<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Susun Rencana Penyediaan Air di IKN hingga Tahun 2100</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan rencana penyediaan air untuk IKN hingga tahun 2100 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/470/2859603/pupr-susun-rencana-penyediaan-air-di-ikn-hingga-tahun-2100</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/470/2859603/pupr-susun-rencana-penyediaan-air-di-ikn-hingga-tahun-2100"/><item><title>PUPR Susun Rencana Penyediaan Air di IKN hingga Tahun 2100</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/470/2859603/pupr-susun-rencana-penyediaan-air-di-ikn-hingga-tahun-2100</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/07/470/2859603/pupr-susun-rencana-penyediaan-air-di-ikn-hingga-tahun-2100</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2023 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/470/2859603/pupr-susun-rencana-penyediaan-air-di-ikn-hingga-tahun-2100-4Q9MjPMHgv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/470/2859603/pupr-susun-rencana-penyediaan-air-di-ikn-hingga-tahun-2100-4Q9MjPMHgv.jpg</image><title>IKN Nusantara. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2ODAyMi81L3g4bWd4dHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan rencana penyediaan air untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga tahun 2100 mendatang.

Plt. Direktur Jendral Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Jarot Widyoko menjelaskan, Bendungan Sepaku Semoi diperuntukan untuk kebutuhan air masyarakat di IKN yang akan pindah pada tahap awal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

6 Fakta Sertifikat Tanah IKN Diterbitkan, Investor Ayo Buruan Investasi!

Bendungan tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi air baku masyarakat di IKN dan wilayah penyangganya hingga tahun 2035 mendatang.

Menurutnya dengan ketersedian bendungan Sepaku Semoi maka akan menyuplai air sebanyak 2.000/liter perdetik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bandara VVIP IKN Dikebut, Ditarget Beroperasi Agustus 2024

Namun apabila intake Sepaku rampung dibangun, maka air yang disuply akan mencapai 5.000 liter/detik.

Kemudian pada tahun 2033 mendatang, Kementerian PUPR akan membangun bendungan baru yaitu Bendungan Batu Lepek. Kehadiran bendungan itu nantinya akan menambah pasokan air seiring pertumbuhan populasi di IKN.

&quot;Nah sebelum 2045 habis, tahun 2042 kami akan membangun bendungan Selamayu, ini akan bertahan sampai tahun 2060,&quot; ujar Jarot usai FGD di Kantornya, Senin (7/8/2023).



Selanjutnya pada tahun 2058, Kementerian PUPR juga akan kembali membangun Bendungan Sifak, yang akan memperkuat pasokan air untuk masyarakat di IKN hingga tahun 2100 mendatang.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada 17 Sekolah Unggulan Antre Masuk Ibu Kota Nusantara, Begini Kata Otorita IKN&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pada tahun 2058 kita akan membangun bendungan Sifak kalau tidak salah, sehingga untuk IKN kebutuhan air disesuaikan dengan prediksi itu sampai 2100 lebih,&quot; kata Jarot.



Menurutnya keberadaan bendungan di IKN sebagai penyuplai air baku menjadi hal yang penting. Hal itu mengingat kondisi tanah di IKN yang kurang bagus untuk mengeluarkan air tanah dan bahkan sulit meski dilakukan pengeboran.



&quot;Jadi kami sudah mempunyai stock - stock dan diketahui bahwa di IKN itu tanahnya clay sehingga sumber air untuk air bor itu sangat kecil, makanya kami selain membuat bendungan, membuat intake, kami juga akan membuat Embung yang insyaallah tahun 2024 Sudah ada 19 embung yang selesai di IKN,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMi8xLzE2ODAyMi81L3g4bWd4dHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan rencana penyediaan air untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga tahun 2100 mendatang.

Plt. Direktur Jendral Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Jarot Widyoko menjelaskan, Bendungan Sepaku Semoi diperuntukan untuk kebutuhan air masyarakat di IKN yang akan pindah pada tahap awal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

6 Fakta Sertifikat Tanah IKN Diterbitkan, Investor Ayo Buruan Investasi!

Bendungan tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi air baku masyarakat di IKN dan wilayah penyangganya hingga tahun 2035 mendatang.

Menurutnya dengan ketersedian bendungan Sepaku Semoi maka akan menyuplai air sebanyak 2.000/liter perdetik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bandara VVIP IKN Dikebut, Ditarget Beroperasi Agustus 2024

Namun apabila intake Sepaku rampung dibangun, maka air yang disuply akan mencapai 5.000 liter/detik.

Kemudian pada tahun 2033 mendatang, Kementerian PUPR akan membangun bendungan baru yaitu Bendungan Batu Lepek. Kehadiran bendungan itu nantinya akan menambah pasokan air seiring pertumbuhan populasi di IKN.

&quot;Nah sebelum 2045 habis, tahun 2042 kami akan membangun bendungan Selamayu, ini akan bertahan sampai tahun 2060,&quot; ujar Jarot usai FGD di Kantornya, Senin (7/8/2023).



Selanjutnya pada tahun 2058, Kementerian PUPR juga akan kembali membangun Bendungan Sifak, yang akan memperkuat pasokan air untuk masyarakat di IKN hingga tahun 2100 mendatang.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada 17 Sekolah Unggulan Antre Masuk Ibu Kota Nusantara, Begini Kata Otorita IKN&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pada tahun 2058 kita akan membangun bendungan Sifak kalau tidak salah, sehingga untuk IKN kebutuhan air disesuaikan dengan prediksi itu sampai 2100 lebih,&quot; kata Jarot.



Menurutnya keberadaan bendungan di IKN sebagai penyuplai air baku menjadi hal yang penting. Hal itu mengingat kondisi tanah di IKN yang kurang bagus untuk mengeluarkan air tanah dan bahkan sulit meski dilakukan pengeboran.



&quot;Jadi kami sudah mempunyai stock - stock dan diketahui bahwa di IKN itu tanahnya clay sehingga sumber air untuk air bor itu sangat kecil, makanya kami selain membuat bendungan, membuat intake, kami juga akan membuat Embung yang insyaallah tahun 2024 Sudah ada 19 embung yang selesai di IKN,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
