<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Gelontorkan Anggaran Miliaran Rupiah Bangun JPO Ancol-JIS</title><description>PUPR menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2861009/jokowi-gelontorkan-anggaran-miliaran-rupiah-bangun-jpo-ancol-jis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2861009/jokowi-gelontorkan-anggaran-miliaran-rupiah-bangun-jpo-ancol-jis"/><item><title>Jokowi Gelontorkan Anggaran Miliaran Rupiah Bangun JPO Ancol-JIS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2861009/jokowi-gelontorkan-anggaran-miliaran-rupiah-bangun-jpo-ancol-jis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/09/320/2861009/jokowi-gelontorkan-anggaran-miliaran-rupiah-bangun-jpo-ancol-jis</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2023 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/09/320/2861009/jokowi-gelontorkan-anggaran-miliaran-rupiah-bangun-jpo-ancol-jis-KuTRUH9exS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Erick Thohir dan Menpora (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/09/320/2861009/jokowi-gelontorkan-anggaran-miliaran-rupiah-bangun-jpo-ancol-jis-KuTRUH9exS.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Erick Thohir dan Menpora (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy8yLzE2ODg3OS81L3g4bjIwYzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Pembangunan ini akan menjadi fasilitas pendukung di Jakarta International Stadium (JIS).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, JPO yang akan dibangun berkapasitas 430 meter dengan lebar lima meter. Fasilitas pendukung ini menjadi akses utama masyarakat menuju Jakarta International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.

BACA JUGA:
Pak Bas Bangun JPO Akses Penghubung Stadion JIS-Ancol untuk Piala Dunia U-17

&quot;Kami membangun jembatan orang yang menuju parkir di Ancol sepanjang 430 meter, lebar lima meter. Di belakang JIS untuk bisa membuat jalan akses sekitar Danau Cincin sehingga dari tol bisa menuju ke Danau Cincin sehingga bisa menuju ke JIS,&quot; ujar Basuki saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023).
Pembangunan JPO akan segera dilakukan. Proses ini setelah FIFA menetapkan JIS dan tiga stadion lainnya sebagai venue Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.

BACA JUGA:
JPO Akses Penghubung Stadion JIS-Ancol Dibangun demi Piala Dunia U-17

Ketiga stadion lain diantaranya Si Jalak Harupat Bandung, Manahan Solo, dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.Sebelumnya, FIFA sudah menginspeksi empat venue tersebut untuk Piala Dunia U-17 2023. JIS telah diinspeksi bersama Stadion Si Jalak Harupat, Manahan, dan Stadion Gelora Bung Tomo.
Basuki mengaku pembangunan JPO juga menjadi masukan dari Ketua PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya.
&quot;Jadi tadi kita bahas penugasan dari Pak Erick, melayani inspeksi FIFA dari PSSI, jadi ada empat JIS, Jalak Harupat, Manahan, Bung Tomo,&quot; ucapnya.
&quot;Alhamdulillah dari yang ketiga ini Jalak Harupat sudah oke, Manahan oke, Bung Tomo oke, kecuali lapangan parkirnya perlu diaspal lagi, kalau Jalak Harupat ada yang dijahit lagi (rumput), sudah selesai stitching, artinya rumputnya di jahit, Jalak Harupat dan Manahan sudah selesai,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wNy8yLzE2ODg3OS81L3g4bjIwYzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Pembangunan ini akan menjadi fasilitas pendukung di Jakarta International Stadium (JIS).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, JPO yang akan dibangun berkapasitas 430 meter dengan lebar lima meter. Fasilitas pendukung ini menjadi akses utama masyarakat menuju Jakarta International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.

BACA JUGA:
Pak Bas Bangun JPO Akses Penghubung Stadion JIS-Ancol untuk Piala Dunia U-17

&quot;Kami membangun jembatan orang yang menuju parkir di Ancol sepanjang 430 meter, lebar lima meter. Di belakang JIS untuk bisa membuat jalan akses sekitar Danau Cincin sehingga dari tol bisa menuju ke Danau Cincin sehingga bisa menuju ke JIS,&quot; ujar Basuki saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023).
Pembangunan JPO akan segera dilakukan. Proses ini setelah FIFA menetapkan JIS dan tiga stadion lainnya sebagai venue Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.

BACA JUGA:
JPO Akses Penghubung Stadion JIS-Ancol Dibangun demi Piala Dunia U-17

Ketiga stadion lain diantaranya Si Jalak Harupat Bandung, Manahan Solo, dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.Sebelumnya, FIFA sudah menginspeksi empat venue tersebut untuk Piala Dunia U-17 2023. JIS telah diinspeksi bersama Stadion Si Jalak Harupat, Manahan, dan Stadion Gelora Bung Tomo.
Basuki mengaku pembangunan JPO juga menjadi masukan dari Ketua PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya.
&quot;Jadi tadi kita bahas penugasan dari Pak Erick, melayani inspeksi FIFA dari PSSI, jadi ada empat JIS, Jalak Harupat, Manahan, Bung Tomo,&quot; ucapnya.
&quot;Alhamdulillah dari yang ketiga ini Jalak Harupat sudah oke, Manahan oke, Bung Tomo oke, kecuali lapangan parkirnya perlu diaspal lagi, kalau Jalak Harupat ada yang dijahit lagi (rumput), sudah selesai stitching, artinya rumputnya di jahit, Jalak Harupat dan Manahan sudah selesai,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
