<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Dunia Makin Murah Imbas Kenaikan Bunga Obligasi</title><description>Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860624/harga-emas-dunia-makin-murah-imbas-kenaikan-bunga-obligasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860624/harga-emas-dunia-makin-murah-imbas-kenaikan-bunga-obligasi"/><item><title>Harga Emas Dunia Makin Murah Imbas Kenaikan Bunga Obligasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860624/harga-emas-dunia-makin-murah-imbas-kenaikan-bunga-obligasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2860624/harga-emas-dunia-makin-murah-imbas-kenaikan-bunga-obligasi</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Kurnia Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/320/2860624/harga-emas-dunia-makin-murah-imbas-kenaikan-bunga-obligasi-7MMn6nemIz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/320/2860624/harga-emas-dunia-makin-murah-imbas-kenaikan-bunga-obligasi-7MMn6nemIz.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas dunia memperpanjang kerugian untuk sesi kedua berturut-turut, karena data perdagangan mengecewakan dari China, peringatan peringkat kredit untuk bank-bank AS, dan beberapa pendapatan perusahaan yang lemah mendorong pelarian ke mata uang aman dolar AS dan obligasi pemerintah.
Melansir Antara, Rabu (9/8/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir USD10,10 atau 0,51% menjadi ditutup pada USD1.959,90 per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di USD1.972,80 dan terendah sesi di USD1.956,50.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp1.070.000


Peringatan peringkat kredit untuk bank-bank AS dan beberapa pendapatan perusahaan yang lemah memicu pelarian modal ke dolar AS dan obligasi pemerintah.
Selera risiko berkurang pada Selasa (8/8), menyusul berita bahwa ekspor dan impor China berkontraksi lebih dari yang diharapkan pada Juli, data pemerintah menunjukkan. Ekspor negara itu anjlok 14,5% untuk tahun ini hingga Juli, penurunan terbesar sejak merebaknya pandemi COVID-19 pada Februari 2020, sementara impor turun 12,4%, lebih buruk dari perkiraan.

BACA JUGA:
Harga Emas Berjangka Merosot Tertekan Dolar


Sementara itu, keputusan Moody's untuk meninjau beberapa bank besar AS untuk kemungkinan penurunan peringkat dan peringkat utang yang lebih rendah pada beberapa bank kecil dan menengah, juga menambah sentimen penghindaran risiko (risk-off).
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,5% menjadi 102,53. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun turun 5 basis poin menjadi 4,035%, menurut data FactSet.
&quot;Meskipun dolar menguat secara luas, emas bertahan dengan baik  mengingat semua aksi jual yang memukul komoditas lain. Jika prospek  ekonomi global semakin memburuk, emas akan mendapatkan penawaran beli di  sini,&quot; kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, dalam komentar  email.
Investor juga sedang menunggu rilis indeks harga konsumen AS Juli  pada Kamis (10/8) dan indeks harga produsen pada Jumat (11/8), untuk  petunjuk lintasan suku bunga Federal Reserve selanjutnya.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September menyusut 42,50  sen atau 1,83%, menjadi ditutup pada USD22,807 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober merosot USD22,70 atau 2,45%, menjadi menetap pada  USD904,20 per ounce.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas dunia memperpanjang kerugian untuk sesi kedua berturut-turut, karena data perdagangan mengecewakan dari China, peringatan peringkat kredit untuk bank-bank AS, dan beberapa pendapatan perusahaan yang lemah mendorong pelarian ke mata uang aman dolar AS dan obligasi pemerintah.
Melansir Antara, Rabu (9/8/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir USD10,10 atau 0,51% menjadi ditutup pada USD1.959,90 per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di USD1.972,80 dan terendah sesi di USD1.956,50.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp1.070.000


Peringatan peringkat kredit untuk bank-bank AS dan beberapa pendapatan perusahaan yang lemah memicu pelarian modal ke dolar AS dan obligasi pemerintah.
Selera risiko berkurang pada Selasa (8/8), menyusul berita bahwa ekspor dan impor China berkontraksi lebih dari yang diharapkan pada Juli, data pemerintah menunjukkan. Ekspor negara itu anjlok 14,5% untuk tahun ini hingga Juli, penurunan terbesar sejak merebaknya pandemi COVID-19 pada Februari 2020, sementara impor turun 12,4%, lebih buruk dari perkiraan.

BACA JUGA:
Harga Emas Berjangka Merosot Tertekan Dolar


Sementara itu, keputusan Moody's untuk meninjau beberapa bank besar AS untuk kemungkinan penurunan peringkat dan peringkat utang yang lebih rendah pada beberapa bank kecil dan menengah, juga menambah sentimen penghindaran risiko (risk-off).
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,5% menjadi 102,53. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun turun 5 basis poin menjadi 4,035%, menurut data FactSet.
&quot;Meskipun dolar menguat secara luas, emas bertahan dengan baik  mengingat semua aksi jual yang memukul komoditas lain. Jika prospek  ekonomi global semakin memburuk, emas akan mendapatkan penawaran beli di  sini,&quot; kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, dalam komentar  email.
Investor juga sedang menunggu rilis indeks harga konsumen AS Juli  pada Kamis (10/8) dan indeks harga produsen pada Jumat (11/8), untuk  petunjuk lintasan suku bunga Federal Reserve selanjutnya.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September menyusut 42,50  sen atau 1,83%, menjadi ditutup pada USD22,807 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober merosot USD22,70 atau 2,45%, menjadi menetap pada  USD904,20 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
