<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 5,33% di 2023, Ini Faktornya </title><description>Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh mencapai 5,33 % di 2023 setelah pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860506/industri-makanan-dan-minuman-tumbuh-5-33-di-2023-ini-faktornya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860506/industri-makanan-dan-minuman-tumbuh-5-33-di-2023-ini-faktornya"/><item><title>Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 5,33% di 2023, Ini Faktornya </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860506/industri-makanan-dan-minuman-tumbuh-5-33-di-2023-ini-faktornya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/08/320/2860506/industri-makanan-dan-minuman-tumbuh-5-33-di-2023-ini-faktornya</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2023 21:25 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2860506/industri-makanan-dan-minuman-naik-5-33-di-2023-ini-faktronya-pRKg6JfBKa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri makanan dan minuman (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2860506/industri-makanan-dan-minuman-naik-5-33-di-2023-ini-faktronya-pRKg6JfBKa.jpg</image><title>Industri makanan dan minuman (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh mencapai 5,33 % di 2023 setelah pandemi Covid-19.
Industri pangan juga memegang peran penting dalam ketahanan/ketersediaan pangan dan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

BACA JUGA:
Ekonomi RI Tumbuh 5,17%, Sri Mulyani: Keren Habis

Hal inilah yang membuat industri pangan berperan untuk memastikan pemenuhan konsumsi pangan, ketersediaan, keterjangkauan, serta keamanan, mutu dan gizi produk pangan bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Saat ini, kesadaran konsumen terhadap keamanan, mutu dan manfaat pangan semakin meningkat. Apalagi didorong dengan pesatnya perkembangan teknologi pangan yang menghadirkan banyak inovasi produk makanan baru di  tengah-tengah kita,&amp;rdquo; ujar Pusat Konsultasi Anggota Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Tetty H. Sihombing.

BACA JUGA:
Penopang Terbesar Ekonomi RI Masih Pulau Jawa

Dia juga menambahkan salah satu tantangan nyata, khususnya di era digital saat ini adalah,  setiap orang dapat mencari dan berbagi informasi tanpa batas, termasuk dalam menilai keamanan, mutu dan manfaat pangan dari produk yang dikonsumsinya.Setiap konsumen berhak mendapatkan informasi yang tepat, dari sumber yang kredibel, karenanya diperlukan upaya bersama untuk terus mendorong edukasi dan penyebaran informasi secara terintegrasi.
Kenaikan pangan ini terus berkembang sampai masyarakat memahami akan produk-produk makanan dan minuman yang mereka konsumi, bisa ikut terus mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia.</description><content:encoded>


JAKARTA - Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh mencapai 5,33 % di 2023 setelah pandemi Covid-19.
Industri pangan juga memegang peran penting dalam ketahanan/ketersediaan pangan dan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

BACA JUGA:
Ekonomi RI Tumbuh 5,17%, Sri Mulyani: Keren Habis

Hal inilah yang membuat industri pangan berperan untuk memastikan pemenuhan konsumsi pangan, ketersediaan, keterjangkauan, serta keamanan, mutu dan gizi produk pangan bagi masyarakat.
&amp;ldquo;Saat ini, kesadaran konsumen terhadap keamanan, mutu dan manfaat pangan semakin meningkat. Apalagi didorong dengan pesatnya perkembangan teknologi pangan yang menghadirkan banyak inovasi produk makanan baru di  tengah-tengah kita,&amp;rdquo; ujar Pusat Konsultasi Anggota Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Tetty H. Sihombing.

BACA JUGA:
Penopang Terbesar Ekonomi RI Masih Pulau Jawa

Dia juga menambahkan salah satu tantangan nyata, khususnya di era digital saat ini adalah,  setiap orang dapat mencari dan berbagi informasi tanpa batas, termasuk dalam menilai keamanan, mutu dan manfaat pangan dari produk yang dikonsumsinya.Setiap konsumen berhak mendapatkan informasi yang tepat, dari sumber yang kredibel, karenanya diperlukan upaya bersama untuk terus mendorong edukasi dan penyebaran informasi secara terintegrasi.
Kenaikan pangan ini terus berkembang sampai masyarakat memahami akan produk-produk makanan dan minuman yang mereka konsumi, bisa ikut terus mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
