<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bappenas: Status RI Naik Jadi Negara Menengah Atas Harus Disyukuri</title><description>Suharso Monoarfa menyatakan posisi Indonesia yang sudah masuk kategori upper middle income countries harus disyukuri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860244/bappenas-status-ri-naik-jadi-negara-menengah-atas-harus-disyukuri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860244/bappenas-status-ri-naik-jadi-negara-menengah-atas-harus-disyukuri"/><item><title>Bappenas: Status RI Naik Jadi Negara Menengah Atas Harus Disyukuri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860244/bappenas-status-ri-naik-jadi-negara-menengah-atas-harus-disyukuri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860244/bappenas-status-ri-naik-jadi-negara-menengah-atas-harus-disyukuri</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Himayatul Azizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2860244/bappenas-status-ri-naik-jadi-negara-menengah-atas-harus-disyukuri-R8S1P2G7vq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bappenas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2860244/bappenas-status-ri-naik-jadi-negara-menengah-atas-harus-disyukuri-R8S1P2G7vq.jpg</image><title>Kepala Bappenas (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan posisi Indonesia yang sudah masuk kategori upper middle income countries (negara berpendapatan menengah atas) harus disyukuri.
&amp;ldquo;Kita harus bersyukur bahwa sekarang kita sudah masuk di upper middle income, itu kita jaga,&amp;rdquo; ujar Suharso dalam doorstop, di Gedung Bappenas dikutip Antara, Jakarta, Selasa (8/8/2023).

BACA JUGA:
Cerita soal Laut Indonesia, Kepala Bappenas: Banyak yang Terjebak

Namun, dia mengingatkan bahwa produk domestik bruto (PDB) per kapita Indonesia yang berkisar 4.580 per dolar Amerika Serikat (AS) masih sensitif atau riskan, mengingat negara dengan kategori upper middle income countries memiliki PDB per kapita antara 4.066-12.535 per dolar AS.

BACA JUGA:
8 Cara Buka Blokir Driver Maxim 2023

Artinya, ada potensi untuk kembali ke kategori low middle income countries dengan pendapatan PDB per kapita di bawah 4.066 per dolar AS.&amp;ldquo;Jadi kalau kita ke situ terjerembab, ke situ lagi, kita masuk di low middle income. Jadi, kita jaga ini supaya lebih jauh jaraknya dari batasnya. Kalau ini bisa kita lakukan, maka artinya pertumbuhan harus lebih,&amp;rdquo; ujar Kepala Bappenas itu pula.
Saat ini, sumber-sumber pertumbuhan ekonomi masih dari sisi konsumsi, mengingat sektor tersebut sudah pulih. Kendati demikian, dia menekankan bahwa semestinya pertumbuhan ekonomi dapat dipicu di sektor-sektor produktif yang perlu lebih diandalkan.
Suharso juga menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2023 yang berada di angka 5,17% sudah menunjukkan tren baik.
&amp;ldquo;Dengan tren ini, mudah-mudahan kita bisa jaga pace-nya itu, geraknya itu tetap dan mendekati pertumbuhan potensialnya. Karena menurut keputusan kami di Bappenas, pertumbuhan ekonomi potensial itu bisa sampai 7%. Kalau bisa menyentuh ini, saya kira apa yang kita susun secara teknokratik untuk mencapai Indonesia emas 2045, mudah-mudahan bisa kita capai,&amp;rdquo; kata Menteri PPN itu pula.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan posisi Indonesia yang sudah masuk kategori upper middle income countries (negara berpendapatan menengah atas) harus disyukuri.
&amp;ldquo;Kita harus bersyukur bahwa sekarang kita sudah masuk di upper middle income, itu kita jaga,&amp;rdquo; ujar Suharso dalam doorstop, di Gedung Bappenas dikutip Antara, Jakarta, Selasa (8/8/2023).

BACA JUGA:
Cerita soal Laut Indonesia, Kepala Bappenas: Banyak yang Terjebak

Namun, dia mengingatkan bahwa produk domestik bruto (PDB) per kapita Indonesia yang berkisar 4.580 per dolar Amerika Serikat (AS) masih sensitif atau riskan, mengingat negara dengan kategori upper middle income countries memiliki PDB per kapita antara 4.066-12.535 per dolar AS.

BACA JUGA:
8 Cara Buka Blokir Driver Maxim 2023

Artinya, ada potensi untuk kembali ke kategori low middle income countries dengan pendapatan PDB per kapita di bawah 4.066 per dolar AS.&amp;ldquo;Jadi kalau kita ke situ terjerembab, ke situ lagi, kita masuk di low middle income. Jadi, kita jaga ini supaya lebih jauh jaraknya dari batasnya. Kalau ini bisa kita lakukan, maka artinya pertumbuhan harus lebih,&amp;rdquo; ujar Kepala Bappenas itu pula.
Saat ini, sumber-sumber pertumbuhan ekonomi masih dari sisi konsumsi, mengingat sektor tersebut sudah pulih. Kendati demikian, dia menekankan bahwa semestinya pertumbuhan ekonomi dapat dipicu di sektor-sektor produktif yang perlu lebih diandalkan.
Suharso juga menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2023 yang berada di angka 5,17% sudah menunjukkan tren baik.
&amp;ldquo;Dengan tren ini, mudah-mudahan kita bisa jaga pace-nya itu, geraknya itu tetap dan mendekati pertumbuhan potensialnya. Karena menurut keputusan kami di Bappenas, pertumbuhan ekonomi potensial itu bisa sampai 7%. Kalau bisa menyentuh ini, saya kira apa yang kita susun secara teknokratik untuk mencapai Indonesia emas 2045, mudah-mudahan bisa kita capai,&amp;rdquo; kata Menteri PPN itu pula.</content:encoded></item></channel></rss>
