<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulau Jawa Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi Indonesia</title><description>BPS menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 terlihat menunjukkan penguatan pada beberapa wilayah.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859242/pulau-jawa-jadi-penyumbang-terbesar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859242/pulau-jawa-jadi-penyumbang-terbesar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia"/><item><title>Pulau Jawa Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859242/pulau-jawa-jadi-penyumbang-terbesar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859242/pulau-jawa-jadi-penyumbang-terbesar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859242/pulau-jawa-jadi-penyumbang-terbesar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-1y9HfTXjlC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia. (Foto: YouTube/BPS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859242/pulau-jawa-jadi-penyumbang-terbesar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-1y9HfTXjlC.jpg</image><title>Ekonomi Indonesia. (Foto: YouTube/BPS)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 terlihat menunjukkan penguatan pada beberapa wilayah.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menyebut truktur perekonomian Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 masih didominasi oleh wilayah Pulau Jawa. Adapun Pulau Jawa memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,27%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: IHPB Umum Nasional Naik Jadi 4,43% di Mei 2023

&quot;Kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi kontributor utama ekonomi nasional dengan peranan sebesar 57,27% dan mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,18% (yoy) dibanding triwulan II-2022,&quot; ujar Edy dalam rilis BPS di Jakarta, Senin (7/8/2023).

Kontributor selanjutnya adalah Pulau Sumatera dengan porsi 21,94%, Kalimantan 8,32%, Sulawesi 7.13%, Bali dan Nusa Tenggara 2,77%, dan Maluku dan Papua sebesar 2,57%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Mei 0,09%

Dia mengatakan, untuk ekonomi triwulan II-2023 wilayah Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku dan Papua tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

&quot;Untuk Pulau Jawa, ekonominya tumbuh 5,18% yoy, Kalimantan sebesar 5,56% yoy, Sulawesi sebesar 6,64% yoy, Maluku dan Papua tumbuh 6,35% yoy.&quot; ucap Edy.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Gaji Petugas Lapangan Sensus Pertanian Rp4 Juta per Bulan



Hanya saja, dia mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua lebih rendah dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun lalu.



&quot;Tercatat bahwa tahun lalu Pulau Sumatera berhasil tumbuh 4,96% dibandingkan 4,90%, Jawa 5,65% dibandingkan 5,18% saat ini, Bali dan Nusa Tenggara 4,01% dibandingkan 3,01%, dan Maluku dan Papua yang sebelumnya berhasil tumbuh sebesar 13,07% di triwulan II tahun lalu,&quot; pungkas Edy.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 terlihat menunjukkan penguatan pada beberapa wilayah.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menyebut truktur perekonomian Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 masih didominasi oleh wilayah Pulau Jawa. Adapun Pulau Jawa memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,27%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: IHPB Umum Nasional Naik Jadi 4,43% di Mei 2023

&quot;Kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi kontributor utama ekonomi nasional dengan peranan sebesar 57,27% dan mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,18% (yoy) dibanding triwulan II-2022,&quot; ujar Edy dalam rilis BPS di Jakarta, Senin (7/8/2023).

Kontributor selanjutnya adalah Pulau Sumatera dengan porsi 21,94%, Kalimantan 8,32%, Sulawesi 7.13%, Bali dan Nusa Tenggara 2,77%, dan Maluku dan Papua sebesar 2,57%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Inflasi Mei 0,09%

Dia mengatakan, untuk ekonomi triwulan II-2023 wilayah Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku dan Papua tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

&quot;Untuk Pulau Jawa, ekonominya tumbuh 5,18% yoy, Kalimantan sebesar 5,56% yoy, Sulawesi sebesar 6,64% yoy, Maluku dan Papua tumbuh 6,35% yoy.&quot; ucap Edy.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS: Gaji Petugas Lapangan Sensus Pertanian Rp4 Juta per Bulan



Hanya saja, dia mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua lebih rendah dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun lalu.



&quot;Tercatat bahwa tahun lalu Pulau Sumatera berhasil tumbuh 4,96% dibandingkan 4,90%, Jawa 5,65% dibandingkan 5,18% saat ini, Bali dan Nusa Tenggara 4,01% dibandingkan 3,01%, dan Maluku dan Papua yang sebelumnya berhasil tumbuh sebesar 13,07% di triwulan II tahun lalu,&quot; pungkas Edy.</content:encoded></item></channel></rss>
