<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Bisa Tercapai? Ini Kata Menko Airlangga</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17% pada kuartal II 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859571/target-pertumbuhan-ekonomi-5-3-bisa-tercapai-ini-kata-menko-airlangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859571/target-pertumbuhan-ekonomi-5-3-bisa-tercapai-ini-kata-menko-airlangga"/><item><title>Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Bisa Tercapai? Ini Kata Menko Airlangga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859571/target-pertumbuhan-ekonomi-5-3-bisa-tercapai-ini-kata-menko-airlangga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/320/2859571/target-pertumbuhan-ekonomi-5-3-bisa-tercapai-ini-kata-menko-airlangga</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859571/target-pertumbuhan-ekonomi-5-3-bisa-tercapai-ini-kata-menko-airlangga-vR2z4eZf5E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan ekonomi RI (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859571/target-pertumbuhan-ekonomi-5-3-bisa-tercapai-ini-kata-menko-airlangga-vR2z4eZf5E.jpg</image><title>Pertumbuhan ekonomi RI (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMi8xLzE2NzEwMi81L3g4bHBjeHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17% pada kuartal II 2023. Namun jika dibandingkan kuartal to kuartal pertumbuhan ekonomi tumbuh 3,86%.

BACA JUGA:
Ekonomi Indonesia Tumbuh, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.886


Mampukah target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2023 yang sebesar 5,3% terwujud?
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan target tersebut telah sesuai dengan Anggapan Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia pun berharap pemerintah masih bisa mendorong perekonomian pada kuartal III dengan meningkatkan belanja pemerintah pada Kementerian/Lembaga yang biasanya menggunakan anggaran besar.

BACA JUGA:
Menko Airlangga: Ekonomi RI Lebih Kuat Dibanding AS, Singapura hingga Jerman


&quot;Misalnya infrastruktur, program-program padat karya dari pertanian itu kita dorong karena itu efeknya jelas. Kalau soal impor itu datanya dari Bulog karena harga berapa besarnya berapa mereka yang negosiasi,&quot; imbuhnya.
Lebih lanjut Airlangga menuturkan, pada kuartal II 2023 ini  pemerintah juga akan kembali melihat kontribusi dari sektor  pertambangan, sumber daya alam dan kelapa sawit yang masih menjadi  andalan ekspor Indonesia meskipun semuanya tergantung pada harga  komoditas yag saat ini normal.
Oleh sebab itu, lanjut Airlangga, ketika harga komoditas normal maka  pemerintah akan meningkatkannya dengan cara mengejar volume dan melihat  produk-produk yang juga menjadi andalan di sektor manufaktur.
&quot;Apakah itu produk kimia, produk besi dan baja. Nah ini sekarang  produk besi dan baja pun sudah bisa mendongkrak ekspor Indonesia. Nah  kita berharap ekspor daripada turunan besi dan baja ini akan terus  meningkat demikian pula nikel koper itu juga akan terus meningkat,&quot;  pungkasnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xMi8xLzE2NzEwMi81L3g4bHBjeHI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17% pada kuartal II 2023. Namun jika dibandingkan kuartal to kuartal pertumbuhan ekonomi tumbuh 3,86%.

BACA JUGA:
Ekonomi Indonesia Tumbuh, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.886


Mampukah target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2023 yang sebesar 5,3% terwujud?
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan target tersebut telah sesuai dengan Anggapan Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia pun berharap pemerintah masih bisa mendorong perekonomian pada kuartal III dengan meningkatkan belanja pemerintah pada Kementerian/Lembaga yang biasanya menggunakan anggaran besar.

BACA JUGA:
Menko Airlangga: Ekonomi RI Lebih Kuat Dibanding AS, Singapura hingga Jerman


&quot;Misalnya infrastruktur, program-program padat karya dari pertanian itu kita dorong karena itu efeknya jelas. Kalau soal impor itu datanya dari Bulog karena harga berapa besarnya berapa mereka yang negosiasi,&quot; imbuhnya.
Lebih lanjut Airlangga menuturkan, pada kuartal II 2023 ini  pemerintah juga akan kembali melihat kontribusi dari sektor  pertambangan, sumber daya alam dan kelapa sawit yang masih menjadi  andalan ekspor Indonesia meskipun semuanya tergantung pada harga  komoditas yag saat ini normal.
Oleh sebab itu, lanjut Airlangga, ketika harga komoditas normal maka  pemerintah akan meningkatkannya dengan cara mengejar volume dan melihat  produk-produk yang juga menjadi andalan di sektor manufaktur.
&quot;Apakah itu produk kimia, produk besi dan baja. Nah ini sekarang  produk besi dan baja pun sudah bisa mendongkrak ekspor Indonesia. Nah  kita berharap ekspor daripada turunan besi dan baja ini akan terus  meningkat demikian pula nikel koper itu juga akan terus meningkat,&quot;  pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
