<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Emiten Baru Melantai di Bursa Cetak Rekor</title><description>Jumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menembus rekor baru per hari ini Rabu (9/8/2023).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/278/2860858/jumlah-emiten-baru-melantai-di-bursa-cetak-rekor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/278/2860858/jumlah-emiten-baru-melantai-di-bursa-cetak-rekor"/><item><title>Jumlah Emiten Baru Melantai di Bursa Cetak Rekor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/278/2860858/jumlah-emiten-baru-melantai-di-bursa-cetak-rekor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/278/2860858/jumlah-emiten-baru-melantai-di-bursa-cetak-rekor</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/278/2860858/jumlah-emiten-baru-melantai-di-bursa-cetak-rekor-U6Eqxm9bpX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/278/2860858/jumlah-emiten-baru-melantai-di-bursa-cetak-rekor-U6Eqxm9bpX.jpg</image><title>Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)</title></images><description>


JAKARTA - Jumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menembus rekor baru per hari ini Rabu (9/8/2023).
Sampai akhir pekan ini, terdapat 63 perusahaan tercatat baru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Melantai di Bursa, Saham Cinema XXI (CNMA) Dibuka Naik 11,11%

Jumlah ini terhitung lebih tinggi dari pencatatan pada tahun 2022 yang mencapai 59 perusahaan.
Jika periodenya ditarik lebih lama lagi, maka angka pencatatan ini tertinggi setidaknya dalam kurun waktu lebih dari lima tahun terakhir, sesuai data Roadmap Pasar Modal Indonesia.

BACA JUGA:
Ada Klub Bola RI yang Bakal IPO pada 2024, Siapa?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pencapaian ini menandai adanya prospek positif terhadap pasar modal Indonesia. Dari 200 instrumen efek yang diincar, sedikit lagi bursa akan mencapai targetnya&quot;Target kita saat ini dari seluruh instrumen efek telah lebih dari 90 persen,&quot; kata Nyoman saat ditemui di Gedung BEI siang ini.
Nyoman meyakini rekor ini bakal kembali berlanjut mengingat masih terdapat sejumlah perusahaan tercatat di dalam pipeline pencatatan. Pipeline artinya daftar perusahaan yang telah mengirimkan dokumen dan/atau pernyataan penawaran umum perdana (IPO) di bursa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Indonesia Kuasai Saham Vale Bulan Ini

Sebagaimana diketahui, per Rabu, terdapat tiga perusahaan tercatat baru yakni PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX).
&quot;Bursa fokus di semua instrumen efek, kalau saham sendiri mudah-mudahan akan cetak rekor baru sepanjang sejarah pasar modal,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Jumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menembus rekor baru per hari ini Rabu (9/8/2023).
Sampai akhir pekan ini, terdapat 63 perusahaan tercatat baru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Melantai di Bursa, Saham Cinema XXI (CNMA) Dibuka Naik 11,11%

Jumlah ini terhitung lebih tinggi dari pencatatan pada tahun 2022 yang mencapai 59 perusahaan.
Jika periodenya ditarik lebih lama lagi, maka angka pencatatan ini tertinggi setidaknya dalam kurun waktu lebih dari lima tahun terakhir, sesuai data Roadmap Pasar Modal Indonesia.

BACA JUGA:
Ada Klub Bola RI yang Bakal IPO pada 2024, Siapa?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pencapaian ini menandai adanya prospek positif terhadap pasar modal Indonesia. Dari 200 instrumen efek yang diincar, sedikit lagi bursa akan mencapai targetnya&quot;Target kita saat ini dari seluruh instrumen efek telah lebih dari 90 persen,&quot; kata Nyoman saat ditemui di Gedung BEI siang ini.
Nyoman meyakini rekor ini bakal kembali berlanjut mengingat masih terdapat sejumlah perusahaan tercatat di dalam pipeline pencatatan. Pipeline artinya daftar perusahaan yang telah mengirimkan dokumen dan/atau pernyataan penawaran umum perdana (IPO) di bursa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Indonesia Kuasai Saham Vale Bulan Ini

Sebagaimana diketahui, per Rabu, terdapat tiga perusahaan tercatat baru yakni PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX).
&quot;Bursa fokus di semua instrumen efek, kalau saham sendiri mudah-mudahan akan cetak rekor baru sepanjang sejarah pasar modal,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
