<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,8% pada Kuartal III-2023</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2023 diprediksi berada di angka 4,8%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859958/ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-8-pada-kuartal-iii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859958/ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-8-pada-kuartal-iii-2023"/><item><title>Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,8% pada Kuartal III-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859958/ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-8-pada-kuartal-iii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859958/ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-8-pada-kuartal-iii-2023</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2859958/ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-8-pada-kuartal-iii-2023-BNcHYUBmZX.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2859958/ekonomi-indonesia-diprediksi-tumbuh-4-8-pada-kuartal-iii-2023-BNcHYUBmZX.JPG</image><title>Ekonomi Indonesia. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2023 diprediksi berada di angka 4,8%

Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad mengatakan bahwa angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 yang tembus di angka 5,17%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penopang Terbesar Ekonomi RI Masih Pulau Jawa

&quot;Indef melihat bahwa pada kuartal ke depan relatif pertumbuhan ekonomi kita lebih rendah dari perkiraan semula mungkin berkisar 4,8% di kuartal III,&quot; katanya dalam Seminar Nasional KTT Indef, Selasa (8/8/2023).

Di sisi lain, Tauhid mengatakan bahwa Indef juga memproyeksikan ekonomi Indonesia sepanjang 2023 akan tumbuh.

&quot;Namun kami juga melihat pertumbuhan ekonomi sepanjang 2023 jauh lebih tinggi dibandingkan proyeksi semula yang berkisar 4,8% menjadi 4,9%. Saya kira ini satu hal yang menggembirakan, meskipun harapan banyak pihak bisa lebih tinggi dari itu,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Airlangga: Ekonomi RI Lebih Kuat Dibanding AS, Singapura hingga Jerman

Tauhid juga mengatakan angka inflasi Indonesia akan lebih rendah berkisar sekitar 3%.

Kemudian nilai tukar rupiah akan berada dikisaran Rp15.000/USD.
Kemudian pengangguran tercatat berada di angka 5,3% dan tingkat kemiskinan sebesar 9,3%.

&quot;Tentu saja capaian-capaian ini juga harus jalan dengan agenda kita hari ini ekonomi tumbuh tapi industri hijau juga harus tumbuh dan itu butuh kerja keras dari kita semua yang hadir di sini maupun banyak stakeholder lain,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi El Nino, Ini Jurus Jokowi Jaga Ekonomi Indonesia di Semester II-2023



Adapun sebelumnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17% secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2023.



Pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga di atas 5% dan belanja pemerintah juga di atas 5%.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2023 diprediksi berada di angka 4,8%

Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad mengatakan bahwa angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 yang tembus di angka 5,17%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penopang Terbesar Ekonomi RI Masih Pulau Jawa

&quot;Indef melihat bahwa pada kuartal ke depan relatif pertumbuhan ekonomi kita lebih rendah dari perkiraan semula mungkin berkisar 4,8% di kuartal III,&quot; katanya dalam Seminar Nasional KTT Indef, Selasa (8/8/2023).

Di sisi lain, Tauhid mengatakan bahwa Indef juga memproyeksikan ekonomi Indonesia sepanjang 2023 akan tumbuh.

&quot;Namun kami juga melihat pertumbuhan ekonomi sepanjang 2023 jauh lebih tinggi dibandingkan proyeksi semula yang berkisar 4,8% menjadi 4,9%. Saya kira ini satu hal yang menggembirakan, meskipun harapan banyak pihak bisa lebih tinggi dari itu,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Airlangga: Ekonomi RI Lebih Kuat Dibanding AS, Singapura hingga Jerman

Tauhid juga mengatakan angka inflasi Indonesia akan lebih rendah berkisar sekitar 3%.

Kemudian nilai tukar rupiah akan berada dikisaran Rp15.000/USD.
Kemudian pengangguran tercatat berada di angka 5,3% dan tingkat kemiskinan sebesar 9,3%.

&quot;Tentu saja capaian-capaian ini juga harus jalan dengan agenda kita hari ini ekonomi tumbuh tapi industri hijau juga harus tumbuh dan itu butuh kerja keras dari kita semua yang hadir di sini maupun banyak stakeholder lain,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Antisipasi El Nino, Ini Jurus Jokowi Jaga Ekonomi Indonesia di Semester II-2023



Adapun sebelumnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17% secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2023.



Pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi rumah tangga di atas 5% dan belanja pemerintah juga di atas 5%.</content:encoded></item></channel></rss>
