<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Kelas Ekonomi hingga Bisnis di Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Berapa Harga Tiketnya?</title><description>Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dikabarkan mundur dari jadwal awal pada 18 Agustus menjadi awal September 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860378/ada-kelas-ekonomi-hingga-bisnis-di-kereta-cepat-jakarta-bandung-berapa-harga-tiketnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860378/ada-kelas-ekonomi-hingga-bisnis-di-kereta-cepat-jakarta-bandung-berapa-harga-tiketnya"/><item><title>Ada Kelas Ekonomi hingga Bisnis di Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Berapa Harga Tiketnya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860378/ada-kelas-ekonomi-hingga-bisnis-di-kereta-cepat-jakarta-bandung-berapa-harga-tiketnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860378/ada-kelas-ekonomi-hingga-bisnis-di-kereta-cepat-jakarta-bandung-berapa-harga-tiketnya</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2860378/ada-kelas-ekonomi-hingga-bisnis-di-kereta-cepat-jakarta-bandung-berapa-harga-tiketnya-SzEsWcaPXm.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/08/320/2860378/ada-kelas-ekonomi-hingga-bisnis-di-kereta-cepat-jakarta-bandung-berapa-harga-tiketnya-SzEsWcaPXm.JPG</image><title>Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk2Ny81L3g4bjNycDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



JAKARTA - Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dikabarkan mundur dari jadwal awal pada 18 Agustus menjadi awal September 2023.

Meski begitu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meminta masyarakat tak perlu khawatir. Hal itu karena pihaknya tengah mempersiapkan semaksimal mungkin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Operasional LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Molor, Tak Jadi Kado HUT RI

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa pun menyebut kalau setelah uji coba dilakukan nanti, ada kelas-kelas gerbong penumpang padA KCJB.
&quot;Jadi ada kelas-kelas di KA cepat ini ada tiga kelas. Ada kelas first class, business class, dan premium economy class. Tentunya untuk premium economy class ini dengan kelas terendah, tarifnya juga akan lebih terjangkau,&quot; katanya dalam Special Dialogue Okezone, Rabu (9/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diundur Jadi September 2023

Meskipun ada perbedaan kelas, Eva memastikan kenyamanan dan fasilitas lainnya tetap sama bagi penumpang.&quot;Artinya mungkin perbedaan kelas ini hanya lebih ke arah perbedaan dari sisi layanan yang diterima misalkan mungkin yang first class ini akan mendapatkan fasilitas snack atau lainnya,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapan Izin Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terbit?

Saat ditanya soal perbandingan harga tiket KCJB dan KA Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung, Eva menyebut kalau tetap akan ramah dikantong masyarakat.
&quot;Karena ada kelas ini jadi bisa terjangkau, nanti akan kita informasikan selengkapnya,&quot; katanya.
Adapun sesuai arahan pemerintah, rencananya uji coba pra operasi akan berlangsung mulai awal September 2023.
Pada masa tersebut masyarakat dapat mencoba KCJB tanpa dikenakan biaya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wOS8xLzE2ODk2Ny81L3g4bjNycDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;



JAKARTA - Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dikabarkan mundur dari jadwal awal pada 18 Agustus menjadi awal September 2023.

Meski begitu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meminta masyarakat tak perlu khawatir. Hal itu karena pihaknya tengah mempersiapkan semaksimal mungkin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Operasional LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Molor, Tak Jadi Kado HUT RI

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa pun menyebut kalau setelah uji coba dilakukan nanti, ada kelas-kelas gerbong penumpang padA KCJB.
&quot;Jadi ada kelas-kelas di KA cepat ini ada tiga kelas. Ada kelas first class, business class, dan premium economy class. Tentunya untuk premium economy class ini dengan kelas terendah, tarifnya juga akan lebih terjangkau,&quot; katanya dalam Special Dialogue Okezone, Rabu (9/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diundur Jadi September 2023

Meskipun ada perbedaan kelas, Eva memastikan kenyamanan dan fasilitas lainnya tetap sama bagi penumpang.&quot;Artinya mungkin perbedaan kelas ini hanya lebih ke arah perbedaan dari sisi layanan yang diterima misalkan mungkin yang first class ini akan mendapatkan fasilitas snack atau lainnya,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapan Izin Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terbit?

Saat ditanya soal perbandingan harga tiket KCJB dan KA Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung, Eva menyebut kalau tetap akan ramah dikantong masyarakat.
&quot;Karena ada kelas ini jadi bisa terjangkau, nanti akan kita informasikan selengkapnya,&quot; katanya.
Adapun sesuai arahan pemerintah, rencananya uji coba pra operasi akan berlangsung mulai awal September 2023.
Pada masa tersebut masyarakat dapat mencoba KCJB tanpa dikenakan biaya.</content:encoded></item></channel></rss>
