<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penopang Terbesar Ekonomi RI Masih Pulau Jawa</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didominasi oleh wilayah pulau Jawa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859637/penopang-terbesar-ekonomi-ri-masih-pulau-jawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859637/penopang-terbesar-ekonomi-ri-masih-pulau-jawa"/><item><title>Penopang Terbesar Ekonomi RI Masih Pulau Jawa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859637/penopang-terbesar-ekonomi-ri-masih-pulau-jawa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859637/penopang-terbesar-ekonomi-ri-masih-pulau-jawa</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859637/penopang-terbesar-ekonomi-ri-masih-pulau-jawa-FSt0OZk4Va.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/07/320/2859637/penopang-terbesar-ekonomi-ri-masih-pulau-jawa-FSt0OZk4Va.jpg</image><title>Pertumbuhan ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS80LzE2MjM3NC81L3g4ajVnejg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didominasi oleh wilayah pulau Jawa. Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 terlihat menunjukkan penguatan pada beberapa wilayah.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menyebut struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 masih didominasi oleh wilayah Pulau Jawa. Adapun Pulau Jawa memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,27%.

BACA JUGA:
Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Bisa Tercapai? Ini Kata Menko Airlangga


&quot;Kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi kontributor utama ekonomi nasional dengan peranan sebesar 57,27% dan mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,18% (yoy) dibanding triwulan II-2022,&quot; ujar Edy dalam rilis BPS di Jakarta, Senin (7/8/2023).
Kontributor selanjutnya adalah Pulau Sumatera dengan porsi 21,94%, Kalimantan 8,32%, Sulawesi 7.13%, Bali dan Nusa Tenggara 2,77%, dan Maluku dan Papua sebesar 2,57%.

BACA JUGA:
Menakar Dampak Tahun Politik terhadap Pertumbuhan Ekonomi RI


Dia mengatakan, untuk ekonomi triwulan II-2023 wilayah Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku dan Papua tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
&quot;Untuk Pulau Jawa, ekonominya tumbuh 5,18% yoy, Kalimantan sebesar 5,56% yoy, Sulawesi sebesar 6,64% yoy, Maluku dan Papua tumbuh 6,35% yoy.&quot; ucap Edy.
Hanya saja, dia mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau  Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua lebih  rendah dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun lalu.
&quot;Tercatat bahwa tahun lalu Pulau Sumatera berhasil tumbuh 4,96%  dibandingkan 4,90%, Jawa 5,65% dibandingkan 5,18% saat ini, Bali dan  Nusa Tenggara 4,01% dibandingkan 3,01%, dan Maluku dan Papua yang  sebelumnya berhasil tumbuh sebesar 13,07% di triwulan II tahun lalu,&quot;  pungkas Edy.
Baca Juga: Pulau Jawa Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi Indonesia</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS80LzE2MjM3NC81L3g4ajVnejg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didominasi oleh wilayah pulau Jawa. Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 terlihat menunjukkan penguatan pada beberapa wilayah.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menyebut struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 masih didominasi oleh wilayah Pulau Jawa. Adapun Pulau Jawa memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,27%.

BACA JUGA:
Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3% Bisa Tercapai? Ini Kata Menko Airlangga


&quot;Kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi kontributor utama ekonomi nasional dengan peranan sebesar 57,27% dan mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,18% (yoy) dibanding triwulan II-2022,&quot; ujar Edy dalam rilis BPS di Jakarta, Senin (7/8/2023).
Kontributor selanjutnya adalah Pulau Sumatera dengan porsi 21,94%, Kalimantan 8,32%, Sulawesi 7.13%, Bali dan Nusa Tenggara 2,77%, dan Maluku dan Papua sebesar 2,57%.

BACA JUGA:
Menakar Dampak Tahun Politik terhadap Pertumbuhan Ekonomi RI


Dia mengatakan, untuk ekonomi triwulan II-2023 wilayah Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku dan Papua tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
&quot;Untuk Pulau Jawa, ekonominya tumbuh 5,18% yoy, Kalimantan sebesar 5,56% yoy, Sulawesi sebesar 6,64% yoy, Maluku dan Papua tumbuh 6,35% yoy.&quot; ucap Edy.
Hanya saja, dia mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau  Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua lebih  rendah dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun lalu.
&quot;Tercatat bahwa tahun lalu Pulau Sumatera berhasil tumbuh 4,96%  dibandingkan 4,90%, Jawa 5,65% dibandingkan 5,18% saat ini, Bali dan  Nusa Tenggara 4,01% dibandingkan 3,01%, dan Maluku dan Papua yang  sebelumnya berhasil tumbuh sebesar 13,07% di triwulan II tahun lalu,&quot;  pungkas Edy.
Baca Juga: Pulau Jawa Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi Indonesia</content:encoded></item></channel></rss>
