.226,7 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859222/ini-mesin-pertumbuhan-ekonomi-ri-kuartal-ii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859222/ini-mesin-pertumbuhan-ekonomi-ri-kuartal-ii-2023"/><item><title>Ini Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859222/ini-mesin-pertumbuhan-ekonomi-ri-kuartal-ii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859222/ini-mesin-pertumbuhan-ekonomi-ri-kuartal-ii-2023</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859222/ini-mesin-pertumbuhan-ekonomi-ri-kuartal-ii-2023-gSQnFQseck.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859222/ini-mesin-pertumbuhan-ekonomi-ri-kuartal-ii-2023-gSQnFQseck.JPG</image><title>Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 mencapai Rp5.226,7 triliun.

Sementara itu, atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.075,7 triliun
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Impor Indonesia Juni 2023 Turun 18% Jadi USD17,1 Miliar

&quot;Seluruh lapangan usaha tumbuh positif pada triwulan II-2023 secara year-on-year (yoy),&quot; ungkap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (7/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inflasi Mei 0,09%, BPS: Terendah Sepanjang 2023

Hal ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17% secara yoy pada triwulan II-2023.
Dia mengatakan, leading sectors ekonomi Indonesia seperti industri pengolahan, pertanian, perdagangan, pertambangan, dan konstruksi terus tumbuh.



Tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan, jasa lainnya, serta akomodasi dan makan minum. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,28%.



&quot;Dari sisi lapangan usaha (suplai), pertumbuhan ekonomi didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan mancanegara, terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional, serta libur lebaran dan libur sekolah,&quot; jelas Edy.



Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 15,80%.



&quot;Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,62%,&quot; tandas Edy.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 mencapai Rp5.226,7 triliun.

Sementara itu, atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.075,7 triliun
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Impor Indonesia Juni 2023 Turun 18% Jadi USD17,1 Miliar

&quot;Seluruh lapangan usaha tumbuh positif pada triwulan II-2023 secara year-on-year (yoy),&quot; ungkap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (7/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inflasi Mei 0,09%, BPS: Terendah Sepanjang 2023

Hal ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17% secara yoy pada triwulan II-2023.
Dia mengatakan, leading sectors ekonomi Indonesia seperti industri pengolahan, pertanian, perdagangan, pertambangan, dan konstruksi terus tumbuh.



Tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan, jasa lainnya, serta akomodasi dan makan minum. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,28%.



&quot;Dari sisi lapangan usaha (suplai), pertumbuhan ekonomi didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan mancanegara, terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional, serta libur lebaran dan libur sekolah,&quot; jelas Edy.



Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 15,80%.



&quot;Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,62%,&quot; tandas Edy.</content:encoded></item></channel></rss>
