<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cari Harta Karun Migas, Pengeboran Sumur di Blok Mahakam Catat Rekor Baru</title><description>Cari harta karun minyak dan gas bumi (migas), pengeboran sumur di Blok Mahakam catat rekor baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859971/cari-harta-karun-migas-pengeboran-sumur-di-blok-mahakam-catat-rekor-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859971/cari-harta-karun-migas-pengeboran-sumur-di-blok-mahakam-catat-rekor-baru"/><item><title>Cari Harta Karun Migas, Pengeboran Sumur di Blok Mahakam Catat Rekor Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859971/cari-harta-karun-migas-pengeboran-sumur-di-blok-mahakam-catat-rekor-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2859971/cari-harta-karun-migas-pengeboran-sumur-di-blok-mahakam-catat-rekor-baru</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2859971/cari-harta-karun-migas-pengeboran-sumur-di-blok-mahakam-catat-rekor-baru-MHNtsdmJYN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cari Harta Karun Migas, Pengeboran Sumur di Blok Migas Catat Rekor Baru (Foto: PHI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2859971/cari-harta-karun-migas-pengeboran-sumur-di-blok-mahakam-catat-rekor-baru-MHNtsdmJYN.jpg</image><title>Cari Harta Karun Migas, Pengeboran Sumur di Blok Migas Catat Rekor Baru (Foto: PHI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS8xLzE2Mjc0Mi81L3g4ajVnMmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cari harta karun minyak dan gas bumi (migas), pengeboran sumur di Blok Mahakam catat rekor baru. Pengeboran sumur di Blok Mahakam dilaporkan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

PHM kembali mencatat keberhasilan pengeboran, yaitu pada sumur gas TN-Q468 di Lapangan Tunu, dengan kedalaman yang mencapai 5216 meter dengan memakai desain extended light architecture paling dalam yang pernah dibor di area Delta Mahakam.

BACA JUGA:Guyuran Insentif demi Jaga Produksi Blok Mahakam&amp;nbsp;


General Manager PHM Setyo Sapto Edi menjelaskan bahwa selain menghasilkan kinerja yang lebih cepat dan selamat, penerapan pengeboran dengan desain extended light architecture ini oleh PHM menghasilkan penghematan biaya pengeboran yang mencapai USD1,8 juta.

&amp;ldquo;Pengeboran pada kedalaman lebih dari 5.200 meter dengan arsitektur standar memerlukan waktu rata-rata sekitar 27 hari pengeboran dan biaya mencapai USD7 juta. Dengan desain arsitektur ini, PHM berhasil melakukan pengeboran sumur TN-Q468 dengan aman dan selamat dalam 18 hari sehingga menurunkan biaya secara signifikan,&amp;rdquo; katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (8/8/2023).

BACA JUGA:Jurus Pertamina Jaga Produksi Migas Blok Mahakam&amp;nbsp;


Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia (PHI), John Anis menyatakan, perusahaan menerapkan beragam inovasi dan teknologi dalam menjalankan operasi dan bisnis migas perusahaan berdasarkan praktik-praktik terbaik di industri migas nasional dan dunia.

&amp;ldquo;Dalam hal pengeboran sumur-sumur eksplorasi dan eksploitasi, kami menerapkan praktik-praktik terbaik, inovasi, dan teknologi yang dapat meningkatkan keselamatan, kecepatan, serta mengurangi biaya pengeboran,&amp;rdquo; ujar John.

Menurut John Anis, PHI menjalankan kegiatan pemeliharaan, perbaikan, dan reaktivasi sumur-sumur migas sehingga menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dan usia sumur yang lebih panjang.



&amp;ldquo;Pengembangan Lapangan Tunu yang terus dijalankan merupakan langkah strategis dalam mempertahankan produksi migas WK Mahakam yang penting dalam mendukung penyediaan energi dan transisi energi Indonesia,&amp;rdquo; katanya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS8xLzE2Mjc0Mi81L3g4ajVnMmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cari harta karun minyak dan gas bumi (migas), pengeboran sumur di Blok Mahakam catat rekor baru. Pengeboran sumur di Blok Mahakam dilaporkan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

PHM kembali mencatat keberhasilan pengeboran, yaitu pada sumur gas TN-Q468 di Lapangan Tunu, dengan kedalaman yang mencapai 5216 meter dengan memakai desain extended light architecture paling dalam yang pernah dibor di area Delta Mahakam.

BACA JUGA:Guyuran Insentif demi Jaga Produksi Blok Mahakam&amp;nbsp;


General Manager PHM Setyo Sapto Edi menjelaskan bahwa selain menghasilkan kinerja yang lebih cepat dan selamat, penerapan pengeboran dengan desain extended light architecture ini oleh PHM menghasilkan penghematan biaya pengeboran yang mencapai USD1,8 juta.

&amp;ldquo;Pengeboran pada kedalaman lebih dari 5.200 meter dengan arsitektur standar memerlukan waktu rata-rata sekitar 27 hari pengeboran dan biaya mencapai USD7 juta. Dengan desain arsitektur ini, PHM berhasil melakukan pengeboran sumur TN-Q468 dengan aman dan selamat dalam 18 hari sehingga menurunkan biaya secara signifikan,&amp;rdquo; katanya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (8/8/2023).

BACA JUGA:Jurus Pertamina Jaga Produksi Migas Blok Mahakam&amp;nbsp;


Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia (PHI), John Anis menyatakan, perusahaan menerapkan beragam inovasi dan teknologi dalam menjalankan operasi dan bisnis migas perusahaan berdasarkan praktik-praktik terbaik di industri migas nasional dan dunia.

&amp;ldquo;Dalam hal pengeboran sumur-sumur eksplorasi dan eksploitasi, kami menerapkan praktik-praktik terbaik, inovasi, dan teknologi yang dapat meningkatkan keselamatan, kecepatan, serta mengurangi biaya pengeboran,&amp;rdquo; ujar John.

Menurut John Anis, PHI menjalankan kegiatan pemeliharaan, perbaikan, dan reaktivasi sumur-sumur migas sehingga menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dan usia sumur yang lebih panjang.



&amp;ldquo;Pengembangan Lapangan Tunu yang terus dijalankan merupakan langkah strategis dalam mempertahankan produksi migas WK Mahakam yang penting dalam mendukung penyediaan energi dan transisi energi Indonesia,&amp;rdquo; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
